Catalog :




Detail Article

Libri-Net

ISSN

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-02

TOC : 4, and page :7 - 8

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Perilaku pemanfaatan taman bacaan masyarakat (tbm) dalam meningkatkan literasi masyarakat kota surabaya

Author :

  1. Lailin Nada*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Isu literasi di Indonesia saat ini masih menjadi perbincangan hangat dari pelbagai kalangan terkait dengan upaya peningkatan literasi bagi masyarakat Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan mendirikan TBM. Kota Surabaya sendiri, dalam satu tahun terakhir ini mulai menaruh perhatian khusus dalam menggalakan program literasi, yang memiliki jumlah TBM terbanyak dibandingkan kota lainya. Fenomena tersebut membuat peneliti tertarik  untuk mengetahui gambaran perilaku pemanfaatan TBM, gambaran literasi pengguna TBM dan bagaimana TBM tersebut  berperan dalam pengembangan literasi masyarakat kota Surabaya. Peneliti menggunakan teori dari Saracevid dan Kantor untuk menggambarkan perilaku pemanfaatan TBM dengan ACA Model yaitu Acquisition, Cognition dan Application dan untuk menggambarkan literasi pengguna TBM, menggunakan konsep dari Kucer berdasarkan 4 dimensi: dimensi Cognitive, Linguistic, Sociocultural dan Developmental. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan lokasi penelitian berada di 6 TBM di Surabaya Timur, Kec. Gubeng. Metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling dengan sampel sebanyak 100 responden.  Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran masyarakat Surabaya dalam pemanfaatan informasi TBM, secara konseptual tergolong pada tipe “Direction” yaitu pengunjung TBM akan mempraktekan informasi sebagai panduan/pengetahuan baru dalam menyelesaikan maupun membuat keputusan. Proses acquisition, menunjukan sebesar 45% sering berkunjung ke TBM dan menghabiskan waktu di TBM selama 1-2 jam (43%). Proses cognition, sebesar 51% membaca berulang kali untuk memahami bacaan. Proses application, sebesar 45% menyatakan informasi di TBM memberikan kemudahan dalam menyelesaikan masalah. kemudian pada pemanfaatan literasi, pengguna TBM cenderung tergolong pada tipe “Functional” yaitu responden mampu menggunakan informasi dengan mempraktekan informasi yang sudah diperoleh. Pada dimensi Cognitive, sebesar 47% menghabiskan 1-2 jam untuk membaca di TBM,  dengan membaca 2 buku atau lebih dalam 1 bulan (48%). Pada dimensi  Linguistic, sebesar 46% jarang membuat karya tulisan dalam 1 bulan, 54% tidak pernah membaca bahasa asing. Dimensi Sociocultural, sebanyak 78% membagikan informasi secara aktif, yakni informasi fakta sebanyak 64%. Dimensi Developmental, sebanyak 40% mampu menggunakan informasi untuk membuat sesuatu yang baru. Selain itu hasil dari tabulasi silang menunjukan bahwa pemanfaatan literasi memberikan dampak terhadap kemampuan literasi pengunjung TBM, yang berdampak pada 4 dimensi diatas.

Keyword :

Perilaku Pemanfaatan informasi, literasi, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), dampak pemanfaatan informasi,


References :

  1. Kamil, Harkrisyanti , (2003). The Growth of Community Based-Libray Services in Indonesia to Support Education. - : : Oxford University Press
  2. Eismawati, Risky , (2011). Perilaku Pemanfaatan Taman Belajar Masyarakat Corporate Social Responbility PT. HM Sampoerna, skripsi IIP. - : Universitas Airlangga


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-02
  1. Gambaran perilaku dan gaya hidup masyarakat kota surabaya dalam memanfaatkan perpustakaan kafe (library café)
  2. Perilaku penemuan informasi kesehatan keluarga penderita kanker
  3. Perilaku penemuan informasi informasi dikalangan penderita kanker
  4. Perilaku pemanfaatan taman bacaan masyarakat (tbm) dalam meningkatkan literasi masyarakat kota surabaya
  5. Perilaku penemuan dan pemanfaatan informasi di kalangan hacker*
  6. Konstruksi sosial masyarakat mengenai perpustakaan desa di surabaya
  7. Kemampuan literasi media (media literacy) di kalangan remaja rural di kabupaten lamongan
  8. Makna membaca karya sastra lama (studi tentang produksi dan reproduksi makna membaca karya sastra lama di kalangan anak muda urban dalam organisasi mahasiswa ekstra kampus
  9. Subkultur anak muda hacker di dunia maya
  10. Pengembangan modal sosial pada komunitas virtual “lendabook”
  11. Gambaran faktor dalam memotivasi kerja pegawai perpustakaan sekolah pada sma negeri di surabaya
  12. Makna pengelola naskah kuno dalam budaya jawa di museum radya pustaka, perpustakaan rekso pustaka pura mangkunegaran, perpustakaan puro pakualaman, perpustakaan widya budaya keraton yogyakarta
  13. Pemanfaatan internet di kalangan uk mapanza unair dalam mengakses informasi reproduksi sehat
  14. Makna museum bagi para pengunjung (studi fenomenologi tentang makna museum bagi para pengunjung museum di wilayah surabaya)
  15. Tingkat kepercayaan terhadap sebuah website (studi deskriptif kepercayaan pengguna website winpoin.com dengan menggunakan online trust)