Catalog :



Detail Article

Masyarakat, Kebudayaan dan Politik

ISSN : Lama 0216-2407, Baru 2086-7050

Vol. 21 / No. 4 / Published : 2008-10

TOC : 8, and page :352 - 360

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Kerjasama Kontra-Terorisme Indonesia-Australia: Perbandingan Antara Masa Pemerintahan Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono

Counterterrorism cooperation between Indonesia and Australia: Comparison Between The Reign Megawati Sukarnoputri and Susilo Bambang Yudhoyono

Author :

  1. Silvia Haryani --> Departemen Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Airlangga
    / Silvia_fisip@unair.ac.id

Abstract :

This paper examines how Indonesia has responded to the presence of an international terrorist threat and how its international partners in the global war on terrorism have assisted the Indonesian government in combating the violent of terrorism. Australia and Indonesia have extended their bilateral cooperation to jointly promote cooperation in the region. This research tried to compare the Indonesia and Australia counter-terrorism cooperation which occurs during the Megawati Soekarnoputri government (Februari 200 – September 2004) and Susilo Bambang Yudhoyono government (October 2004–2006). Those two governments era were chosen because they were having important roles in building the relationships between the two countries. The counter-terrorism cooperation between those two countries were increasing after 911 incident in the United States (USA), and prominently after Bali Blast I incident in 2002 and Bali Blast II incident in 2005. Cooperation and counter-terrorism are two important concepts that become the fundamental of this paper.

Keyword :

Cooperation, Counter-terrorism, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, Government.,


Daftar Pustaka :

  1. nn nn, (2006). Kerangka Kerjasama Indonesia-Australia Ditandatangani. . : http://www.lomboknews-worldpress.com/2006/1113.htm
  2. nn nn, (2006). Peran Aparat Intelijen Dalam Mengatasi Terorisme di Indonesia
    . . : http://www.tniad.mil.id/artikel2.php?id=15, on 2 of May 2007
  3. n.n n.n, (2007). RI-Australia Sepakat Perangi Terorisme Internasional . . : http://www.kjrihkg.org.hk/penerangan/nasional-12.html
  4. Lisa Angraeni, (2006). Mengkaji Ulang Hubungan Australia dan Indonesia, diakses dari . . : http://www.ham.go.id/index_HAM.menu=artikel&id=828
  5. Connors. K. Michael, (2005). Australia in the Asia Pacific”, dalam Remy Davison and Jorn Dosch (eds.), The New Global Politics of the Asia Pacific. London : Routledge Curzon
  6. n n n n, (2005). JCLEC dan Tuntutan Profesionalisme Polisi. : http://www.jclec.com/index.php?option=com_content&task=view&id=120&Itemid
  7. Aleksius Jemadu, (2006). ”Kebijakan Politik dan Keamanan Australia di Kawasan Asia Pasifik”, Jurnal Luar Negeri, Volume 23 Nomor 2. Jakarta : BPPK Departemen Luar Negeri
  8. Sidney Jones, (2005). The Lessons from the Latest Bali Bombing”, dalam The Wall Street Journal and The Asian Wall Street Journal . : http://www.crisisgroup.org/home/index.cfm
  9. Kompas Kompas, (2001). Hubungan RI-Australia, Kepentingan Kedua Pihak. : http://www.kompas.com/kompas-cetak/0111/29/ln/hubu03.htm
  10. Chusnul Mar’iyah, (2005). Indonesia-Australia: Tantangan dan Kesempatan dalam Hubungan Politik Bilateral. Jakarta : Granit
  11. n n n n, (2007). Merajut Jaring-Jaring Kerjasama Keamanan Indonesia Australia . : http://www.badiklat.dephan.go.id/konten/php?Newsletter_detail_isi2.htm
  12. n n n n, (2007). Peluang dan Tantangan Hubungan Bilateral Indonesia–Australia . : http://www.kbri-canberra.org.au/speeches/2004/041206civitas.htm
  13. Edi Prasetyono, (2006). Faktor Keamanan Strategis dalam Hubungan RI-Australia”, Jurnal Luar Negeri, Volume 23 Nomor 2 . Jakarta : BPPK Departemen Luar Negeri
  14. Huminca Sinaga, (2006). Keharmoniasan Jakarta-Canberra Sulit di Prediksi. : http://www.pikiran-rakyat.co.id/news/0603/31/150518.htm
  15. Haryo Landry Subianto, (2005). Perang Melawan Terorisme: Tantangan bagi Hubungan Bilateral Indonesia Australia”, dalam Mar’iyah, Chusnul, Tantangan dan Kesempatan dalam Hubungan Politik Bilateral. Granit : Jakarta
  16. n n n n, (2006). Terorisme....Bagaimana Mengatasinya. : http://buletinlitbang.dephan.go.id/index.asp?vnomor=17&mnorutisi=6
  17. M. William. Wise, (2005). Indonesia’s War on Terror, United States-Indonesia Society.. :
  18. n n n n, (2003). Waliamanah Lindungi TKI di Arab Saudi . : Bisnis Indonesia
  19. B.S. Safruddin, (2006). Kontribusi Tenaga Kerja Wanita (TKW) Di Luar Negeri Dalam Peningkatan Pendapatan Keluarga dalam media perempuan edisi no 2. Jakarta : media perempuan
  20. n n n n, (0000). Penempatan TKI Menyimpang dari Kepmen 104A/2002. : Business News
  21. William D. Coplin, (1992). Pengantar Politik Internasional: Suatu Telaah Teoritis. Bandung : Sinar Baru
  22. n n n n, (2007). Hubungan Bilateral Indonesia - Saudi Arabia . : http://www.deplu.go.id/?category_id=13&country_id=&news_bil_id=6&bilateral=timurtengah
  23. Erlangga Djumena, (2003). Wapres: Pemerintah Tidak Bisa Tunda Pengiriman TKI. : Kompas
  24. Erlangga Djumena, (2003). Pemerintah Bentuk Lembaga Perlindungan TKI di Arab Saudi dan Kuwait. : Kompas
  25. Angelina Maria Donna, (2003). Pemerintah Ambil Alih Perlindungan TKI di Luar Negeri. : Kompas
  26. n n n n, (2001). Jenazah TKW Dari Arab Akan Diarak ke Kedubes Saudi . : Gatra
  27. n n n n, (1987). Laporan tahunan . Jakarta : Kantor Pusat Antar Kerja Antar Negara (AKAN)
  28. n n n n, (2007). Risalah Ringkas tentang Pelaksanaan Penempatan TKI di Wilayah Akreditasi KBRI Riyadh. : KBRI Riyadh
  29. nn nn, (2007). Informasi Ketenagakerjaan di Arab Saudi . : http://www.kbri-riyadh.org/manpower/mp_mainpage.htm
  30. nn nn, (2007). PERATURAN DAN PROSEDUR BAGI TENAGA KERJA ASING DI ARAB SAUDI . : http://www.kbri-riyadh.org/manpower/peraturantksa.htm
  31. KPPRI KPPRI, (2006). Kebijakan Dan Strategi Perlindungan Tenaga Kerja Perempuan Luar Negeri. Jakarta : http://www.kbri-riyadh.org/manpower/peraturantksa.htm
  32. nn nn, (2003). Tim Perlindungan TKI Mulai Bekerja Awal 2004 . : Kompas
  33. nn nn, (2005). TKI Membutuhkan Komitmen Perlindungan Hukum yang Tegas . : Kompas
  34. nn nn, (2005). Lagi, Seorang PRT Asal Indonesia Dianiaya dan Diperkosa di Arab. : Kompas
  35. nn nn, (2004). Mulai April, Para TKI Didampingi Tim Advokasi. : Kompas
  36. nn nn, (2006). SBY-Raja Arab Saudi Sepakat Tingkatkan Perlindungan. : Kompas
  37. nn nn, (2003). Pemerintah Minta 118 TKI yang Terlibat Prostitusi Dipulangkan. : Koran Tempo
  38. nn nn, (2006). Tenaga Kerja Indonesia Empat Tahun Tak Digaji. : Koran Tempo
  39. T. Managara, (2004). Membedah Penyebab Timbulnya Berbagai Masalah Terhadap TKI Perempuan”, dalam Warta ketenagakerjaan edisi no 7 . Jakarta : Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  40. nn nn, (2003). Belum ada Klaim Kepada Jaminan Sosial TKI. : Media Indonesia
  41. Saudi Embassy, (1969). Labor and Workmen Law of The Kingdom of Saudi Arabia, di akses dari . : www.saudiembassy.net/LaborLaw69-1of4.asp.htm
  42. T. Soelaiman, (2002). Solusi Upaya Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Luar Negeri, jurnal hukum dan pembangunan, vol.32. no 3, .. Jakarta :
  43. nn nn, (2003). Indonesia dan Arab Saudi Tingkatkan Kualitas TKI. : Suara Pembaruan
  44. nn nn, (2006). Pemerintah Targetkan MoU dengan 10 Negara Penempatan TKI. : http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2006/05/10/brk,20060510-77277,id.html
  45. M. Tobing, (1990). Perjalanan Nasib TKI-TKW Antara Rantai Kemiskinan Dan Nasib Perempuan. Jakarta : PT Gramedia
  46. nn nn, (1990). Republik Indonesia nomor 39 Tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di Luar Negeri . Bandung : Himpunan Peraturan Perundang-undangan, Fokus Media
  47. R. Valentina, (2003). Rumitnya Persoalan TKW Kita, Pikiran Rakyat. :
  48. nn nn, (2004). Hampir 75 Persen Tenaga Kerja Indonesia yang Ditempatkan di Luar Negeri Bekerja di Sektor Informal. : http://www.nakertrans.go.id/majalah_buletin/warta_naker/edisi_2/data&analisis.php
  49. Jacob Nuwa Wea, (2004). Kebijakan dan Strategi Penempatan TKI ke Luar Negeri, ’jurnal dinamika masyarakat vol 3. no 2. Jakarta : http://www.nakertrans.go.id/majalah_buletin/warta_naker/edisi_2/data


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 21 / No. : 4 / Pub. : 2008-01
  1. Social Construction Of Consumptivism, And The Role Of Architecture: A Perspective Of Architectural Sociology
  2. Social Conflict And Control Over Forest Land In Lampung
  3. Social Impact Assessment: Can And Should It Empower Community?
  4. Perubahan Ekosistem Di Lahan Kering
  5. Disparitas Antar Wilayah Di Jawa Timur
  6. Kebijakan Pengampunan Pajak (tax Amnesty) (perspektif Kerangka Kerja Implementasi Sunset Policy Mendasarkan Uu No 28 Tahun 2007 )
  7. Indegenisasi Dan Reproduksi Pengetahuan Kapitalisme Dalam Jaringan Kekuasaan Di Dunia Ketiga
  8. Kerjasama Kontra-terorisme Indonesia-australia: Perbandingan Antara Masa Pemerintahan Megawati Soekarnoputri Dan Susilo Bambang Yudhoyono
  9. Tindakan Pemerintah Indonesia Dan Pemerintah Arab Saudi Dalam Menangani Permasalahan Tki Di Arab Saudi