UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

OVOZOA

ISSN 2302-6464

Vol. 7 / No. 1 / Published : 2018-04

Order : 7, and page :33 - 36

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Pengaruh perbedaan waktu inseminasi buatan terhadap angka kebuntingan domba ekor gemuk yang disinkronisasi dengan prostaglandin f2α

Author :

  1. Dini Ardiningtiar*1
  2. Prof. Dr. Sarmanu, drh., M.S.*2
  3. Dr. Budi Utomo, drh., M.Si.*3
  1. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan
  2. Dosen Fakultas Kedokteran Hewan
  3. Dosen Fakultas Kedokteran Hewan

Abstract :

The purpose of this study was to determined the effect of different time of artificial insemination on the pregnancy rates of Prostaglandin F2α synchronized fat tailed sheep. This study used experiment research. Twenty fat tailed sheeps were used in this experiment. Hormon that used for estroes synchronization is Prostaglandin F2α. Two injection of Prostaglandin F2α 11 days apart were employed inthis experiment and at a dose of 8 mg for each sheep. The sheeps were divided into three groups, each group consisted of seven sheeps. The first group, the first artificially inseminated at the 36th hour after second Prostaglandin F2α injection. The second groups, the first artificially inseminated at the 48th hour after second Prostaglandin F2α injection. The third group, the first artificially inseminated at the 60th hour after second Prostaglandin F2α injection. Artificially inseminated were repeat after 12 hours on each sheep from each treatment. The Chi-square analysis result showed that second group has highest pregnancy rates, that 7 out of 7 (100%) of fat tailed sheep artificially inseminated 48 hours after second Prostaglandin F2α injection were pregnant.

Keyword :

Artificial Insemination, Fat Tailed Sheep, Prostaglandin F2α synchronized, Pregnancy rates,


References :

  1. Anwar, M., A. Rias, N. Ullah and M. Rafiq., (2008). Use of Ultrasonography for Pregnancy Diagnostic in Balkhi sheep. . 28: 144-146. : Pakistan Veteriner Jurnal.
  2. Damayanti, T., H. Kuadrat,. Hilmia dan Nena., (2001). Pengaruh Pengencer Santan, NaCl Fisiologis dan Air Kelapa Terhadap Kualitas Semen Domba Priangan pada Penyimpanan 5° C. . 1: 21-26. : Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran.
  3. Nataatmaja, D.M dan J. Arifin., (2008). Karakteristik Ukuran Tubuh dan Reproduksi Jantan pada Kelompok Populasi Domba di Kabupaten Pendeglang dan Garut. . 10: 140-146. : Animal Production.
  4. Yildiz, S., M. Saatci, M. Uzunn, and B. Guven., (2003). Effect of Ram Introduction After the Second Prostaglandin F2 alpha Injection on day 11 on the LH Surge Characteristics in fat-tailed-Ewes.. 38(1): 54-57. : Reprod Domest Anim.




Archive Article

Cover Media Content

Volume : 7 / No. : 1 / Pub. : 2018-04
  1. Efisiensi reproduksi sapi perah peranakan friesian holstein (pfh) akseptor inseminasi buatan (ib) di kud sri wigati kecamatan pagerwojo kabupaten tulungagung
  2. Efisiensi reproduksi sapi perah di kecamatan cendana kabupaten enrekang sulawesi selatan
  3. Pengaruh penambahan l-arginin pada media pengencer skim-kuning telur terhadap membran plasma dan tudung akrosom spermatozoa domba merino post thawing
  4. Pengaruh pemberian beras merah (oryza nivara) dibandingkan beras putih (oryza sativa) terhadap jumlah anak dan bobot lahir anak mencit (mus musculus) sekelahiran yang hidup
  5. Analisis kadar kalsium (ca) dan fosfor (p) serum sapi perah penderita milk fever di wilayah kerja kpsp setia kawan kecamatan tutur pasuruan
  6. Pengaruh substitusi sari buah tomat (lycopersicon esculentum mill.) pada media pengencer kuning telur sitrat terhadap motilitas, viabilitas dan membran plasma utuh spermatozoa domba ekor gemuk pada suhu penyimpanan 3-5º c
  7. Pengaruh perbedaan waktu inseminasi buatan terhadap angka kebuntingan domba ekor gemuk yang disinkronisasi dengan prostaglandin f2α
  8. Potensi ekstrak etanol seledri (apium graveolens) terhadap diameter tubulus seminiferus dan jumlah sel spermatogenik mencit (mus musculus)
  9. Penambahan sari air laut (nigarin) dalam pengencer skim kuning telur terhadap viabilitas dan motilitas spermatozoa sapi limousin post thawing
  10. Efek pemberian l-arginine secara oral pada spermatogenesis dan sel sertoli testis kelinci ( oryctolagus cuniculus)
  11. Efisiensi reproduksi sapi peranakan ongole (po) dan persilangan limousin-po (limpo) hasil inseminasi buatan di kecamatan paciran kabupaten lamongan
  12. Pengaruh sari kulit dan buah semangka merah (citrullus lanatus) sebagai bahan pengencer terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa domba
  13. Pengaruh penambahan l-arginin dalam pengencer susu skim kuning telur terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa domba merino post thawing
  14. Efisiensi reproduksi sapi perah hasil inseminasi buatan di kecamatan sanankulon kabupaten blitar pada tahun 2015
  15. Efek protektif aluminium silikat terhadap kualitas spermatozoa, integrasi membran plasma dan gambaran histopatologis tubulus seminiferus yang diinduksi fusarium graminearum pada mencit jantan (mus musculus)
  16. Substitusi pakan isi rumen sapi sebagai alternatif perbaikan produktifitas ternak itik mojosari di desa kebonsari kecamatan candi sidoarjo