Catalog :




Detail Article

Libri-Net

ISSN

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-02

TOC : 5, and page :9 - 10

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Perilaku penemuan dan pemanfaatan informasi di kalangan hacker*

Author :

  1. Munirotul Arifah Retnaningrum*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Awal mulanya hacker merupakan sebutan untuk seseorang yang memiliki kemampuan lebih dalam ilmu komputer sehingga bisa mengoperasikan komputer lebih dari orang-orang biasa pada umumnya. Seiring berjalannya waktu, hacking seringkali dianggap sebagai tindak kejahatan, namun dalam sudut pandang tertentu hacking merupakan salah satu aktifitas pengisi waktu luang yang produktif. Meminjam istilah dari Stebbins, hacking termasuk dalam serious leisure yaitu aktifitas pengisi waktu luang yang membutuhkan kemampuan dan keterampilan khusus untuk dapat menikmatinya. Aktifitas ini mulai dilirik oleh banyak orang sehingga mengalami perkembangan pesat. Hacker-hacker baru muncul baik secara perseorangan maupun membentuk komunitas. Ketika menikmati hacking, hacker tentu membutuhkan informasi untuk terus mengasah kemampuan. Kebutuhan informasi perlu untuk dipenuhi, dari sinilah berkembang perilaku penemuan informasi hacker. Peneliti menggunakan teori Everyday Life Information Seeking milik Savolainen untuk mengetahui faktor-faktor cara hidup apa saja yang berperan ketika hacker melakukan penemuan informasi dan bagaimana mereka menyusun preferensi sumber informasi untuk memecahkan masalah sehari-hari yang dihadapi terkait dunia hacking. Berdasarkan cara hacker mengatasi masalah sehari-hari dengan memanfaatkan preferensi sumber informasi tersebut akan membentuk suatu tipologi penguasaan hidup.Adapun metode penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian kuantitatif deskriptif, yang  bermaksud menggambarkan dan menjelaskan mengenai perilaku penemuan dan pemanfaatan informasi di kalangan hacker. Peneliti memutuskan memilih 2 kategori hacker dalam penelitian ini yaitu 50 responden hacker independen dan 50 responden hacker komunitas demi memperkaya data dengan menggunakan teknik sampel bola salju.Hasil dari penelitian ini menunjukkan faktor cara hidup hacker berasal dari 3 aspek pembentuk yaitu pembagian waktu antara kesibukan harian dan waktu menjalankan aktifitas luang, tingkat konsumsi barang dan jasa, serta hobi. Tingkat konsumsi barang dan jasa tidak selalu mencerminkan tingkat fanatisme terhadap hobi karena dalam hacking masih ada usaha untuk menyisihkan waktu luang dan memiliki kemampuan untuk mengakali biaya. Kriteria preferensi sumber informasi hacker cenderung mengandalkan internet (84 %) disebabkan oleh sifat aksesbilitas dan efisiensinya, dan mayoritas hacker pada penelitian cenderung berada dalam tipe pesimis kognitif sebanyak 35 % . Tipe lain yaitu optimis kognitif sebanyak 31 %, defensif afektif  sebanyak 12 %, dan pesimis afektif  sebanyak 22 %.

Keyword :

hacker,


References :

  1. Case, Donald O, (2012). Looking for Information : A survey of research on Information Seeking, Needs, and Behaviour. 3rd edition. - : United Kingdom : Emerald Group Publishing.
  2. Richardson, R, (2011). 15th Annual 2010 / 2011CSI computer crime and security survey.. - : Computer Security Institute


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-02
  1. Gambaran perilaku dan gaya hidup masyarakat kota surabaya dalam memanfaatkan perpustakaan kafe (library café)
  2. Perilaku penemuan informasi kesehatan keluarga penderita kanker
  3. Perilaku penemuan informasi informasi dikalangan penderita kanker
  4. Perilaku pemanfaatan taman bacaan masyarakat (tbm) dalam meningkatkan literasi masyarakat kota surabaya
  5. Perilaku penemuan dan pemanfaatan informasi di kalangan hacker*
  6. Konstruksi sosial masyarakat mengenai perpustakaan desa di surabaya
  7. Kemampuan literasi media (media literacy) di kalangan remaja rural di kabupaten lamongan
  8. Makna membaca karya sastra lama (studi tentang produksi dan reproduksi makna membaca karya sastra lama di kalangan anak muda urban dalam organisasi mahasiswa ekstra kampus
  9. Subkultur anak muda hacker di dunia maya
  10. Pengembangan modal sosial pada komunitas virtual “lendabook”
  11. Gambaran faktor dalam memotivasi kerja pegawai perpustakaan sekolah pada sma negeri di surabaya
  12. Makna pengelola naskah kuno dalam budaya jawa di museum radya pustaka, perpustakaan rekso pustaka pura mangkunegaran, perpustakaan puro pakualaman, perpustakaan widya budaya keraton yogyakarta
  13. Pemanfaatan internet di kalangan uk mapanza unair dalam mengakses informasi reproduksi sehat
  14. Makna museum bagi para pengunjung (studi fenomenologi tentang makna museum bagi para pengunjung museum di wilayah surabaya)
  15. Tingkat kepercayaan terhadap sebuah website (studi deskriptif kepercayaan pengguna website winpoin.com dengan menggunakan online trust)