Catalog :




Detail Article

Majalah Kedokteran Tropis Indonesia

ISSN 0215-8094

Vol. 19 / No. 3 / Published : 2008-11

TOC : 6, and page :48 - 53

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Analisis kadar alanin amino transferase dan subtipe virus hepatitis c pada penderita hepatitis kronis di surabaya, indonesia

Author :

  1. Indeswati Diyatri *1
  2. Retno Handajani*2
  3. Soetjipto*3
  4. Harlina Soetjipto*4
  1. Dosen Fakultas Kedokteran
  2. Dosen Fakultas Kedokteran Gigi
  3. Dosen Fakultas Kedokteran
  4. Dosen Fakultas Kedokteran

Abstract :

Virus Hepatitis C (VHC) adalah agen penyebab utama hepatitis non-A non B pasca transfusi yang sporadik. Sekitar 15 sampai 30% penderita yang terkena infeksi VHC dapat sembuh secara spontan, sedangkan 70 sampai 85% berkembang menjadi hepatitis kronis.  Hepatitis kronis dapat ditandai dengan kadar alanin amino transferase (ALT) yang tetap berada di atas kadar normal selama lebih dari 6 bulan setelah fase akut. Selain perbedaan distribusi geografik, beberapa perbedaan pada gambaran patologik klinik dari infeksi VHC diteliti pada tipe dan sub type yang berbeda. Deteksi RNA-VHC serum dengan metode reverse transcription-polymerase chain reaction (RT-PCR) dianggap sebagai gold standard untuk mengetahui korelasi antara kadar ALT dan subtype VHC pada penderita hepatitis kronis. Sampel serum didapatkan dari 30 pasien hepatitis, 19 priadan 11 wanita dengan antibody anti-VHC positif. Kadar ALT ditentukan menggunakan kit ALT. Serum anti-VHC yang positif selanjutnya dilakukan pemeriksaan RT-PCR menggunakan primer dari region Core dan NS5B untuk mendeteksi RNA VHC dan sekuensing pada nukleotida dari region Core dan NS5B. Sekuens yang dihasilkan dibandingkan dengan subtype VHC yang telah diketahui dengan menggunakan program computer Genetyx-Mac versi 8.0. Rerata kadar ALT adalah 60,7 IU/liter baik pada pria dan wanita. Analisis sub type VHC berdasar region Core dan NS5B adalah sub tipe Ib (70%) dengan rerata kadar ALT 63,9 IU/liter, sub tipe Ic (13,3%) dengan rerata kadar ALT 56,8 IU/liter, dan sub type 2a (16,7%) dengan rerata kadar ALT 50,2 IU/liter. Pada penelitian ini subtipe VHC 1b merupakan sub tipe terbanyak pada pasien hepatirtis kronis, dan perbedaan kadar ALT pada sub tipe VHC secara statistic tidak signifikan.   Kata kunci: ALT, antibody anti-VHC, RT-PCR, subtype VHC.

Keyword :

ALT, antibody anti-VHC, RT-PCR, subtype VHC,


References :

  1. Bendinelli M., M.L. Vatteroni., F. Maggi, and M. Pistello., (1999). Hepatitis C Virus. In Specter, S. Viral Hepatitis, Diagnosis, Therapy, and Prevention.. New Jersey US. : Humana Press Totowa: Pp 65-127


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 19 / No. : 3 / Pub. : 2008-11
  1. Biochemical test resistance of aedes sp. larvae in dhfendemic area mataram city
  2. Genotipe virus hepatitis g pada penderita thalasemia sebagai kelompok risiko tinggi tertular hepatitis g
  3. Anti-hcv and hepatitis c virus rna in sera among blood donors, patients on maintenance hemodialysis, and patients with hepatocellular carcinoma in surabaya
  4. Malaria falcifarum di rsup manado prof. dr. r.d. kandou, sulawesi utara diagnosa dini dan penanganannya
  5. Fauna nyamuk yang berfungsi sebagai vektor penyakit infeksius di kota surabaya
  6. Analisis kadar alanin amino transferase dan subtipe virus hepatitis c pada penderita hepatitis kronis di surabaya, indonesia