Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-01

TOC : 18, and page :1 - 18

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Sosialisasi norma kepada anak autis studi deskriptif tentang proses sosialisasi norma oleh orang tua kepada anak autis dalam keluarga di surabaya

Author :

  1. andini pristia*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Keluarga adalah institusi yang paling penting pengaruhnya terhadap proses sosialisasi individu, termasuk pada anak yang mengalami gangguan autisme. Adanya pemaknaan yang bermacam-macam tentang norma-norma yang disosialisasikan kemudian mempengaruhi bagaimana orang tua khususnya ibu memutuskan untuk bertindak dan menggunakan pola-pola tertentu dalam proses sosialisasinya kepada anak autis. Maka permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang makna norma yang dimiliki orang tua dan proses sosialisasi norma kepada anak autis dalam keluarga di Surabaya.Untuk menganalis permasalahan tersebut digunakan teori interaksionisme simbolik oleh Blumer yang analisanya menekankan pada manusia bertindak berdasarkan penafsiran dan pemaknaan atas sesuatu dan Pola Sosialisasi oleh Elizabeth B. Hurlock yang menjelaskan tentang macam-macam pola sosialiasi pada anak. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data-data kualitatif. Adapun informan dipillih secara pusposif sesuai dengan keriteria yang ditentukan, didapat 4 informan utama dan 3 informan pendukung.Dalam penelitian ini analisis temuan data berdasarkan beradasarkan konsep interaksi simbolik dimana makna tentang norma yang awalnya dimiliki oleh ibu dari anak autis kemudian berubah sebagai hasil penyempurnaan dari interaksinya dengan anak autis. Makna yang telah disempurnakan tersebut kemudian mempengaruhinya dalam bertindak dan menggunakan pola sosialisasi tertentu. Ibu yang memaknai norma agama, norma kesopanan dan norma kesusilaan tetap penting menggunakan kombinasi antara pola otoriter dan demokratis dalam sosialisasinya dan membawa anak menjadi anak yang taat agama dan sopan. Ibu yang memaknai norma agama memiliki toleransi menggunakan pola sosialisasi demokratis yang belum bisa membawa anak taat pada agama, dan menerapkan pola sosialisasi otoriter dalam menerapkan norma kesopanan dan kesusilaan walaupun anak belum bisa sepenuhnya menerapkan sopan santun dan norma kesusilaan.Kata kunci : Sosialisasi, Norma, Anak Autis

Keyword :

sosialisasi, norma, anak autis,


References :

  1. Goode, William J., (2007). Sosiologi Keluarga. Jakarta : PT bumi aksara.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-01
  1. Konflik internal dalam komunitas bonek (studi deskriptif perpecahan dan perselisihan dalam mendukung team persebaya yang terjadi di kalangan bonek di surabaya)
  2. Strategi pengemis dalam hidup bermasyarakat di kota surabaya
  3. Korean idol rated fanfiction (studi deskriptif tentang kecenderungan tindakan sosial remaja usia sekolah menengah atas pembaca korean idol rated fanfiction di surabaya dalam hal perilaku seksualnya)
  4. Simbol interaksi kaum lesbi (studi deskriptif mengenai simbol – simbol interaksi sebagai wujud identitas diri pada kelompok lesbi di surabaya)
  5. Makna penggunaan jilbab di kalangan mahasiswi muslim yang tidak berjilbab (studi deskriptif pada mahasiswi fakultas farmasi di universitas airlangga dan mahasiswi jurusan bahasa inggris di universitas muhammadiyah surabaya)
  6. “konstruksi sosial mahasiswa terhadap gaya hidup metroseksual”studi pada mahasiswa metroseksual di fakultas ilmu sosial universitas airlangga
  7. Sosialisasi norma kepada anak autis studi deskriptif tentang proses sosialisasi norma oleh orang tua kepada anak autis dalam keluarga di surabaya
  8. Konstruksi realitas terhadap jabatan pada istri tni – ad studi di persit tni – ad surabaya
  9. Polarisasi dalam kehidupan sosial para keturunan bangsawan di sumenep
  10. Backpacking ala mahasiswa studi deskriptif tentang gaya hidup pada mahasiswa universitas airlangga surabaya
  11. Tindakan sosial masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji (studi deskriptif mengenai tindakan sosial masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji di kelurahan wonokusumo)
  12. Konstruksi sosial keluarga tanpa anak (studi deskriptif tentang makna keluarga tanpa anak dan stigma yang dialami oleh pasangan suami istri tanpa anak di surabaya)
  13. Konstruksi tentang jenis kelamin (studi dikalangan abg homoseksual)
  14. Pemanfaatan waktu luang pada masyarakat lapisan bawah
  15. “dinamika konflik perguruan silat setia hati” (studi konflik simon fisher pada kasus konflik perguruan silat setia hati terate degan perguruan silat setia hati tunas muda winongo di madiun)
  16. “jaringan sosial komunitas rni dalam memenuhi kebutuhan darah rhesus negatif” [studi deskriptif pada komunitas rhesus negatif indonesia (rni) di surabaya]
  17. Sosialisasi tentang pengetahuan keagamaan oleh orang tua beda agama kepada anaknya ( studi deskriptif di surabaya) dhiva airlangga
  18. Studi deskriptif konstruksi sosial anak jalanan terhadap kekerasan yang dilakukan satuan polisi pamong praja di surabaya
  19. Hegemonisasi tokoh masyarakat dalam pembebasan lahan
  20. Kohesivitas penduduk asli dan pendatang dalam multikulturalisme