Catalog :




Detail Article

Komunitas

ISSN 2303-1166

Vol. 5 / No. 3 / Published : 2016-09

TOC : 22, and page :1 - 15

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Tindakan sosial pasangan suami istri nikah dibawah umur dalam pemenuhan kebutuhan keluarga (studi kualitatif di kecamatan kenjeran kota surabaya)

Author :

  1. RISMA SARASVITA ISWANDANI*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Pernikahan dibawah umur tidak melahirkan kemaslahatan keluarga dan rumah tangga, karena pernikahan dibawah umur banyak berujung pada perceraian. Banyak di antara pasangan suami istri yang menikah dibawah umur yang sudah mulai goyah dalam mengarungi bahtera rumah tangga karena belum memiliki kesiapan dalam memahami arti dan hikmah pernikahan sehingga tidak mampu mencapai tujuan dari pernikahan yang diidam-idamkan. Banyak anak dibawah umur yang hanya siap untuk menikah dan tidak siap untuk mendirikan rumah tangga. Studi ini memfokuskan pada tindakan pasangan suami istri yang memilih menikah dibawah umur dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Paradigma yang digunakan penelitian ini adalah definisi sosial dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam bentuk wawancara mendalam. Lalau, teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosil dari Max Weber. Kemudian, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive dimana infoman memiliki kriteria dalam penelitian ini. Sedangkan jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak sebelas orang yang terdiri dari informan kunci tiga orang dan informan subjek delapan orang. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini antara lain tindakan sosial pasangan suami istri yang menikah dibawah umur dalam beberapa aspek seperti sosial budaya, dan ekonomi. Aspek sosial budaya yaitu adanya budaya mayarakat sekitar yang mempengaruhi sehingga pernikahan dibawah umur dianggap sangat lazim untuk dilakukan. Aspek ekonomi yaitu adanya perubahan status ekonomi yang dirasakan oleh pasangan yang menikah dibawah umur yaitu yang dahulunya pas-pasan namun setelah menikah rezeki bertambah.

Keyword :

Pernikahan Dibawah Umur, PASUTRI menikah dibawah umur, Rumah Tangga, tindakan sosial,


References :

  1. Chomaria S.Psi, Nurul, (2012). Sindrom Pernikahan. 1 : Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
  2. Wirawan, Prof. DR.I.B, (2012). Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma (Fakta Sosial, Definisi Sosial, dan Perilaku Sosial). 1 : Jakarta: Kencana, Prenada Media Group
  3. Kurniawan, Beni, (2012). Manajemen Pernikahan. 1 : Tanggerang Selatan: Jelajah Nusa


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 3 / Pub. : 2016-09
  1. Partisipasi melaksanakan program keluarga berencana pada masyarakat pemukiman kumuh (slum area) di kelurahan sidotopo wetan, kecamatan kenjeran, surabaya
  2. Pekerja seks komersial pasca ditutupnya lokalisasi kremil (studi deskriptif mekanisme survival pekerja seks komersial lokalisasi kremil tambak asri surabaya)
  3. Identitas sosial jersey sepak bola dalam surabaya jersey community
  4. Eksploitasi dan strategi bertahan hidup anak yang menjadi pengamen jalanan (studi deskriptif pada pengamen anak di kabupaten sidoarjo)
  5. Perlawanan pedagang pasar tradisional terhadap revitalisasi pasar ( studi deskriptif pasar babat, kecamatan babat, kabupaten lamongan, jawa timur )
  6. Pemilihan jodoh di kalangan penyandang disabilitas (studi tentang pemilihan jodoh antara pria non disabilitas dengan wanita disabilitas anggota himpunan wanita disabilitas indonesia cabang surabaya)
  7. Makna pluralisme agama pada komunitas kembang jepun surabaya (studi pada masyarakat kembang jepun kota surabaya)
  8. Dinamika interaksi dan budaya inklusif di smpn 29 surabaya
  9. Konsep diri pria metroseksual kota surabaya (studi deskriptif tentang konsep diri & stigma masyarakat terhadap pria metroseksual di kota surabaya)
  10. Perlawanan masyarakat desa kalidawir terhadap well test pt lapindo brantas inc. di sumur ta 5, kecamatan tanggulangin, kabupaten sidoarjo
  11. Konstruksi sosial ziarah kubur di makam gus dur (studi di makam pondok pesantren tebuireng kabupaten jombang)
  12. Konstruksi sosial suami pada pekerjaan istri sebagai tenaga kerja wanita (tkw) di luar negeri (studi deskriptif di desa sukorejo, kecamatan sukorejo kabupaten ponorogo)
  13. Tindakan sosial masyarakat dalam kegiatan penertiban pendakian gunung penanggungan
  14. Solilokui waktu luang (sebuah praktik “anggota” budaya populer dan diskursus konsumtivisme)
  15. Tindakan sosial pasien pada pengobatan akupuntur (studi deskriptif orientasi kesehatan pada pasien dalam memilih pengobatan akupuntur di surabaya)
  16. Makna brand vans bagi kolektor vans surabaya (studideskriptifkualitatifmakna brand vans bagikolektor vans di surabaya )
  17. Pengaruh tingkat kontrol sosial sekolah dan intensitas interaksi antar teman sebaya terhadap intensitas pelanggaran lalu lintas siswa sma di kota madiun (sebuah studi korelasional)
  18. Konstruksi sosial perempuan pengguna “jilboobs” (studi tentang mahasiswi yang memaknai penggunaan jilboobsnya )
  19. Mekanisme survival pembantu rumah tangga “pocokan” (studi tentang pembantu rumah tangga “pocokan” di kompleks perumahan wisma tropodo sidoarjo)
  20. Budaya dan iklim sekolah dalam penerapan kurikulum 2013 di sma (studi kasus di sma negeri 3 dan sma muhammadiyah 2 surabaya)
  21. Resistensi siswa difabel terhadap perilaku bullying
  22. Tindakan sosial pasangan suami istri nikah dibawah umur dalam pemenuhan kebutuhan keluarga (studi kualitatif di kecamatan kenjeran kota surabaya)
  23. Kenakalan remaja di perkotaan (studi tentang hubungan antara interaksi sosial antarteman sebaya dan kontrol sosial sekolah di smpn terbuka surabaya)
  24. Konstruksi sosial siswa terhadap prestasi non akademik (studi pada siswa berprestasi di sma negeri 5 surabaya)
  25. Perilaku kesehatan di kalangan transgender (studi deskriptif kualitatif tentang perilaku detection dan prevention dalam teori tindakan sosial di kota surabaya)
  26. Pemanfaatan dana pensiun dini untuk bertahan hidup di kalangan buruh pt. gudang garam kediri
  27. Eksploitasi orang tua terhadap anak dengan menjadikan anak sebagai pengamen di alun-alun lamongan
  28. “koncil” (kontruksi sosial remaja koncil tentang perilaku seks pranikah di lingkungan kota magelang)
  29. Dinamika pengusaha toko kelontong dalam menghadapi eksistensi minimarket modern di kota surabaya