UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

VERLEDEN

ISSN 2301-8127

Vol. 3 / No. 2 / Published : 2015-06

Order : 7, and page :154 - 160

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Seni lukis indonesia dan karya rudi isbandi tahun 1975-1977

Author :

  1. Febryansyah*1
  2. Gayung Kasuma*2
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya
  2. Dosen Fakultas Ilmu Budaya

Abstract :

Salah satu unsur budaya dalam masyarakat adalah seni, seni kontemporer merupakan dari bagian seni modern yang berkembang di Indonesia, hal ini terlihat dari berbagai karya seni kontemporer yang dihasilkan oleh para seniman Indonesia, salah satunya adalah Rudi Isbandi yang merupakan seniman kota Surabaya. Dalam aktifitasnya yang lain Rudi Isbandi yang mempunyai kegemaran mengarang, tidak hanya menyimpan puluhan karya puisi, melainkan juga karya-karya buku seperti Perkembangan Seni Rupa (1970), Lukisan Sebagai Potret Diri (1976), Buku Percakapan dengan Rudi Isbandi (1985), Novelet Kembalilah Ito (Inpres), dan Perkembangan Seni Lukis di Surabaya (1975). Satu kelebihan seni lukis Rudi Isbandi adalah menciptakan figur tersendiri yang khas dan menjadikan pokok masalah dalam karyanya.Pada dasarnya makna kreatifitas bukan semata terletak pada hasil karya seni itu sendiri, namun pada dorongan yang menyebabkan lahirnya suatu karya tersebut dan pada akhirnya karya Rudi Isbandi tersebut juga harus memiliki arti tersendiri bagi dirinya maupun orang lain/masyarakat.     One of the elements of culture in society is an art, contemporary art is from themodern art that flourished in Indonesia, it is seen from a variety of contemporaryartwork produced by Indonesian artist, one of which is that an artist Rudi Isbandi ofSurabaya. In other Rudi Isbandi portray a favorite author, not only save tens ofpoetry, but also works as a book Perkembangan Seni Rupa (1970), Lukisan SebagaiPotret Diri (1976), Buku Percakapan dengan Rudi Isbandi (1985), NoveletKembalilah Ito (Inpres), and Perkembangan Seni Lukis di Surabaya (1975). Anadvantage Rudi Isbandi art is created specially meaning of creativity not only lies inthe artwork it self, but the impetus to bring about the birth of a work and at the end ofthe paper Rudi Isbandi must also have it's own meaning for himself and toothers/society.

Keyword :

Seni Lukis, Karya Rudi Isbandi, Surabaya,


References :

  1. Rudi Isbandi, (1976). Lukisan Sebagai Potret Diri, Surabaya . - : Dewan Kesenian Surabaya
  2. Kuntowidjojo, (1987). Keterbukaan dan Kreatifitas. - : Prisma
  3. Tashadi, dkk , (1996). Partisipasi Seniman Dalam Perjuangan Kemerdekaan Surabaya. - : Depdikbud RI




Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 2 / Pub. : 2015-06
  1. Pabrik gula redjo agoeng madiun tahun 1930-1950
  2. Economics system majapahit kingdom
  3. Niac mitra surabaya: potret pasang surut kesebelasan sepak bola tahun 1979-1990
  4. Perjalanan menuju fusi partai: dinamika partai nahdlatul ulama 1967-1973
  5. Resimen cakrabirawa (1962-1967)
  6. Aktivitas ekonomi etnis tionghoa di tuban tahun 1945-1959
  7. Seni lukis indonesia dan karya rudi isbandi tahun 1975-1977
  8. Yayasan pendidikan anak-anak buta (ypab) surabaya tahun 1957-1982
  9. Fatayat nu dalam aspek kemasyarakatan di surabaya tahun 1959-1967
  10. Aktivitas ekonomi orang hakka di surabaya tahun 1946-1959