Catalog :




Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-02

TOC : 1, and page :298 - 308

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Penyebab dikuasainya industri pertelevisian tiongkok oleh drama korea tahun 2005-2011

Author :

  1. Nadya Eva Firdhani *1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

This research motivated by the problem that emerged due the number of korean drama consumers, which considered to have control the Chinese broadcasting industry. This causes Chinese government found it necessary to stop the popularity of korean drama by issued a restriction policy for all South Korea television programs. However, that restriction policy failed because the import figures of korean drama in China stabilized quickly and continued to increase. This research tried to find the factors that cause the Chinese broadcasting industry still controlled by korean drama, although it had imposed restriction policy before, by using Trade Openness theory, Cultural Diplomacy theory, Cultural Proximity concept, and Cultural Hybridization thesis. In the end, the researcher found that the cause of the Chinese broadcasting industry controlled by korean drama can not be separated from Chinese government decision to transform became open to the international community and South Korea government decision to  develop their own culture industry. In addition, China-South Korea relationship in the past makes both countries bound by the same way tradition, can be a possible cause of the korean drama popularity in China is hard to stop. Moreover, korean drama as part of korean wave is a form of cultural mix between the West and the East that considered as an alternative culture for China.

Keyword :

industri pertelevisian, drama korea, tiongkok, korea selatan,


References :

  1. Christopher J. Coyne dan Claudia R. Williamson. , (2012). Trade Openness and Culture . - : -


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-06
  1. Penyebab dikuasainya industri pertelevisian tiongkok oleh drama korea tahun 2005-2011
  2. Partisipasi china dalam kontes kecantikan internasional: latar belakang konseptual dan kebutuhan praktis
  3. Perbedaan respon indonesia dan korea selatan dalam penyelesaian jugun ianfu terhadap jepang
  4. Kesenjangan kebangkitan teknologi informasi dan rendahnya pemanfaatan e-commerce di india pada tahun 1991 – 2014
  5. Penolakan publik jepang terhadap produk budaya korea selatan
  6. Program lingkungan dalam global games: fifa green goal programme di piala dunia 2010 afrika selatan
  7. motif di balik campur tangan amerika serikat dalam skandal fifa 2015
  8. Penggunaan cyberwar melalui stuxnet project oleh amerika serikat dalam merespon perkembangan proyek nuklir iran di natanz
  9. Pengaruh kelompok wahabi terhadap politik luar negeri arab saudi dalam arab spring di mesir tahun 2011-2013
  10. Pengaruh idiosinkretik ahmadinejad terhadap kebijakan pengembangan nuklir iran tahun 2005-2013
  11. Peran un women dalam upaya thailand mengatasi permasalahan perdagangan perempuan
  12. Keterkaitan pemerintah amerika serikat dan google inc sebagai upaya mendominasi sektor teknologi informasi di eropa
  13. Investigasi advokasi pengendalian tembakau di indonesia: studi kasus tcsc jawa timur
  14. Normalisasi hubungan diplomatik inggris-iran (2011-2015)
  15. Implikasi kerjasama tiongkok-rusia terkait upaya menjaga keamanan energi tiongkok
  16. Kebijakan moratorium dan dampaknya terhadap pengiriman tenaga kerja ke arab saudi
  17. Pengaruh kebijakan mengenai etnis tionghoa di indonesia era pemerintahan abdurrahman wahid terhadap hubungan bilateral indonesia dan tiongkok
  18. Negara liliput dalam persoalan digital: upayaupaya swiss menghadapi ancaman keamanan siber
  19. Ketidakefektifan program pemerintah thailand dalam menjalankan rekomendasi uniap
  20. Analisis keputusan presiden amerika serikat barack obama dalam modernisasi nuklir 2009-2014
  21. Perubahan kebijakan luar negeri tiongkok terkait uji coba nuklir ketiga korea utara tahun 2013
  22. Vokalitas perempuan marshall islands dalam menyuarakan isu dampak uji coba nuklir amerika serikat (as) di republik marshall islands (rmi)
  23. Keberhasilan privatisasi pengelolaan air bersih di chili
  24. Kepentingan vanuatu dalam usaha pemerdekaan papua