Catalog :




Detail Article

OVOZOA

ISSN 2302-6464

Vol. 5 / No. 1 / Published : 2016-04

TOC : 4, and page :13 - 20

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Pengaruh lama thawing terhadap motilitas dan nekrosis spermatozoa semen beku sapi simmental

Author :

  1. Sri Mulyati*1
  2. Dyah Ekawahyu Darmasasmita*2
  3. Arimbi*3
  1. Dosen Fakultas Kedokteran Hewan
  2. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan
  3. Dosen Fakultas Kedokteran Hewan

Abstract :

The aims of this research was to determine effect of thawing length tomotility and necrosis in frozen semen of Simmental cattle. This research conducted in July-August 2014. The first treatment (P1) was frozen semen thawing 15 seconds. The second treatment (P2) was frozen semen thawing 30 seconds. The third treatment (P3) was frozen semen thawing 45 seconds. Experiment design used was randomized complete draft.  The result was analysed used ANOVA (Analysis of Variant) and continued with different test (the smallest real LSD 5%).The post thawing motility’s result was (P1) 50,83a ± 3,77, (P2) 45,83b ± 3,77, and (P3) 40,83c ± 3,77. The post thawingnecrosis’s result was (P1) 7,00a ± 1,79, (P2) 10,17b ± 2,22, and (P3) 13,67c ± 2,25, showed that the inherent motility and necrosis different treatment groups significantly with the first treatment (P1) was semen thawing 15 seconds.

Keyword :

simmental cattle, thawing length, motility, necrosis.,


References :

  1. Salim, M.A., T. Susilawati., dan S. Wahyuningsih., (2012). Pengaruh Metode Thawing terhadap Kualitas Semen Beku Sapi Bali, Sapi Madura dan Sapi PO.. 12 : 14-19. : Agripet.
  2. Edinger, A.L. and C.B. Thompson., (2004). Death by Design: Apoptosis, Necrosis, and Autophagy.. 16: 663-669. : Current Opinion in Cell Biology.
  3. Lachaud, C., J. Tesarik., M.L. Canadas., and C. Mendoza., (2004). Apoptosis and Necrosis in Human Ejaculated Spermatozoa.. 19 : 607-610. : Hum. Rep.
  4. Parks, J.E. and J.K. Graham., (1992). Effects of Cryopreservation Procedures on Sperm Membranes.. 30 : 209-222. : Theriogenology.
  5. Pratiwi, W.C., L. Affandhy., dan D. Ratnawati., (2006). Pengaruh Lama Thawing Terhadap Kualitas Semen Beku Sapi Limousin dan Brahman.. 11 : 48-52. : Anim. Prod.
  6. Ducha, N., T. Susilawati., Aulanni’am., dan S. Wahyuningsih., (2013). Motilitas dan Viabilitas Spermatozoa Sapi Limousin Selama Penyimpanan Pada Refrigerator Dalam Pengencer CEP-2 Dengan Suplementasi Kuning Telur.. 7 : 1978-225X. : Anim. Prod.
  7. DeJarnette, J.M., D.A. Barnes., and C.E. Marshall., (2000). Effects of Pre- and Post-Thaw Termhal Insults on Viability Characteristics of Cry Preserved Bovine Semen.. 53 : 1225-1238. : Theriogenology.
  8. Tambing, S.N., M.R. Toelihere., dan T.L. Yusuf., (2000). Optimasi Program Inseminasi Buatan pada Kerbau.. 10 (2) : 41-50. : Wartazoa.
  9. Zeron, B.T., D. Han., C.L. Xu., M.J. Luo., Z.L. Chang., and J.H. Tan., (2002). The Effect of Liposome on Thermotropic Membrane Phase Transitions of Bovine Spermatozoa and Oocytes: Implications for Reducing Chilling Sensitivity.. 45(2) : 143-152. : Cryobiology.


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 1 / Pub. : 2016-04
  1. Hubungan umur, berat badan, paritas, dan bulan laktasi terhadap kualitas susu sapi perah peranakan friesian holstein (pfh) di kud tani wilis sendang tulungagung
  2. Pengaruh umur terhadap efisiensi reproduksi dan status fertilitas sapi perah di kud suka mulyakecamatan wates kabupaten kediri
  3. Kajian morfometri spermatozoa terejakulasi sugar glider (petaurus breviceps papuanus)
  4. Pengaruh lama thawing terhadap motilitas dan nekrosis spermatozoa semen beku sapi simmental
  5. Kualitas spermatozoa domba merino dan domba ekor gemuk pasca thawing menggunakan pengencer yang mengandung lesitin nabati dengan waktu equilibrasi yang berbeda
  6. Hubungan umur terhadap kasus retensio sekundinarum dan dampaknya terhadap birahi dan kebuntingan
  7. Angka kebuntingan sapi di kecamatan modo kabupaten lamongan yang diinseminasidengan semen beku sapi limousin
  8. Peningkatan fertilitas tikus putih jantan (rattus norvegicus) dengan teknik akupuntur
  9. Efek ekstrak buah pare (momordica charantia linn.) terhadap jumlah sel leydig tikus putih (rattus norvegicus) hiperglikemia
  10. Efisiensi reproduksi akseptor inseminasi buatan (ib) pada sapi perah (friesian holstein) di kud sumber makmur kecamatan ngantang kabupaten malang periode 2014
  11. Pengaruh pemberian estradiol benzoate terhadap jumlah foetus dan berat badan pada mencit (mus musculinus)
  12. Suplementasi insuline-like growth factor-i serum kuda crossbred bunting pada inisiasi pubertas mencit (mus musculus)
  13. Penerapan analisis korespndensi untuk pemetaan jenis gangguan reproduksi sapi potong betina di kabupaten kota jawa tmur
  14. Efisiensi reproduksi dan status fertilitas sapi perah akseptor inseminasi buatan berdasarkan berbagai paritas di wilayah kerja kud kertajaya kecamatan kandangan kabupaten kediri