Catalog :




Detail Article

Libri-Net

ISSN

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-02

TOC : 7, and page :13 - 14

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Kemampuan literasi media (media literacy) di kalangan remaja rural di kabupaten lamongan

Author :

  1. Misbah*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Seiring dengan perubahan masyarakat yang telah memasuki abad ke 21, dunia telah disuguhi perubahan industri media yang begitu pesat. Pertumbuhan pesat sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, sehingga muncul berbagai macam bentuk media sosial yang berkembang diseluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali di kalangan masyarakat rural di Kabupaten Lamongan. Akan tetapi dalam realita dewasa ini tidak sedikit para remaja yang terjebak pada sifat ekses. Fenomena tersebut yang menjadi perhatian peneliti untuk mengetahui gambaran kemampuan literasi media di kalangan remaja rural di Kabupaten Lamongan. Peneliti menggunakan konsep Individual Competence Framework untuk mengetahui gambaran kemampuan literasi media yang ditinjau dari technical skills, critical understanding dan communicative abilities. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan lokasi penelitian di Kabupaten Lamongan yang difokuskan pada remaja. Sedangkan pengambilan sampel, peneliti menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sebanyak 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat technical skills remaja rural dalam tataran medium, sedangkan critical understanding dalam tataran basic, sedangkan communicative abilities dalam tataran advanced. Sedangkan faktor pendidikan non formal yang didapatkan dari keluarga, sangat jarang sekali ada suatu diskusi ataupun kumpul dengan membahas suatu permasalahan, meskipun demikian juga dapat diketahui melalui tabel silang bahwa pendidikan non formal dari keluarga tidak berdampak terhadap tingkat literasi media remaja rural. Sementara itu, berdasarkan tabel silang justru faktor peer group yang berdampak pada tingkat literasi media remaja rural. Dalam hal ini menunjukkan bahwa remaja rural yang aktif berkontribusi dalam kelompok bermain, mereka akan lebih kritis terhadap berbagai jenis informasi baru yang didapatkan, dari pada remaja yang jarang aktif dalam peer group.  

Keyword :

Literasi media, media sosial, remaja rural, Individual Competence Framework,


References :

  1. Federov, Alexander. , (2002). Media Education and Media Literacy: Expert’s Opinon. . - : Russian foundtion For Humanities (RGNF).
  2. Tamburaka, Apriadi, (2013). Literasi Media: Cerdas Bermedia Khalayak Media Massa.. - : Jakarta: Rajawali Pers.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-02
  1. Gambaran perilaku dan gaya hidup masyarakat kota surabaya dalam memanfaatkan perpustakaan kafe (library café)
  2. Perilaku penemuan informasi kesehatan keluarga penderita kanker
  3. Perilaku penemuan informasi informasi dikalangan penderita kanker
  4. Perilaku pemanfaatan taman bacaan masyarakat (tbm) dalam meningkatkan literasi masyarakat kota surabaya
  5. Perilaku penemuan dan pemanfaatan informasi di kalangan hacker*
  6. Konstruksi sosial masyarakat mengenai perpustakaan desa di surabaya
  7. Kemampuan literasi media (media literacy) di kalangan remaja rural di kabupaten lamongan
  8. Makna membaca karya sastra lama (studi tentang produksi dan reproduksi makna membaca karya sastra lama di kalangan anak muda urban dalam organisasi mahasiswa ekstra kampus
  9. Subkultur anak muda hacker di dunia maya
  10. Pengembangan modal sosial pada komunitas virtual “lendabook”
  11. Gambaran faktor dalam memotivasi kerja pegawai perpustakaan sekolah pada sma negeri di surabaya
  12. Makna pengelola naskah kuno dalam budaya jawa di museum radya pustaka, perpustakaan rekso pustaka pura mangkunegaran, perpustakaan puro pakualaman, perpustakaan widya budaya keraton yogyakarta
  13. Pemanfaatan internet di kalangan uk mapanza unair dalam mengakses informasi reproduksi sehat
  14. Makna museum bagi para pengunjung (studi fenomenologi tentang makna museum bagi para pengunjung museum di wilayah surabaya)
  15. Tingkat kepercayaan terhadap sebuah website (studi deskriptif kepercayaan pengguna website winpoin.com dengan menggunakan online trust)