Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 5 / No. 1 / Published : 2016-03

TOC : 7, and page :1 - 10

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Pengambilan keputusan dalam menentukan pendidikan anak (studi deskriptif pada keluarga yang suaminya tidak bekerja)

Author :

  1. DONNA AYU ANGGRAENY*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai pengambilan keputusan pada suami yang tidak bekerja dan istri yang bekerja dalam menentukan pendidikan anaknya. Secara spesifik, penelitian ini dilakukan di daerah Pesapen Kali, Kalisosok, Kembang Jepun, Kalimas Barat, dan Kalimati. Daerah tersebut dipilih sebagai tempat penelitian karena merupakan lokasi yang cukup strategis dengan pusat-pusat perindustrian, dengan demikian peluang bagi para pencari kerja khususnya para suami akan jauh lebih besar.             Subyeknya adalah suami yang tidak bekerja dan istri yang bekerja. Teori yang digunakan, yaitu: teori pengambilan keputusan dari George R. Terry, John D. Millett, Prajudi dan teori peran dari Denrich Suryadi, Mansur Faqih, Mayling OG, Tapi Omah Ihromi, Ratna Saptari dan Brigitte Holzer. Dengan teknik pengambilan informan secara “purposive” dan data-data yang digunakan adalah “kualitatif”. Sehingga dari penelitian ini diperoleh informan sebanyak lima orang dengan latar belakang yang berbeda.                 Dalam penelitian ini ditemukan bahwa: Pertama suami yang tidak bekerja lebih dominan dalam menentukan pendidikan anaknya, karena ada campur tangan orang tua suami yang memiliki tingkat ekonomi lebih besar daripada istri, walaupun mereka tidak satu rumah dengan keluarga inti. Kedua penghasilan istri yang lebih tinggi dari suami membuat istri lebih dominan dalam menentukan pendidikan anaknya. Ketiga pendidikan dan pengetahuan suami yang lebih rendah dari istri akan mempengaruhi hasil komunikasi keluarga, sehingga istri lebih dominan dalam menentukan pendidikan anaknya. Keempat menunjukkan bahwa peran seorang suami dapat digantikan oleh istri, ketika suami tidak mampu menjalankan kewajibannya sebagai seorang kepala keluarga serta tidak dapat menganalisis suatu permasalahan yang sedang dihadapi.

Keyword :

pengambilan keputusan, hubungan peran,


References :

  1. Suyanto, Bagong, dan Sutinah, (2011). Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif Pendekatan (Edisi Revisi). 2 : Surabaya: Prenada Media
  2. Denrich Suryadi, (2004). Gambaran Konflik Emosional dalam Menentukan Prioritas Peran Ganda. 1 : Jurnal Ilmiah Psikologi Arkhe 1
  3. Iqbal Hasan, M.M, (2002). Pokok-Pokok Materi Teori Pengambilan Keputusan. 1 : Jakarta: Ghalia Indonesia


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 1 / Pub. : 2016-03
  1. Konstruksi sosial masyarakat miskin tentang pelayanan bpjs kesehatan
  2. Konflik atas pelanggaran pedoman berbagi hasil hutan kayu antara perhutani kph probolinggo dengan petani di desa papringan, kecamatan klakah, kabupaten lumajang
  3. Respon masyarakat terhadap pesan dan keberadaan mural
  4. Makna kemiskinan (studi fenomenologi pada mahasiswa penerima beasiswa bidik misi universitas airlangga)
  5. Pemaknaan keturunan langsung pemain ludruk pada kesenian ludruk (analisa perspektif interaksionisme simbolik pada keturunan langsung pemain ludruk)
  6. Konstruksi sosial tentang pacaran pada mahasiswi berhijab di universitas islam surabaya
  7. Pengambilan keputusan dalam menentukan pendidikan anak (studi deskriptif pada keluarga yang suaminya tidak bekerja)
  8. Makna kohabitasi bagi pasangan setelah peminangan (studi di desa bandung rejo kecamatan ngasem kabupaten bojonegoro)
  9. Konstruksi sosial obesitas pada kalangan remaja di surabaya (studi deskriptif tentang makna obesitas pada remaja obesitas di surabaya)
  10. Fenomena penggunaan behel gigi sebagai simbol dalam proses interaksi sosial pada kalangan remaja di perkotaan
  11. Membolos dan cabut kelas (studi kualitatif tentang makna membolos dan cabut kelas pada siswa sma negeri 9 surabaya)
  12. Pencitraan diri dalam media sosial path (studi deskriptif pada pelajar sma negeri 2 surabaya)
  13. Dampak sosial ekonomi perubahan tata kelola sumur tua dan strategi adaptasi penambang tradisional di desa wonocolo, kecamatan kedewan, kabupaten bojonegoro
  14. Dampak sosial pembangunan jalur lintas selatan (jls) terhadap kesejahteraan masyarakat desa hutan (studi di desa karanggandu kecamatan watulimo kabupaten trenggalek)
  15. Problematika masyarakat paska program corporate social responsibility (studi paska pelaksanaan program csr oleh pt. pembangkitan jawa bali pada tahun 2010-2012 di kelurahan jambangan dan kelurahan gayungan, surabaya)
  16. Analisis interaksionisme simbolik pada praktik branding rumah sakit universitas airlangga (rsua)
  17. Perempuan dalam konflik berbasis agama (studi konstruksi sosial dan peran perempuan syiah dalam konflik sunni syiah sampang madura)
  18. Dugem remaja putri (studi tentang gaya hidup remaja putri di kota surabaya)
  19. Sales promotion girl (studi tentang stigmatisasi dan makna terhadap pekerjaan sales promotion girl rokok di surabaya)
  20. Relasi kekuasaan dalam interaksi dokter dan pasien pada pemberian layanan kesehatan (studi kualitatif pada dokter dan pasien yang melakukan pengobatan di rumah sakit umum, dr. soetomo, surabaya)
  21. Konstruksi sosial tentang aborsi (deskriptif kualitatif tentang makna aborsi dan reaksi di kalangan mahasiswi surabaya)
  22. Marjinalisasi identitas lesbian di ruang publik (studi kritis ruang publik di kota surabaya)
  23. Perubahan peruntukan lahan pertanian dan pergeseran implementasi konsep tri hita karana (studi kasus pada petani kelurahan ubud, kecamatan ubud, kabupaten gianyar, provinsi bali)
  24. Pemaknaan pengemudi bus harapan jaya atas disiplin berlalu lintas dijalan raya (studi deskriptif mengenai bagaimana pengemudi bus harapan jaya memaknai disiplin berlalu lintas dijalan raya)
  25. Kehidupan buruh petani garam di kecamatan pakal kota surabaya pada tahun 2015
  26. Konstruksi sosial tentang perkawinan bagi kaum gay studi pada pasangan gay yang tinggal di surabaya
  27. Stigma masyarakat ponorogo pada penduduk kampung idiot
  28. Media sosial instagram aktualisasi diri bagi komunitas instameet surabaya
  29. Konstruksi sosial tentang kekerasan pada santriwati yang ada di pondok pesantren salafi (mq) di blitar