Catalog :




Information Jurnal Hubungan Internasional

Pedoman Penulisan Jurnal Hubungan Internasional

 

  1. Artikel harus orisinil dan belum pernah dimuat di media penerbitan lain (termasuk blog), dan tidak dikirim secara bersamaan ke media atau penerbitan lain.
  2. Panjang artikel: 4.000-4.400 kata (dalam bahasa Indonesia) atau 3.000-3.300 kata (dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya).
  3. Judul  artikel  harus  spesifik  dan  efektif,  terdiri  dari  9-14  kata (dalam bahasa Indonesia) atau 7-10 kata (dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya).
  4. Abstrak terdiri dari 150-200 kata yang ditulis dalam satu paragraf, dilanjutkan dengan kata kunci (keywords); dan terdiri dari dua bahasa (bahasa Indonesia dan bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya).
  5. Isi  artikel harus:  (1)  mempunyai  relevansi  dengan  kebutuhan proses  belajar-mengajar  di  bidang  ilmu  hubungan  internasional; (2) berhubungan dengan persoalan-persoalan global dan strategis  seperti  diplomasi  dan  hubungan  luar  negeri,  perdamaian dan keamanan internasional, ekonomi dan politik internasional,  organisasi  dan  bisnis  internasional,  globalisasi  dan strategi; (3) berkaitan erat dan/atau sesuai dengan bidang keilmuan yang selama ini dikuasai penulis, baik yang berupa tulisan teoritis, metodologis, ringkasan hasil penelitian maupun resensi buku ilmiah; dan (4) memperhatikan obyektifitas substansi dan kaidah-kaidah keilmuan
  6. Penulisan artikel:
    • Di dalam penulisan artikel, hindari penggunaan dot points, pengabjadan, atau penomoran seperti ini:
      • 1.  ....
      • 2.  ....
    • tetapi lebih baik ditulis sebagai berikut: (1) ..., (2) ....
    • Artikel ditulis dalam bentuk essay, sehingga tidak ada format  numerik  (atau  abjad)  yang  memisahkan  antarbab/bagian, ataupun untuk menandai bab/bagian baru.
    • Bila ada tabel dan gambar/grafik, harus diacu dalam pembahasan.
    • Kesimpulan  tidak  dirinci  dalam  poin-poin,  tetapi  berupa paragraf.
  7. Metode kutipan menggunakan ketentuan sebagai berikut:
    • Gunakan running note, bukan footnote atau endnote.
    • Apabila nama pengarang dikutip dalam essay dan merupakan bagian dari kalimat, cantumkan nama pengarang diikuti dengan tahun publikasi dalam kurung.
      • Wade (2007) berpendapat bahwa....
      • Seperti yang diungkapkan oleh Wade (2007), ....
    • Apabila  nama  pengarang  tidak  dikutip  secara  langsung dalam essay, cantumkan nama pengarang dan tahun dalam kurung, dan letakkan di akhir kalimat.
      • .... (Kaldor 2006).
    • Apabila lebih dari satu pengarang dalam essay dan referensi berasal dari lebih dari satu pengarang, cantumkan nama pengarang  secara  berurutan  dengan  memasukkan  tahun dalam kurung.
      • Martin  (2006)  dan  Johnson  (2008)  memiliki  pandangan sama. Keduanya menganggap….
    • Apabila mengutip pendapat lebih dari satu orang secara tidak langsung dalam essay, cantumkan nama pengarang dan tahun terbit secara berurutan dengan dipisahkan tanda titik koma, masukkan dalam kurung.
      • .... (Martin 2006; Johnson 2008).
    • Apabila mengutip sebuah pendapat yang disampaikan lebih dari satu pengarang, cantumkan nama pengarang secara berurutan dan diikuti tahun terbit yang dimasukkan dalam kurung.
      • Falola dan Genova (2005) menyatakan....
      • .... (Falola dan Genova 2005).
    • Apabila  mengutip  sebuah  pendapat  lebih  dari  dua  pengarang, cantumkan hanya pengarang pertama dan diikuti ”et al.”.
      • Eizenstat et al. (2005) berargumen bahwa….
      • …. (Eizenstat et al. 2005).
    • Apabila  nama  pengarangnya  tidak  diketahui, cantumkan judul artikel dan tahun terbit. Judul artikel diapit tanda kutip.
      • Dalam  artikel  “Weak  States  and  Global  Threats:  Fact  or Fiction” (2006), dinyatakan bahwa….
    • Apabila tahun terbit tidak diketahui, cantumkan “t.t.” yang berarti “tanpa tahun”.
      • Sieuw (t.t.) menuliskan….
      • …. (Sieuw t.t.).
    • Apabila mencantumkan nomor halaman
      • Acharya (2004, 58) mengatakan….
      • …. (Acharya 2004, 58).
    • Apabila mengutip pendapat dari satu pengarang dan diterbitkan pada tahun yang berbeda, cantumkan nama pengarang disertai tahun ketika dipublikasikan pertama kali.
      • Laquer (1987 & 1999) mengajukan tesis bahwa ….
      • …. (Laquer, 1987 & 1999).
    • Apabila seorang pengarang mengajukan sejumlah pendapat pada  tahun  yang  sama,  bedakan  dengan  mencantumkan huruf kecil setelah tahun publikasi.
      • Penelitian  awal  Martin  (2006a)  menemukan  bahwa… tetapi penelitian berikutnya oleh Martin (2006b) tampak bahwa….
    • Apabila  mengutip  pendapat  seseorang  (sumber  pertama) yang tercantum dalam artikel yang ditulis oleh orang yang lain (sumber kedua), sumber pertama dituliskan terlebih dahulu.
      • …. (Sageman 2004 dalam Dempsey 2006).
      • Dalam  penelitiannya,  Sageman  (2004  dalam  Dempsey 2006) menemukan bukti bahwa….
      • Sageman (2004), seperti dikutip oleh Dempsey (2006), menyarankan….
  8. Metode penulisan daftar pustaka menggunakan ketentuan sebagai berikut:
    • Daftar pustaka harus sudah dituliskan sesuai dengan urutan abjad family name (nama belakang).
    • Buku dengan satu pengarang
      • Mubah, A. Safril, 2007. Menguak Ulah Neokons: Menyingkap Agenda Terselubung Amerika dalam Memerangi Terorisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
    • Buku dengan dua pengarang
      • Falola,  Toyin,  dan  Ann  Genova,  2005. The Politics of the Global Oil Industry: An Introduction. London: Praeger.
    • Buku dengan lebih dari dua pengarang
      • Grace, Bruno, et al., 1988. A History of the World. Princeton, NJ: Princeton University Press.
    • Buku hasil editan
      • Rotberg, Robert I. (ed.), 2003. State Failure and State Weakness in a Time of Terror. Washington D.C.: Brookings Institution Press. Thomas, Caroline, dan Peter Wilkin (eds.), 1999. Globalization, Human Security and the African Experience. Boulder, Colo: Lynne Rienner
      • Baylis, John et al. (eds.), 2007. Strategy in the Contemporary World. Oxford: Oxford University Press.
    • Artikel dalam buku
      • Parsa, Misagh, 2003. “Will Democratization and Globalization  Make  Revolutions  Obsolete?”,  dalam  Foran, John  (ed.),  2003. The Future of Revolutions: Rethinking Radical Change in the Age of Globalization. London: Zed Book.
    • E-book
      • Fishman,  Robert.,  2005. The Rise and Fall of Suburbia.  [ebook]. Chester: Castle Press. dalam libweb.anglia.ac.uk/E-books [diakses 24 Juli 2006].
      • Employment Law and Practice.  2005.  [CD-ROM].  London: Gee.  dalam  libweb.anglia.ac.uk/E-books [diakses  1 Agustus 2007].
    • Apabila ada satu pengarang dengan dua buku yang dikutip
      • Martin,  Gus,  2006a. Understanding Terrorism.  California: Sage Publications.
      • _____,  2006b.  “Globalization  and  International  Terrorism”,  dalam  Ritzer,  George,  (ed).  2006. The Blackwell
        Companion to Globalization. Malden, MA: Blackwell.
    • Artikel dalam jurnal
      • Wardhani, Baiq, 2007. “Diplomasi dan Intervensi: Keterlibatan  Pihak  Ketiga  dalam  Konflik  Etnis  Pemisahan
        Diri”, Global & Strategis, 1 (1): 1-11.
    • Artikel dalam media massa
      • Susilo, I. Basis, 2008. “Antara Hillary dan Obama”, Kompas, 31 Januari, hlm 6.
    • Artikel Online
      • International Monetary Fund, 2007a. World Economic Outlook  [online]. dalam  http://www.imf.org/external/Pubs/FT/WEO/2007/01/index. htm [diakses 20 Februari 2008].
    • Undang-Undang
      • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, 2002. Jakarta: DPR RI.
    • Publikasi resmi lembaga pemerintah
      • Buku Putih Departemen Pertahanan Republik Indonesia, 2008. Jakarta: Departemen Pertahanan RI.
    • Laporan tahunan
      • United  Nations  Development  Program  (UNDP),  1994. Human Development Report 1994.
    • DVD/VCD
      • The  Habibie  Center,  2004. Publikasi 5 Tahun, 1999-2004. [VCD]. Jakarta: The Habibie Center.
    • Video (Film)
      • Pilger, John. 2001. The New Ruler of the World. [video]. Jakarta: Indy Cinema.
    • Skripsi/Tesis/Disertasi
      • Wahyudi,  Fendy  Eko,  2008. Pengaruh Kausalitas Tingkat Fertilitas Total (TFR) Penduduk terhadap Tingkat Demokrasi: Tinjauan Demokrasi Gelombang Ke-4 (1991-2000). Skripsi Sarjana. Surabaya: Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga.
  9. Penulis  harus  menyertakan  curriculum  vitae  (CV)  yang  berisi nama  lengkap,  tempat  &  tanggal  lahir,  alamat  lembaga  atau alamat pribadi untuk berkorespondensi (nama jalan, kota, kode pos, email, telepon, dan faksimili), pengalaman kerja, riwayat pendidikan, dan judul skripsi/tesis/disertasi.
  10. Tulisan dikirim via email ke jhi.unair@gmail.com Tulisan yang dikirim ke redaksi harus sudah sesuai dengan pedoman penulisan jurnal ini.
  11. Redaksi berhak mengedit artikel tanpa mengubah substansi dan pokok pikiran penulisnya. Redaksi juga tidak akan mengembalikan artikel yang tidak layak muat.

2015-03-18, Source : Cakra Studi Global Strategis (CSGS)