Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-01

TOC : 24, and page :1 - 23

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Sosialisasi tentang pengetahuan keagamaan oleh orang tua beda agama kepada anaknya ( studi deskriptif di surabaya) dhiva airlangga

Author :

  1. dhiva airlangga*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Setiap orang tua beda agama atau pasangan hidup beda agama, dituntut kepekaan sosial, untuk tetap dapat dipandang sebagai keluarga yang harmonis. Untuk itu, setiap pasangan sebagai orang tua beda agama, setidaknya belajar dapat menerima keberadaan setiap pasangannya yang berbeda agama itu. Sikap toleransi yang diasah terus menerus dalam hidup rumah tangganya, para orang tua beda agama ini memiliki anak, dapat dengan mudah untuk mengelola perkembangan anak dalam hal sosialisasi pengetahuan keagamaan anak dari orang tuanya yang beda agama. Dalam penelitian ini, permasalahan yang ingin dijawab yaitu ; bagaimana sosialisasi yang dilakukan orang tua beda agama, dalam memberikan pengetahuan keagamaan terhadap anak?, apakah, sosialisasi tentang pengetahuan keagamaan anak dari orang tua beda agama, memberikan dampak dalam ritual ibadah anak ?Untuk menganalisis permasalahan tersebut, menggunakan teori sosialisasi dari Herbert Blumer tentang Interaksionisme simbolik, Sosialisasi menurut Vembriarto, Pola sosialisasi Represif dan Pola Sosialisasi Partisipatoris dari Jaeger, tahap sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder dari Berger dan Luckman, Pola sosialisasi dari Elizabeth B. Hurlock tentang pola sosialisasi otoriter, pola sosialisasi demokratis, pola sosialisasi permisif.Dari tujuh informan pasangan suami istri beda agama, diperoleh kesimpulan; Orang tua beda agama yang lebih sering memberikan atau menanamkan pengetahuan agama dan mensosialisasikannya kepada anak, lebih membawa dampak positif terhadap anak untuk mengikutinya, serta menjalankan agamanya, dibanding orang tua beda agama yang jarang memberikan sosialisasi pengetahuan agama. Pendampingan seorang ibu dari keluarga beda agama, lebih membawa pengaruh kepada anak, walaupun kedua orang tuanya baik ayah atau ibunya, sama-sama mensosialisasikan pengetahuan agamanya masing-masing kepada anak, dengan cara yang demokratis, Ritual agama yang taat dari anak, merupakan tolak ukur dari peran orang tua yang lebih memberi perhatian khusus tentang agama kepada anak, Anak menyesuaikan diri dengan baik, oleh karena orang tuanya memberikan ruang kepada anak untuk bebas menentukan agama mana yang nyaman sebagai sandaran hidupnya.Kata Kuncinya : Sosialisasi Tentang Pengetahuan Keagamaan Anak, Orang Tua Beda Agama

Keyword :

sosialisasi tentang pengetahuan keagamaan anak, orang tua beda agama,


References :

  1. Ihromi, T.O, (2004). Bunga Rampai Sosiologi keluarga.. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia,


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-01
  1. Konflik internal dalam komunitas bonek (studi deskriptif perpecahan dan perselisihan dalam mendukung team persebaya yang terjadi di kalangan bonek di surabaya)
  2. Strategi pengemis dalam hidup bermasyarakat di kota surabaya
  3. Korean idol rated fanfiction (studi deskriptif tentang kecenderungan tindakan sosial remaja usia sekolah menengah atas pembaca korean idol rated fanfiction di surabaya dalam hal perilaku seksualnya)
  4. Simbol interaksi kaum lesbi (studi deskriptif mengenai simbol – simbol interaksi sebagai wujud identitas diri pada kelompok lesbi di surabaya)
  5. Makna penggunaan jilbab di kalangan mahasiswi muslim yang tidak berjilbab (studi deskriptif pada mahasiswi fakultas farmasi di universitas airlangga dan mahasiswi jurusan bahasa inggris di universitas muhammadiyah surabaya)
  6. “konstruksi sosial mahasiswa terhadap gaya hidup metroseksual”studi pada mahasiswa metroseksual di fakultas ilmu sosial universitas airlangga
  7. Sosialisasi norma kepada anak autis studi deskriptif tentang proses sosialisasi norma oleh orang tua kepada anak autis dalam keluarga di surabaya
  8. Konstruksi realitas terhadap jabatan pada istri tni – ad studi di persit tni – ad surabaya
  9. Polarisasi dalam kehidupan sosial para keturunan bangsawan di sumenep
  10. Backpacking ala mahasiswa studi deskriptif tentang gaya hidup pada mahasiswa universitas airlangga surabaya
  11. Tindakan sosial masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji (studi deskriptif mengenai tindakan sosial masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji di kelurahan wonokusumo)
  12. Konstruksi sosial keluarga tanpa anak (studi deskriptif tentang makna keluarga tanpa anak dan stigma yang dialami oleh pasangan suami istri tanpa anak di surabaya)
  13. Konstruksi tentang jenis kelamin (studi dikalangan abg homoseksual)
  14. Pemanfaatan waktu luang pada masyarakat lapisan bawah
  15. “dinamika konflik perguruan silat setia hati” (studi konflik simon fisher pada kasus konflik perguruan silat setia hati terate degan perguruan silat setia hati tunas muda winongo di madiun)
  16. “jaringan sosial komunitas rni dalam memenuhi kebutuhan darah rhesus negatif” [studi deskriptif pada komunitas rhesus negatif indonesia (rni) di surabaya]
  17. Sosialisasi tentang pengetahuan keagamaan oleh orang tua beda agama kepada anaknya ( studi deskriptif di surabaya) dhiva airlangga
  18. Studi deskriptif konstruksi sosial anak jalanan terhadap kekerasan yang dilakukan satuan polisi pamong praja di surabaya
  19. Hegemonisasi tokoh masyarakat dalam pembebasan lahan
  20. Kohesivitas penduduk asli dan pendatang dalam multikulturalisme