Catalog :




Detail Article

Pediomaternal Nursing Journal

ISSN 2355-1577

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-10

TOC : 15, and page :128 - 135

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Buzz group dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan kehamilan tidak diinginkan (ktd)

Author :

  1. Sofiana Salim*1
  2. Abu Bakar*2
  3. Retnayu Pradanie*3
  1. Mahasiswa Fakultas Keperawatan
  2. Dosen Fakultas Keperawatan
  3. Dosen Fakultas Keperawatan

Abstract :

Unwanted pregnancy is unintended pregnancy by one or both prospective of infant’s parents. Lack of knowledge about process and prevention of pregnancy are the major cause of unwanted pregnancy on adolescents. This study aimed to analyze buzz group effect on the adolescent’s knowledge and attitude about prevention of unwanted pregnancy at SMK Muhammadiyah 3 Tegaldlimo Banyuwangi.This study used quasi-experimental design and population were all of class X at SMK Muhammadiyah 3 Tegaldlimo Banyuwangi. The sampling used purposive sampling technique, based on inclusion criteria, 20 repondents consisted of 16 repondents as experiments group and 16 respondents as control group. Data were collected by questionnaires and analyzed using Wilcoxon signed rank test and Mann Witney U Test with significant level α≤0,05. The results statistically showed that there were effect of buzz group on adolescent’s knowledge (p=0.001) and attitude (p=0.005). There was difference between experiment group and control group after given buzz group on knowledge variable (p=0.000) and attitude variable (p=0.029). In conclusion, buzz group is an effective method of health education in providing information on prevention of unwanted preganancy in adolescent groups. Recommended for further research to analyze factors that effect adolescent’s knowledge and attitude about prevention of unwanted pregnancy and study the effect of buzz group on behavior on adolescents

Keyword :

buzz group, attitude, knowledge,


References :

  1. Nursalam dan Efendi, E, (2008). Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta : salemba Medika


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-10
  1. Meningkatkan perilaku konsumsi jajanan sehat pada anak sekolah melalui media audio visual
  2. Meningkatkan perilaku cuci tangan melalui metode bernyanyi
  3. Hubungan pemenuhan asuh dengan status gizi lebih pada anak sekolah
  4. Media video untuk meningkatkan perilaku penggunaan antibiotika untuk anak dengan infeksi saluran pernapasan akut (ispa)
  5. Brainstorming dalam pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ispa) oleh ibu
  6. Media ceramah dan film pendek sebagai upaya pencegahan penyakit diare berdasar teori health promotion model (hpm)
  7. Hubungan perilaku ibu dengan status gizi kurang anak usia toddler
  8. Perkembangan motorik anak toddler pada ibu bekerja dan ibu tidak bekerja
  9. Storytelling sebagai upaya meningkatkan konsumsi sayur
  10. Analisis faktor yang berkaitan dengan kasus gizi buruk pada balita
  11. Analisis faktor kejadian berat bayi lahir rendah (bblr)
  12. Analisis faktor tindakan ibu dalam pemberian nutrisi pada balita dengan gizi buruk
  13. Peer group support dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang toilet training
  14. Meningkatkan intensi menyusui dengan video asi eksklusif
  15. Buzz group dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan kehamilan tidak diinginkan (ktd)
  16. Buzz group dalam meningkatkan perilaku pemberian mp-asi
  17. Perceived susceptibility dengan tindakan ibu dalam deteksi dini kanker serviks di kelurahan mulyorejo surabaya
  18. Peer group support dalam meningkatkan perilaku pencegahan anemia ibu hamil
  19. Perilaku minum jamu pada ibu nifas berdasarkan teori “sunrise model”
  20. Peer group support dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang preeklampsia
  21. Faktor pemberian asi eksklusif pada bayi berdasarkan teori perilaku who
  22. Persepsi keseriusan dan persepsi hambatan dengan tindakan deteksi dini kanker serviks berdasarkan teori health belief model
  23. Faktor keberlanjutan penggunaan iud berdasarkan teori health belief model
  24. Terapi tawa dalam menurunkan keluhan emesis gravidarum
  25. Analisis kejadian premenstruasi sindrom (pms) pada mahasiswi