Catalog :




Detail Article

Pediomaternal Nursing Journal

ISSN 2355-1577

Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-10

TOC : 24, and page :206 - 213

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Terapi tawa dalam menurunkan keluhan emesis gravidarum

Author :

  1. Neny Dwi Pebriasanty*1
  2. Mira Triharini*2
  3. Ni Ketut Alit*3
  1. Mahasiswa Fakultas Keperawatan
  2. Dosen Fakultas Keperawatan
  3. Dosen Fakultas Keperawatan

Abstract :

Emesis Gravidarum or nausea and vomiting during pregnancy is a common complaint submitted by pregnant women in early pregnancy. Laughter therapy is a therapy that can cause effects happy, excited, comfortable, and can solve a variety of problems as well as psychological health. This therapy led to increased serotonin hormone that can suppress nausea and vomiting in pregnant women. The aim of this study was to analyze the effect of laughter therapy to decrease Emesis Gravidarum complaints in pregnant women. The study used Pre-Experimental as a design. Population is pregnant women having experience of emesis gravidarum in Rumah Sakit Marinir Gunung Sari Surabaya. 18 respondents are choosen by purposive sampling technique. The independent variable is laughter therapy and the dependent variable are reduction of nausea and vomiting. Data collected by questionnaires with level of significant alpha  ≤ 0.05. The result shows p=0.002 (α <0.05). It indicates that there were a significant decrease in nausea and vomiting in pregnant women experiencing emesis gravidarum after getting laughter therapy. It can be concluded that there were significant level of decreasing nausea and vomiting by laughter therapy in pregnant women with emesis gravidarum. This therapy can be used continuously. Further studies are expected to be expanded sample and the presence of the control group.

Keyword :

emesis gravidarum, laughter theraphy, nausea,


References :

  1. Nursalam, (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis. Jakarta : salemba Medika


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 1 / Pub. : 2014-10
  1. Meningkatkan perilaku konsumsi jajanan sehat pada anak sekolah melalui media audio visual
  2. Meningkatkan perilaku cuci tangan melalui metode bernyanyi
  3. Hubungan pemenuhan asuh dengan status gizi lebih pada anak sekolah
  4. Media video untuk meningkatkan perilaku penggunaan antibiotika untuk anak dengan infeksi saluran pernapasan akut (ispa)
  5. Brainstorming dalam pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ispa) oleh ibu
  6. Media ceramah dan film pendek sebagai upaya pencegahan penyakit diare berdasar teori health promotion model (hpm)
  7. Hubungan perilaku ibu dengan status gizi kurang anak usia toddler
  8. Perkembangan motorik anak toddler pada ibu bekerja dan ibu tidak bekerja
  9. Storytelling sebagai upaya meningkatkan konsumsi sayur
  10. Analisis faktor yang berkaitan dengan kasus gizi buruk pada balita
  11. Analisis faktor kejadian berat bayi lahir rendah (bblr)
  12. Analisis faktor tindakan ibu dalam pemberian nutrisi pada balita dengan gizi buruk
  13. Peer group support dalam meningkatkan pengetahuan orang tua tentang toilet training
  14. Meningkatkan intensi menyusui dengan video asi eksklusif
  15. Buzz group dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan kehamilan tidak diinginkan (ktd)
  16. Buzz group dalam meningkatkan perilaku pemberian mp-asi
  17. Perceived susceptibility dengan tindakan ibu dalam deteksi dini kanker serviks di kelurahan mulyorejo surabaya
  18. Peer group support dalam meningkatkan perilaku pencegahan anemia ibu hamil
  19. Perilaku minum jamu pada ibu nifas berdasarkan teori “sunrise model”
  20. Peer group support dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang preeklampsia
  21. Faktor pemberian asi eksklusif pada bayi berdasarkan teori perilaku who
  22. Persepsi keseriusan dan persepsi hambatan dengan tindakan deteksi dini kanker serviks berdasarkan teori health belief model
  23. Faktor keberlanjutan penggunaan iud berdasarkan teori health belief model
  24. Terapi tawa dalam menurunkan keluhan emesis gravidarum
  25. Analisis kejadian premenstruasi sindrom (pms) pada mahasiswi