UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

OVOZOA

ISSN 2302-6464

Vol. 7 / No. 1 / Published : 2018-04

Order : 11, and page :52 - 57

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Efisiensi reproduksi sapi peranakan ongole (po) dan persilangan limousin-po (limpo) hasil inseminasi buatan di kecamatan paciran kabupaten lamongan

Author :

  1. Febtalia Eka Putri*1
  2. Dr. Sri Mulyati, drh., M.Kes.*2
  3. Prof. Dr. Nunuk D.R.L., drh.,M.S*3
  1. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan
  2. Dosen Fakultas Kedokteran Hewan
  3. Dosen Fakultas Kedokteran Hewan

Abstract :

The purpose of this study was to know the reproductive efficiency of crossed ongole (PO) and crossed limousin (LIMPO) cattle resulted from artificial insemination at Paciran sub-district Lamongan district as measured by Conception Rate, Service per Conception, Calving Interval, Days Open, and Calving Rate. The material used in this study is to crossed ongole (PO) cattle by the number 100 object and crossed limousin (LIMPO) cattle with the number of 100 object. The method used  in this research is the gathering of primary and secondary data. The research show that CR, S/C, CI, DO and CvR of crossed ongole (PO) cattle were 69%; 1,4; 386 days; 109 days; 95,94% and for crossed limousine (LIMPO) cattle were 61%; 1,5; 394 days; 118 days; 94,28%. Conclusion, in reproductive efficiency of crossed ongole (PO) cattle better than crossed limousine (LIMPO) cattle.

Keyword :

Efficiency of reproduction, Artificial Insemination, Ongole, Limousin,


References :

  1. Atabandy, A., B. P. Purwanto, T., Toharmat dan A. Anggraeni., (2011). Hubungan Masa Kosong dengan Produktifitas pada Sapi Perah Frisian Holstein di Baturaden, Indonesia.. 34 (2) : 77-82. : Media Peternakan Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor
  2. Bormann, J. M., L. R. Totir, S. D. Kachman, R. L. Fernando, and D. E. Wilson, (2006). Pregnancy Rate and First-Service Conception Rate In Angus Heifers. 84. : J.Anim.Science.
  3. Fanani, S., Y. B. P. Subagyo dan Lutojo., (2013). Kinerja Reproduksi Sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH) di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo.. 2 (1): 21-27. : Jurnal Tropical Animal Husbandry,
  4. Hartatik, T., D. A., Mahardika, T. S. M.,Widi dan E., Baliarti., (2009). Karakteristik dan Kinerja Induk Sapi Silangan Limousin-Madura dan Madura di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan.. 33 (3): 143-147. : Buletin Peternakan.
  5. Ihsan, M. N. dan S. Wahjuningsih., (2011). Penampilan Reproduksi Sapi Potong di Kabupaten Bojonegoro.. 12(2): 76-80. : Jurnal Ternak Tropika.
  6. Iskandar dan Farizal., (2011). Prestasi Reproduksi Sapi Persilangan yang Dipelihara di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi Jambi.. 13 (1): 25-28. : Jurnal Penelitian Universitas Jambi Seri Sains.
  7. Nuryadi dan Wahjuningsih S., (2011). Penampilan Reproduksi Sapi Peranakan Onggole dan Peranakan Limousin di kabupaten Malang.. 12 (1): 76-81. : J. Ternak Tropika.
  8. Rianto dan Sularno., (2005). Penampilan Reproduksi Sapi Peranakan Ongole dan Sapi X Limousin yang Mendapat Pakan Rumput Raja dan Ampas Bir.. 11(2): 52-69. : Jurnal Ternak Tropika.
  9. Susilawati, T., (2011). Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan dengan Kualitas dan Deposisi Semen yang Berbeda pada Sapi Peranakan Ongole.. 12 (2) : 15-24. : Jurnal Ternak Tropika.
  10. Yulyanto, C. A., T. Susilawati dan M.N. Ihsan., (2014). Penampilan Reproduksi Sapi Peranakan Ongole (PO) dan Sapi Peranakan Limousin di Kecamatan Sawo Kabupaten Ponorogo dan Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek.. 24(2):49-57. : Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya.




Archive Article

Cover Media Content

Volume : 7 / No. : 1 / Pub. : 2018-04
  1. Efisiensi reproduksi sapi perah peranakan friesian holstein (pfh) akseptor inseminasi buatan (ib) di kud sri wigati kecamatan pagerwojo kabupaten tulungagung
  2. Efisiensi reproduksi sapi perah di kecamatan cendana kabupaten enrekang sulawesi selatan
  3. Pengaruh penambahan l-arginin pada media pengencer skim-kuning telur terhadap membran plasma dan tudung akrosom spermatozoa domba merino post thawing
  4. Pengaruh pemberian beras merah (oryza nivara) dibandingkan beras putih (oryza sativa) terhadap jumlah anak dan bobot lahir anak mencit (mus musculus) sekelahiran yang hidup
  5. Analisis kadar kalsium (ca) dan fosfor (p) serum sapi perah penderita milk fever di wilayah kerja kpsp setia kawan kecamatan tutur pasuruan
  6. Pengaruh substitusi sari buah tomat (lycopersicon esculentum mill.) pada media pengencer kuning telur sitrat terhadap motilitas, viabilitas dan membran plasma utuh spermatozoa domba ekor gemuk pada suhu penyimpanan 3-5º c
  7. Pengaruh perbedaan waktu inseminasi buatan terhadap angka kebuntingan domba ekor gemuk yang disinkronisasi dengan prostaglandin f2α
  8. Potensi ekstrak etanol seledri (apium graveolens) terhadap diameter tubulus seminiferus dan jumlah sel spermatogenik mencit (mus musculus)
  9. Penambahan sari air laut (nigarin) dalam pengencer skim kuning telur terhadap viabilitas dan motilitas spermatozoa sapi limousin post thawing
  10. Efek pemberian l-arginine secara oral pada spermatogenesis dan sel sertoli testis kelinci ( oryctolagus cuniculus)
  11. Efisiensi reproduksi sapi peranakan ongole (po) dan persilangan limousin-po (limpo) hasil inseminasi buatan di kecamatan paciran kabupaten lamongan
  12. Pengaruh sari kulit dan buah semangka merah (citrullus lanatus) sebagai bahan pengencer terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa domba
  13. Pengaruh penambahan l-arginin dalam pengencer susu skim kuning telur terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa domba merino post thawing
  14. Efisiensi reproduksi sapi perah hasil inseminasi buatan di kecamatan sanankulon kabupaten blitar pada tahun 2015
  15. Efek protektif aluminium silikat terhadap kualitas spermatozoa, integrasi membran plasma dan gambaran histopatologis tubulus seminiferus yang diinduksi fusarium graminearum pada mencit jantan (mus musculus)
  16. Substitusi pakan isi rumen sapi sebagai alternatif perbaikan produktifitas ternak itik mojosari di desa kebonsari kecamatan candi sidoarjo