Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-06

TOC : 8, and page :1 - 15

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Mekanisme survival keluarga nelayan (studi terhadap nelayan di kelurahan kenjeran ,kecamatan bulak , kota surabaya)

Author :

  1. Aditya Dwi Hardianto*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti terhadap fenomena cara bertahan hidup keluarga nelayan di tengah keterbatasan ekonomi ketika tinggal di perkotaan. Bagi masyarakat kota , nelayan tradsional pada umumnya masuk pada lapisan atau kelas sosial ang berada pada posisi terbawah terutama dari segi ekonomi. Ketidakmampuan rumah tangga pada ketahanan pangan juga sangat dirasakan bagi rumah tangga nelayan.Masalah-masalah tersebut antara lain tentang ketahanan pangan rumah tangga nelayan,kesehatan nelayan dan status gizi keluarga nelayan. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian bagaimana cara mekanisme bertahan hidup nelayan di Kelurahan Kenjeran Kecamatan Bulak Kota Surabaya di tengah segala polemic kehidupan nelayan dengan segala keterbatasannya. Penelitian ini menggunakan teori mekanisme survival yang dipopulerkan oleh James C.Scott.teori tersebut memandang bahwa dua tiga cara yang dilakukan masyarakat miskin untuk bertahan hidup seperti yang di ulas oleh James Scott yaitu mengikat sabuk lebih kencang, alternatif etika substitansi, lalu hubungan sosial dan jaringan sosial. Dalam teori tersebut dapat menganalisis mekanisme survival yang dilakukan keluarga nelayan. Setelah melalui tahapan penelitian ini pada akhirnya menemukan temuan pokok yang dimana cara bertahan hidup yang dilakukan keluarga nelayan dan beberapa metode cara bertahan hidup keluarga nelayan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keluarga para nelayan di Kelurahan Kenjeran Kecamatan Bulak Kota Surabaya ditemukan beberapa variasi data yang dimana para nelayan melalui berbagai cara untuk bertahan hidup.

Keyword :

Mekanisme Survival , nelayan, keluarga,


References :

  1. Ritzer. George dan Douglas Goodman, (2012). Teori Sosial Modern . 2 : Jakarta : Prenada Media.
  2. Susanti , Emy dkk, (2013). Kajian Keluarga Miskin dan Perangkap Kemiskinan di Perkotaan . 1 : Surabaya : Insan Cendekia
  3. Sanjatmiko, Prihatmoko, (2011). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Nelayan Artisanal Memanfaatkan Sumberdaya Perikanan di Pantai Utara Jawa Barat. 1 : Sekolah Pasca Sarjana IPB: Bogor


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-06
  1. Pengaruh bargaining position dalam keluarga terhadap pola pengambilan keputusan ber-kb vasektomi (studi eksplanatif tentang pola pengambilan keputusan pria sebagai kb metode vasektomi)
  2. Tindakan sosial orang tua pada anak penderita kanker darah (studi kualitatif orientasi kesehatan untuk memperoleh penyembuhan oleh orang tua pada anak penderita kanker darah di rsu dr.soetomo)
  3. Jaringan sosial prostitusi di kawasan tretes pasuruan
  4. Perilaku merokok remaja pasca paparan slogan dan gambar peringatan bahaya merokok
  5. Dinamika konflik pengelolaan sampah (studi deskriptif konflik realistis pengelolaan sampah tpa benowo surabaya)
  6. Kontruksi sosial tato di kalangan musisi indie
  7. Pola perilaku berpacaran di kalangan alumni pesantren modern “x” (studi tentang pola perilaku berpacaran di kalangan alumni pesantren modern “x”)
  8. Mekanisme survival keluarga nelayan (studi terhadap nelayan di kelurahan kenjeran ,kecamatan bulak , kota surabaya)
  9. Konstruksi sosial sepak bola perempuan (studi deskriptif pemain sepak bola perempuan di surabaya)
  10. Perilaku kesehatan ibu rumah tangga penderita prakanker serviks (studi deskriptif tentang tindakan pengobatan penderita prakanker serviks di wilayah bantaran sungai jagir, surabaya)
  11. Konsumerisme pasar virtual di kalangan pelajar surabaya (studi tentang perilaku konsumsi kalangan pelajar sma komplek surabaya di pasar virtual)
  12. Konstruksi sosial pekerjaan outsourcing di kalangan buruh pertambangan di bontang
  13. Implementasi program corporate social responsibility pt semen indonesia persero tbk (studi deskriptif mengenai program kemitraan pt semen indonesia persero tbk dalam meningkatkan kemandirian ekonomimasyarakat ring i kecamatan kerek)
  14. Sosialisasi kejahatan pada anak yang berkonflik dengan hukum (abh) dalam lembaga pembinaan khusus anak (lpka) kelas i a blitar
  15. Dominasi perhutani dalam pengelolaan hutan (relasi kuasa antara perhutani dan masyarakat desa sekitar hutan di rph gunung tukul)
  16. Makna sosial ritual pesugihan bagi peziarah makam roro kembang sore gunung bolo tulungagung (studi deskriptif mengenai makna sosial ritual pesugihan bagi para peziarah makam roro kembang sore gunung bolo tulungagung)
  17. Konstruksi sosial khitan perempuan bagi masyarakat madura di surabaya (studi deskriptif pada masyarakat madura di kecamatan semampir, surabaya)
  18. Mekanisme survival karyawan kontrak perhotelan di kota surabaya
  19. Stigma sebagai suatu ketidakadilan pada mantan narapidana perempuan di masyarakat surabaya
  20. Konstruksi sosial masyarakat nelayan lamongan terhadap larangan penggunaan alat tangkap pukat
  21. Semanggi sebagai identitas kolektif masyarakat kota surabaya
  22. Perilaku konsumtifmahasiswadi perkotaan dalam penggunaan produk perawatan wajahdi klinik kecantikan
  23. Pola asuh keluarga bercerai dalam membentuk perilaku anak
  24. Pemaknaan sapi sonok bagi masyarakat madura
  25. Konstruksi sosial hukum adat pernikahan masyarakat batak (studi pada masyarakat batak di surabaya )
  26. Konstruksi sosial kesenian dongkrek (studi deskriptif dalam paguyuban dongkrek krido sakti desa mejayan kabupaten madiun)
  27. Akses dan peluang disabilitas terhadap pekerjaan di sektor industri rumah tangga
  28. Pengobatan bekam (study deskriptiftindakan sosial masyarakat surabayadalam memilih bekam sebagai sarana pengobatan)
  29. Reproduksi kekerasan dalam relasi antara mahasiswa senior dan mahasiswa junior (studi deskriptif pada pelaksanaan orientasi pengenalan kampus mahasiswa fisip universitas airlangga)
  30. Makna sertifikasi bagi guru