Catalog :




Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-06

TOC : 16, and page :476 - 485

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Pengaruh kebijakan mengenai etnis tionghoa di indonesia era pemerintahan abdurrahman wahid terhadap hubungan bilateral indonesia dan tiongkok

Author :

  1. Bakti Putra Dwivianto*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

In the history of bilateral relations of Indonesia and People’s Republic of China, the fate of Chinese ethnicity in Indonesia (Tionghoa)has always been a major aspect. The rlations between the two countries were good in the Old Order but worsened in the New Order. Hubungan bilateral kedua negarasempat baik di masa Orde Lama dan memburuk di Era Orde Baru. After the monetary crisis and the May 1988 phenomena, Indonesia under Abdurrahman Wahid created policy regarding Tionghoa people. Not long after, the relations between Indonesia and China expanded massively in many sectors. This research’s purpose is to find whethere there had been a relation between Indonesia’s policy toward Tionghoa to the bilateral relations between Indonesia and China. Using the Image Theory, it is found that the change of image of Indonesia affected the policy made by China, and the fact that China viewed Tionghoa as their diaspora helped China to response reciprocally to Indonesia’ treatment to Tionghoa.

Keyword :

Kebijakan Indonesia era Abdurrahman Wahid, Etnisitas dan diskriminasi, Respon resiprokal, Hubungan bilateral Indonesia-Tiongkok,


References :

  1. Barabantseva, Elena, (2005). The Party- State’s Transnational Outreach: Overseas Chinese Policies of the PRC’s Central Government. - : Tuebingen: Institute of Chinese and Korean Studies


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-06
  1. Penyebab dikuasainya industri pertelevisian tiongkok oleh drama korea tahun 2005-2011
  2. Partisipasi china dalam kontes kecantikan internasional: latar belakang konseptual dan kebutuhan praktis
  3. Perbedaan respon indonesia dan korea selatan dalam penyelesaian jugun ianfu terhadap jepang
  4. Kesenjangan kebangkitan teknologi informasi dan rendahnya pemanfaatan e-commerce di india pada tahun 1991 – 2014
  5. Penolakan publik jepang terhadap produk budaya korea selatan
  6. Program lingkungan dalam global games: fifa green goal programme di piala dunia 2010 afrika selatan
  7. motif di balik campur tangan amerika serikat dalam skandal fifa 2015
  8. Penggunaan cyberwar melalui stuxnet project oleh amerika serikat dalam merespon perkembangan proyek nuklir iran di natanz
  9. Pengaruh kelompok wahabi terhadap politik luar negeri arab saudi dalam arab spring di mesir tahun 2011-2013
  10. Pengaruh idiosinkretik ahmadinejad terhadap kebijakan pengembangan nuklir iran tahun 2005-2013
  11. Peran un women dalam upaya thailand mengatasi permasalahan perdagangan perempuan
  12. Keterkaitan pemerintah amerika serikat dan google inc sebagai upaya mendominasi sektor teknologi informasi di eropa
  13. Investigasi advokasi pengendalian tembakau di indonesia: studi kasus tcsc jawa timur
  14. Normalisasi hubungan diplomatik inggris-iran (2011-2015)
  15. Implikasi kerjasama tiongkok-rusia terkait upaya menjaga keamanan energi tiongkok
  16. Kebijakan moratorium dan dampaknya terhadap pengiriman tenaga kerja ke arab saudi
  17. Pengaruh kebijakan mengenai etnis tionghoa di indonesia era pemerintahan abdurrahman wahid terhadap hubungan bilateral indonesia dan tiongkok
  18. Negara liliput dalam persoalan digital: upayaupaya swiss menghadapi ancaman keamanan siber
  19. Ketidakefektifan program pemerintah thailand dalam menjalankan rekomendasi uniap
  20. Analisis keputusan presiden amerika serikat barack obama dalam modernisasi nuklir 2009-2014
  21. Perubahan kebijakan luar negeri tiongkok terkait uji coba nuklir ketiga korea utara tahun 2013
  22. Vokalitas perempuan marshall islands dalam menyuarakan isu dampak uji coba nuklir amerika serikat (as) di republik marshall islands (rmi)
  23. Keberhasilan privatisasi pengelolaan air bersih di chili
  24. Kepentingan vanuatu dalam usaha pemerdekaan papua