Catalog :




Detail Article

Majalah Kedokteran Respirasi

ISSN 0216-5899

Vol. 2 / No. 1 / Published : 2011-01

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Peran antikolinergik sebagai bronkodilator

Author :

  1. Farida A. Soetedjo*1
  2. Benjamin P. Margono*2
  1. PPDS I IP Paru FK Unair/RSU Dr. Soetomo Surabaya.
  2. Staf Bag/SMF IP Paru FK Unair/RSU Dr. Soetomo Surabaya

Abstract :

Antikolinergik saat ini digunakan secara luas pada pengobatan penyakit-penyakit obstruksi saluran napas, dan merupakan bronkodilator pilihan untuk pengobatan penyakit paru obstruksi kronik (PPOK). (1)          Mekanisme kolinergik memegang peranan penting dalam mengatur tonus dan kaliber saluran pernapasan. Pada penyakit asma dan PPOK, sistim saraf parasimpatik kolinergik merupakan salah satu mekanisme yang berperan atas terjadinya bronkospasme, dan pada PPOK tonus kolinergik adalah satu-satunya komponen yang bersifat reversibel. (1,2)          Penggunaan antikolinergik sebagai bronkodilator sebenarnya telah dikenal sejak awal abad 19, walaupun bagaimana cara kerjanya belum diketahui. Pada tahun 1833, Geiger dan Hess berhasil mengisolasi bahan aktif alkaloid atropine (daturine) yang berasal dari daun tumbuhan Datura stramonium. (7)          Penggunaan atropine banyak memberikan efek samping karena cara kerjanya yang tidak selektif atau tidak bersifat bronkoselektif. Efek samping yang ditimbulkan berupa rasa kering di mulut, halusinasi, adiksi bahkan sampai menyebabkan kematian. Akibat adanya efek samping yang tidak nyaman bahkan membahayakan bagi penderita, dan juga mulai dikenalnya obat-obat bronkodilator dari golongan b2-agonist yang lebih efektif, maka penggunaan antikolinergik sebagai bronkodilator sempat ditinggalkan. (8)          Tetapi, sejak ditemukan dan dikembangkannya Ipratropium bromide suatu amonium kuartener derivat atropine, yang jauh lebih aman daripada atropine telah menarik perhatian kembali para ahli akan penggunaan antikolinergik sebagai bronko-dilator untuk pengobatan penyakit obstruksi saluran napas. (8)

Keyword :

Bronkodilator, Cholinergik, Kolinergik,


References :

  1. Barnes PJ., (1999). Airway muscarinic receptors. In: Spector SL. Anticholinergic agents in the upper and lower airways. New York : Marcel Dekker


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 2 / No. : 1 / Pub. : 2011-01
  1. Hubungan kadar interleukin-8 (il-8) saluran napas dengan derajat keparahan ppok
  2. Peran antikolinergik sebagai bronkodilator
  3. Penyakit paru yang diinduksi obat (drug-induced lung disease)
  4. Terapi bedah pada penderita dengan persistent hemoptysis
  5. Seorang penderita fistel empiema toraks dengan colostomy bag