Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 2 / No. 2 / Published : 2013-09

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Referensi kehidupan komunitas nu dan muhammadiyah di pedesaan (studi kasus referensi kehidupan komunitas nu dan muhammadiyah di desa bakung kecamatan kanor, bojonegoro)

Author :

  1. Ahmad Abu Darin*1
  1. S1 SOSIOLOGI - 2009

Abstract :

Abstrak Keberadaan Muhammadiyah dtempatkan sebagai organisasi Modern sedangkan NU sebagai organisasi tradisional seperti dalam penelitian Deliar Noer. Bukan hanya sebatas itu dalam bidang ekonomi juga mengalami pembedaan. Seperti dalam penelitian Geertz, Sobary yang memposisikan pengikut Muhammadiyah berada dalam posisi lebih tinggi dari pengikut NU dalam hal ekonomi. Akan tetapi hal yang beda terjadi di Desa Bakung, Bojonegoro dimana NU lebih menempati posisi yang lebih tinggi daripada Muhammadiyah. Oleh sebab itu dengan kerangka berpikir bahwa agama berperan dalam menuntun dan menggerakkan pengikutnya untuk bertindak dalam penelitian ini fokus utama yang dikaji adalah tentang bagaiamana organisasi NU dan  muhammadiyah memberikan referensi kehidupan kepada pengikutnya. Berdasarkan temuan dilapangan menunjukkan titik tolak dari berbagai tindakan yang dilakukan oleh warga NU maupun Muhammadiyah berpangkal pada ajaran keselamatan.  warga NU maupun Muhammadiyah sama-sama meyakini bahwa hanya ada dua keadaan setelah kematian yaitu selamat atau tidak selamat. Akan tetapi diantara keduanya terjadi perbedaan dalam memandang keselamatan itu sendiri. Bagi sebagian warga Muhammadiyah keselamatan sepenuhnya merupakan hasil dari setiap usaha yang dilaksanakan di dunia. Akan tetapi bagi warga NU keselamatan merupakan hak priogatif Tuhan untuk menentukannya dan manusia hanya bisa membujuk Tuhan untuk memberikan keselamatan. Oleh sebab itu dalam Muhammadiyah lebih mengedepankan aspek rasional instrumental sedangkan dalam NU terjadi hubungan yang bersifat diadik seperti layaknya hamba dan tuan. Implikasi yang terjadi adalah hadirnya sosok orang suci yang menjadi perantara manuisia dan Tuhan sedangkan didalam Muhammadiyah tidak ada. Oleh sebab itu dalam organisasi Muhammadiyah warganya terikat langsung terhadap organisasi sedangkan NU lebih terikat pada sosok orang suci sehingga pengajian NU lebih semarak melalui pengajian di musholla. Sebenarnya dengan sistem nilai yang dimiliki Muhammadiyah mampu untuk membangun organisasi yang besar karena Muhammadiyah bukan hanya sebuah organisasi biasa tetapi organisasi Ketuhanan. Tetapi dengan latar belakang sejarah  Muhammadiyah sebagai organisasi yang lahir dari kalangan bukan tuan tanah di pedesaan membuat organisasi kalah dengan NU yang memang didirikan oleh pada tuan Tanah.

Keyword :

referensi, Muhammadiyah, NU, Organisasi, -,


References :

  1. Abdullah, taufik , (1993). Agama etos kerja dan perkembangan ekonomi. Jakarta: : LP3ES


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 2 / Pub. : 2013-07
  1. Pergeseran nilai dalam hubungan antar generasi serta dampak terhadap lansia (studi deskriptif lansia yang tinggal di panti werdha “majapahit” mojokerto)
  2. Pemaknaan orang tua terhadap pemberian nama anak (studi deskriptif pada masayrakat jawa muslim di desa gambiran kecamatan mojoagung kabupaten jombang)
  3. Eksposur media massa televisi dan internet sebagai stimulant perilaku konsumsi
  4. Pola pemanfaatan beasiswa di kalangan mahasiswa penerimanya di fisip universitas airlangga, surabaya
  5. Konstruksi sosial asi eksklusif bagi wanita karir
  6. Rekayasa penggalangan sumbangan di ruang publik studi tentang tindakan sosial dan dinamika praktik penggalangan sumbangan di ruang publik kota surabaya
  7. Tindakan sosial pemuka agama islam terhadap keberadaan transgender
  8. Pemaknaan mantan siswa sma terhadap ritual ziarah ke makam para wali dalam upaya keberhasilan menyelesaikan studi (studi kasus pada siswa sma yang lulus tahun 2012 dan pernah melakukan ziarah makam)
  9. Fenomena drag queen (studi dramaturgis tentang pelaku drag queen di restoran oyot godhong yogyakarta)
  10. Konstruksi sosial waria tentang diri studi pada waria (wanita-pria) di surabaya
  11. Pekerja seks komersial yang berkeluarga
  12. Persaingan seni visual jalanan (studi deskriptif persaingan antar seniman visual jalanan pada ruang publik di kota surabaya)
  13. Aborsi (studi deskriptif tentang proses pengambilan keputusan aborsi ilegal yang dilakukan oleh remaja putri di kota surabaya)
  14. Pengasuhan anak di baby school (studi deskriptif pengasuhan anak umur 6-12 bulan di baby school baby smile surabaya)
  15. Interaksi relawan dan pasien paliatif (studi tentang bentuk interaksi anatar relawan dengan pasien paliatif dalam pendampingan lanjutan perawatan paliatif penyakit kanker di rsud. dr. soetomo surabaya)
  16. Konstruksi sosial gelar sarjana bagi ibu rumah tangga yang tidak bekerja di sektor publik
  17. Pedagang muslim di dalam lokalisasi wanita tuna susila (studi pada pedagang muslim di dalam lokalisasi jarak, putat jaya, kelurahan putat jaya, kecamatan sawahan, kotamadya surabaya)
  18. Ritual air terjun sedudo konstruksi masyarakat tentang upacara ritual air terjun sedudo, desa ngliman, kecamatan sawahan, kabupaten nganjuk
  19. Sekolah berlabel multiple intelligence (studi menyingkap realitas pada sekolah berlabel multiple intelligence)
  20. Dampak konflik antar aliran agama ( studi deskriptif tentang mekanisme survival para pengungsi keluarga syiah dalam memenuhi kehidupan di kabupaten sampang )
  21. Pemaknaan pakaian minim bagi siswi di sma islam surabaya
  22. Anak jalanan (studi deskriptif anak jalanan bekerja sebagai penjual koran di kota surabaya)
  23. Studi deskriptif tentang bentuk perlawanan komunitas skinhead di surabaya
  24. Referensi kehidupan komunitas nu dan muhammadiyah di pedesaan (studi kasus referensi kehidupan komunitas nu dan muhammadiyah di desa bakung kecamatan kanor, bojonegoro)
  25. Akar konflik bonek dengan aremania (studi deskriptif tentang akar permasalahan konflik bonek vs aremania)
  26. Ziarah makam wali (studi deskriptif tindakan sosial masyarakat muslim yang berziarah ke makam sunan ampel surabaya)
  27. “dualisme peran lesbian” ( studi deskriptif tentang peran lesbian dalam rumah tangga dan lingkungan lesbi di surabaya )
  28. Gaya hidup seks bebas one night stand
  29. Permainan di dalam game online (studi tentang pemaknaan permainan dalam game online modoo di kalangan siswa sma di surabaya)
  30. Perilaku kesehatan santri : (studi deskriptif perilaku pemeliharaan kesehatan , pencarian dan penggunaan sistem kesehatan dan perilaku kesehatan lingkungan di pondok pesantren assalafi al fithrah, surabaya)
  31. Konstruksi sosial mahasiswa muslim kedokteran hewan dalam memaknai kenajisan anjing
  32. Bonek anak (studi deskriptif tentang suporter anak usia sekolah pendukung persebaya surabaya)