Catalog :



Detail Article

Jurnal THT - KL

ISSN 23378417

Vol. 1 / No. 1 / Published : 2001-01

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

PATHOPHYSIOLOGY, DIAGNOSIS AND TREATMENT CHRONIC RHINOSINUSITIS AT ADULT PEOPLE

PATOFISIOLOGI, DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN RINOSINUSITIS KRONIK TANPA POLIP NASI PADA ORANG DEWASA

Author :

  1. Selvianti --> - / -
  2. Irwan Kristyono --> - / -

Abstract :

Rinosinusitis, istilah bagi suatu proses inflamasi yang melibatkan mukosa hidung dan sinus paranasal, merupakan salah satu masalah kesehatan yang mengalami peningkatan secara nyata dan memberikan dampak bagi pengeluaran finansial masyarakat.1,2 Rinitis dan sinusitis umumnya terjadi bersamaan, sehingga terminologi saat ini yang lebih diterima adalah rinosinusitis.1,2 Rinosinusitis dibagi menjadi kelompok akut, subakut dan kronik.2 Berdasarkan data dari National Health Interview Survey 1995, sekitar 17,4 % penduduk dewasa Amerika Serikat (AS) pernah mengidap sinusitis dalam jangka waktu 12 bulan.3 Dari survei yang dilakukan, diperkirakan angka prevalensi rinosinusitis kronik pada penduduk dewasa AS berkisar antara 13-16 %, dengan kata lain, sekitar 30 juta penduduk dewasa AS mengidap rinosinusitis kronik.1-4 Dengan demikian rinosinusitis kronik menjadi salah satu penyakit kronik yang paling populer di AS melebihi penyakit asma, penyakit jantung, diabetes dan sefalgia.2,4 Kennedy melaporkan pada tahun 1994 adanya peningkatan jumlah kunjungan pasien sinusitis kronik sebanyak 8 juta menjadi total 24 juta pertahun antara tahun 1989 dan 1992.5 Dari Kanada tahun 2003 diperoleh angka prevalensi rinosinusitis kronik sekitar 5 % dengan rasio wanita berbanding pria yaitu 6 berbanding 4 (lebih tinggi pada kelompok wanita).1,3 Berdasarkan penelitian divisi Rinologi Departemen THT-KL FKUI tahun 1996, dari 496 pasien rawat jalan ditemukan 50 % penderita sinusitis kronik.6 Dampak yang diakibatkan rinosinusitis kronik meliputi berbagai aspek, antara lain aspek kualitas hidup ( Quality of Life / QOL ) dan aspek sosioekonomi.1-4 Sejumlah konsensus, guidelines dan position papers yang mencakup epidemiologi, diagnosis dan penatalaksanaan rinosinusitis kronik mulai berkembang pada dekade ini.1 Pada tahun 2005 European Position Paper on Rhinosinusitis and Nasal Polyps (EP3OS) pertama kali dipublikasikan, dipelopori oleh European Academy of Allergology and Clinical Immunology (EAACI) dan diterima oleh European Rhinology Society.1 Pada tahun 2007, EPOS mengalami revisi seiring dengan meningkatnya perkembangan baru pada patofisiologi, diagnosis dan penatalaksanaan rinosinusitis dan polip nasi.1 Diagnosis rinosinusitis kronik dibuat oleh berbagai bidang ilmu terkait termasuk didalamnya antara lain allergologist, otolaryngologist, pulmonologist, dokter umum dan lainnya, namun keseragaman definisi dan standar diagnosis rinosinusitis kronik belum tercapai.1 Mengingat luasnya cakupan ilmu terkait dengan rinosinusitis kronik, besarnya dampak kesehatan yang diakibatkan terutama bagi kelompok penduduk dewasa usia produktif namun disertai keterbatasan data yang ada, maka perlu dipelajari lebih jauh tentang rinosinusitis kronik tanpa polip nasi. Tujuan makalah ini dibuat adalah untuk menguraikan tentang patofisiologi, diagnosis dan penatalaksanaan rinosinusitis kronik tanpa polip nasi khususnya pada orang dewasa dengan berdasarkan pada makalah EP3OS 2007.

Keyword :

Rinosinusitis, mukosa hidung, sinus paranasal,


Daftar Pustaka :

  1. Busquets JM, Hwang PH, (2006). Non polypoid rhinosinusitis: Classification, diagnosis and treatment.. Philadelphia : Lippincot Williams & Wilkins
  2. Lund VJ, (2007). Impact of chronic rhinosinusitis on quality of life and health care expenditure.. New York : WB Saunders Company
  3. Gosepath J, Mann WJ, (2005). Current concepts in therapy of chronic rhinosinusitis and nasal polyposis. - : ORL
  4. Clement PAR, (2006). Classification of rhinosinusitis. In Brook I, eds. Sinusitis from microbiology to management.. New York : Taylor & Francis
  5. Jackman AH, Kennedy DW, (2006). Pathophysiology of sinusitis. New York : Taylor & Francis


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 1 / No. : 1 / Pub. : 2008-01
  1. Additional Low Power Laser On Standard Treatment Of Rhinogenic Acute Maxillary Sinusitis
  2. Recurrent Respiratory Papilloma On 93 Times Of Microlaryngeal Surgery (case Report)
  3. Esophageal Foreign Body Extraction On Patient With Kyphoscoliosis (case Report)
  4. Diagnosis And Management Of Parapharyngeal Abscess
  5. Management Of Nasal Polyp
  6. Esophageal Mucosal Defense Mechanisms From Acid
  7. Pathophysiology, Diagnosis And Treatment Chronic Rhinosinusitis At Adult People