Catalog :




Detail Article

Pediomaternal Nursing Journal

ISSN 2355-1577

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-10

TOC : 8, and page :66 - 72

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Perkembangan motorik anak toddler pada ibu bekerja dan ibu tidak bekerja

Author :

  1. Ilya Krisnana*1
  2. Kusnanto*2
  3. Shabrina Sitoresmi*3
  1. Dosen Fakultas Keperawatan
  2. Dosen Fakultas Keperawatan
  3. Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Abstract :

Toddler’s brain has formed 1.000 billion connection links which more active than adult brain. The role of mother to take care her child is needed in this age for the child’s developmental such as motoric developmental. Working mother has less hours to take care her family than full time mother.  If a child has delay in motoric developmental, it will disturb her/his conceptual development which is influencing to the behavior and emotion. This research is purposed on knowing the difference of toddler’s gross motor and fine motor adaptive developmental between working mother and full time mother in Mulyorejo. The research was an observational analytic comparation study with cross-sectional approach. The populations in this research were mothers and toddlers. The samples were 60 pairs of mother-toddler which were divided into 30 pairs working mother-toddler  and 30 pairs of full time mother-toddler. The sampling used consecutive sampling method. The data of toddler’s motoric developmental were collected by doing observation referring to DDST. Questionnaire was used to collect the general data. The data were analyzed by using Mann-Whitney test. The result of this research shows that there is no difference of toddler’s motoric developmental for gross motor and fine adaptive motor between working mother and full time mother. (p > 0,05). This research implied that toddler’s motoric developmental of full time mother was not different than toddler’s motoric developmental of working mother due to good care  in ASUH, ASIH, and ASAH

Keyword :

toddler's motoric development, DDST, working mother,


References :

  1. Silberg, J, (2004). 125 Brain Games for Toddlers and Twos. Jakarta : Erlangga


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-10
  1. Meningkatkan perilaku konsumsi jajanan sehat pada anak sekolah melalui media audio visual
  2. Meningkatkan perilaku cuci tangan melalui metode bernyanyi
  3. Hubungan pemenuhan asuh dengan status gizi lebih pada anak sekolah
  4. Media video untuk meningkatkan perilaku penggunaan antibiotika untuk anak dengan infeksi saluran pernapasan akut (ispa)
  5. Brainstorming dalam pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ispa) oleh ibu
  6. Media ceramah dan film pendek sebagai upaya pencegahan penyakit diare berdasar teori health promotion model (hpm)
  7. Hubungan perilaku ibu dengan status gizi kurang anak usia toddler
  8. Perkembangan motorik anak toddler pada ibu bekerja dan ibu tidak bekerja
  9. Storytelling sebagai upaya meningkatkan konsumsi sayur
  10. Analisis faktor yang berkaitan dengan kasus gizi buruk pada balita
  11. Analisis faktor kejadian berat bayi lahir rendah (bblr)
  12. Analisis faktor tindakan ibu dalam pemberian nutrisi pada balita dengan gizi buruk
  13. Peer group support dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang toilet training
  14. Meningkatkan intensi menyusui dengan video asi eksklusif
  15. Buzz group dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan kehamilan tidak diinginkan (ktd)
  16. Buzz group dalam meningkatkan perilaku pemberian mp-asi
  17. Perceived susceptibility dengan tindakan ibu dalam deteksi dini kanker serviks di kelurahan mulyorejo surabaya
  18. Peer group support dalam meningkatkan perilaku pencegahan anemia ibu hamil
  19. Perilaku minum jamu pada ibu nifas berdasarkan teori “sunrise model”
  20. Peer group support dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang preeklampsia
  21. Faktor pemberian asi eksklusif pada bayi berdasarkan teori perilaku who
  22. Persepsi keseriusan dan persepsi hambatan dengan tindakan deteksi dini kanker serviks berdasarkan teori health belief model
  23. Faktor keberlanjutan penggunaan iud berdasarkan teori health belief model
  24. Terapi tawa dalam menurunkan keluhan emesis gravidarum
  25. Analisis kejadian premenstruasi sindrom (pms) pada mahasiswi