Catalog :




Detail Article

PharmaScientia

ISSN 2302-0725

Vol. 2 / No. 2 / Published : 2013-12

TOC : 1, and page :1 - 8

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Pengaruh kecepatan pengadukan terhadap karakteristik fisik mikrosfer ovalbumin-alginat dengan metode aerosolisasi

Author :

  1. Della Amanda Utama*1
  2. Dewi Melani Hariyadi*2
  3. Esti Hendradi*3
  4. -*4
  5. -*5
  1. Departemen Farmasetika Fakultas Farmasi Universitas Airlangga
  2. Dosen Fakultas Farmasi
  3. Departemen Farmasetika Fakultas Farmasi Universitas Airlangga
  4. -
  5. -

Abstract :

Dalam penelitian ini dibuat mikrosfer ovalbumin-alginat menggunakan polimer alginat dan CaCl2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecepatan pengadukan pada karakteristik fisik, kandungan ovalbumin dalam mikrosfer, efisiensi penjebakan, dan yield. Mikrosfer dibuat dengan metode aerosolisasi. Produksi mikrosfer, aerosolisasi, memiliki proporsi alginat-ovalbumin yaitu 1:1 dengan konsentrasi alginat 2,5%, konsentrasi CaCl2 0,5 M dengan kecepatan pengadukan 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan ovalbumin untuk F1, F2, dan F3 secara berturut-turut adalah 61,81% ± 1,73; 60,83% ± 6,29; 55,82% ± 4,57 sedangkan efisiensi penjebakan ovalbumin untuk F1, F2, dan F3 adalah 62,67 ± 10,55, 53,08 ± 6,05; 55,60 ± 4,45. Yield adalah 50,59 ± 7,46; 43,60 ± 0,65; 49,81 ± 0,99. Berdasarkan analisis statistik, F hitung <F tabel, artinya tidak ada perbedaan bermakna pada ketiga formula. Ukuran partikel formula menurun dengan meningkatkan kecepatan pengadukan dari 1000 rpm sampai 1500 rpm menghasilkan ukuran 22,55 µm, 14,56 µm, dan 11,97 µm untuk formula F1, F2, dan F3. Hal ini dapat disimpulkan bahwa dengan meningkatkan kecepatan pengadukan, ukuran partikel semakin kecil dan tidak ada perbedaan bermakna untuk kandungan ovalbumin dalam mikrosfer, efisiensi penjebakan dan yield.

Keyword :

ovalbumin, alginat, mikrosfer, aerosolisasi, kecepatan pengadukan,


References :

  1. Croguennec, Thomas., Anne, R., Sylvie, B., J. J. Dubois., Stephane, P, (2007). Interfacial properties of heat-treated ovalbumin. New York : Elsevier
  2. Mladenovska, K., Janevik, E.M., Glavas, M.D., Kumbaradzi, E.F. & Goracinova, K, (2003). Biodistribution of 131I-BSA loaded gelatin microspheres after peroral application to BALB/c mice–Particle size study. - : Acta Pharmaceutical
  3. Joshi. S., Patel, P., Lin, S.Anda., Madan, (2012). Development of cross-linked alginate spheres by ionotropic gelation tecnique for controlled release of naproxen Orally. - : Asian Journal
  4. Lee, K. Y., David, J. M., (2012). Alginate : properties and biomedical application. - : -
  5. Manjanna, K. M., Kumar, T. M. P., Shivakumar, (2010). Calcium alginate cross-linked polymeric microbeads for oral sustained drug delivery in arthritis. - : -


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 2 / Pub. : 2013-12
  1. Pengaruh kecepatan pengadukan terhadap karakteristik fisik mikrosfer ovalbumin-alginat dengan metode aerosolisasi
  2. Karakterisasi proniosom ibuprofen-span 60-kolesterol yang dibuat dengan pelarut propanol dan fase air gliserol 0,1%
  3. Aktivitas antibakteri sel amobil streptomyces griseus atcc 10137 dalam matriks poliakrilamid terhadap staphylococcus aureus atcc 25923
  4. karakterisasi sediaan, pelepasan dan uji penetrasi natrium diklofenak dengan sistem mikroemulsi dalam gel hpmc 4000
  5. Perbandingan aktivitas sitotoksik senyawa 1-(4-klorobenzoiloksi)urea dan 1-(4-metilbenzoiloksi)urea