Catalog :




Detail Article

Jurnal THT - KL

ISSN 23378417

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2012-05

TOC : 3, and page :101 - 113

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

The role of vestibular rehabilitation on management of prebiastasis

Author :

  1. Fransisca Ira Amelia*1
  2. Haris Mayagung Ekorini*2
  1. Mahasiswa Fakultas Kedokteran
  2. Dosen Fakultas Kedokteran

Abstract :

Presbiastasis adalah suatu terminologi medis untuk menyebut disekuilibrium pada usia tua yang penyebab spesifiknya tidak diketahui.  Presbiastasis menurunkan kemampuan berjalan, mengemudi dan melakukan aktifitas sehari-hari sehingga berakibat pada terbatasnya  mobilitas dan rendahnya kualitas hidup pada sejumlah besar usia lanjut.1-4 Gangguan keseimbangan diperkirakan mempunyai prevalensi 85% pada individu di atas 65 tahun dan secara langsung terkait dengan meningkatnya resiko jatuh beserta sekuele yang mengikutinya.  Sebuah studi menunjukkan bahwa 35-45 % dari orang tua sehat mengalami jatuh sekali dalam setahun. Sedangkan pada orang tua dengan disekuilibrium mengalami jatuh empat kali lebih sering. Suatu studi lain mengatakan bahwa 95 % fraktur panggul terjadi akibat jatuh dan 25% pasien dengan fraktur panggul meninggal setiap tahunnya.5,6 Strategi penatalaksanaan presbiastasis harus dirancang sesuai keperluan tiap individu yang bertujuan memperbaiki kemampuan fungsional untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi resiko jatuh. Penting untuk mengidentifikasi dan menindaklanjuti penyebab nonvestibuler dari disekuilibrium pada orang tua karena banyak di antaranya yang potensial dapat dikoreksi seperti hipotensi postural terkait penggunaan obat anti hipertensi, insufisiensi kardiovaskuler, gangguan penglihatan dan lain-lain. Harus diingat bahwa presbiastasis adalah suatu diagnosis eksklusi.1,7  Terapi rehabilitasi vestibuler (TRV) adalah modalitas terapi yang terbukti efektif dalam mengurangi keluhan dan gejala presbiastasis. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rehabilitasi vestibuler memegang peranan penting dalam mengurangi resiko jatuh pada orang tua. Rehabilitasi vestibuler menggunakan latihan spesifik yang dirancang untuk meningkatkan mekanisme kompensasi normal di sistem saraf pusat.4,8-12 Tujuan dari penulisan referat ini adalah untuk membahas tentang peranan terapi rehabilitasi vestibuler dalam penatalaksanaan presbiastasis.

Keyword :

Presbiastasis, Rehabilitasi Vestibuler,


References :

  1. Mc Pherson DL, Whitaker SR, Wrobel BB., (2008). Disequilibrium of aging. In : Goebel JA, ed. Practical management of the dizzy patent. 2nd ed.. p.297-340 : Philadelphia; Lippincott Williams & Wilkins
  2. Lalwani AK., (2008). The Aging inner ear. In : Lalwani AK, ed. Current diagnosis & treatment in otolaryngology-head and neck surgery. 2nd ed.. p.689-96 : New York: Mc Graw Hill Co Inc
  3. Cohen HS, Burkhardt A, Cronin GW, McGuire MJ. , (2006). Specialized knowledge and skills in adult vestibular rehabilitation for occupational therapy practice.. 6:669-78 : American Journal for Occupational Therapy
  4. Kasima ML, Goodwin WJ, Balkany T, Caesiano RR. , (2005). Special consideration in managing geriatric patients. In : Cummings CW, Flint PW, Haughley BH, eds. Otolaryngology head and neck surgery. 4th ed. Vol 1. . p. 351-66 : Philadelpia: Mosby Inc
  5. Simoceli L, Bittar RSM, Sznifer J., (2008). Adaptation exercise of vestibulo-okular reflex on balance in the elderly.. 12:511-15 : International Archives of Otorhinolaryngology


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2012-05
  1. Effectivenes of acute otitis external therapy using 2% vinegar solution compared to filtrata burow's solution (a research)
  2. Multipel jaw cysts (a case report)
  3. The role of vestibular rehabilitation on management of prebiastasis
  4. Diagnosis and management of lateral sinus thrombosis
  5. Inflammatory sinonasal pseudotumor (a case report)