Catalog :




Detail Article

Jurnal THT - KL

ISSN 23378417

Vol. 4 / No. 1 / Published : 2011-01

TOC : 5, and page :52 - 63

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Mucosal immune system of the upper respiratory tract

Author :

  1. Rani Maharyati*1
  2. Dwi Reno Pawarti*2
  1. Mahasiswa Fakultas Kedokteran
  2. Dosen Fakultas Kedokteran

Abstract :

Traktus respiratorius atas merupakan saluran yang menghubungkan udara luar dengan paru. Pada keadaan normal, diperkirakan sekitar 8.500 liter udara setiap harinya melalui traktus respiratorius untuk dapat terjadinya pertukaran udara dalam paru. Udara yang dihirup ini mengandung bermacam substansi anorganik seperti asap, uap, debu rumah, berbagai iritan dalam polusi dan partikel organik seperti serbuk sari, fungi, virus, bakteri, parasit dan lain-lain, yang kesemuanya ini dapat menimbulkan bahaya atau merupakan antigen bagi tubuh. Untuk itu diperlukan suatu sistem pertahanan dan proteksi tubuh yang disebut sistem imun.1-4,16 Sistem imun adalah semua mekanisme yang digunakan tubuh untuk mempertahankan keutuhannya terhadap bahaya yang dapat ditimbulkan oleh berbagai macam bahan dalam lingkungan hidup. Sistem imun  terdiri dari sistem imun alamiah atau non-spesifik (natural/innate) dan didapat atau spesifik (adaptive/acquired). Mekanisme fisiologik imunitas non-spesifik merupakan komponen normal tubuh yang tidak memerlukan induksi oleh paparan dari luar. Mekanisme tersebut tidak menunjukkan spesifitas dan tidak tergantung pada pengenalan spesifik bahan asing. Sebaliknya, sistem imun spesifik mempunyai kemampuan untuk mengenal benda atau bahan yang dianggap asing bagi dirinya. Sistem imun spesifik antara lain terdiri dari sistem imun spesifik humoral, sistem imun spesifik seluler, dan lain-lainnya. Salah satu diantaranya adalah sistem imun mukosa (mucosal associated lymphoid tissue / MALT).3,4 Sistem imun mukosa ditemukan di jaringan mukosa traktus respiratorius atas, traktus gastrointestinal, traktus urogenital dan kelenjar mammae berupa jaringan limfoid tanpa kapsul. Sistem imun mukosa mempunyai tiga fungsi utama yaitu        (1) melindungi membran mukosa dari invasi dan kolonisasi mikroba berbahaya yang mungkin menembus masuk, (2) melindungi pengambilan (uptake) antigen terdegradasi berupa protein asing dari makanan yang tercerna, material di udara yang terhirup dan bakteri komensal, (3) melindungi berkembangnya respons imun yang berpotensi merugikan. Sistem imunitas mukosa traktus respiratorius terdiri dari nose-associated lymphoid tissue (NALT), larynx-associated lymphoid tissue (LALT), dan bronchus-associated lymphoid tissue (BALT).3,4,8,9,11 Tujuan dari penulisan referat ini adalah untuk membahas tentang sistem imun mukosa khususnya pada traktus respiratorius atas.

Keyword :

Sistem Imun, Mukosa Traktus Respiratorius Atas,


References :

  1. Abbas AK, Lichtman AH, (2003). General Properties of Immune Responses. In : Abbas AK, Lichtman AH. Cellular and Molecular Immunology. 5th ed. p 3-39 : Philadelphia: WB Saunders Co
  2. Baratawidjaja KG, (2002). Imunologi Dasar. p 3-24 : Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  3. Akib AA, Munasir Z, Kurniati N, (2007). Buku Ajar Alergi Imunologi Anak. 2nd ed. p 95-112 : Balai Penerbit IDAI
  4. Soeparto P, Sudarmo SM, Judajana F, Putra ST, Asnar E, (2003). Gangguan Sistem Imun Mukosa Intestinal. 121:519-59 : Gramik FK UNAIR
  5. Subowo, (2009). Imunobiologi. 2nd ed. p 321-44 : Sagung Seto


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 4 / No. : 1 / Pub. : 2011-01
  1. Hearing loss due to congenital rubella syndrome
  2. Management of penetrating bullet injury at ethmoidal sinus using functional endoscopic sinus surgery (a case report)
  3. Postoperative assessment of canal wall down mastoidectomy on chhronic supurative otitis media patients in rsud dr. soetomo surabaya (a retrospective research from january 2007 to december 2008)
  4. Clinical aspects of the head and neck's lymphatic systems
  5. Mucosal immune system of the upper respiratory tract