Catalog :




Information PharmaScientia

Petunjuk Penulisan Naskah

 

  1. Naskah ditulis dengan program Microsoft word. Jenis huruf: Times New Romans, 12 point, ‘Reguler’ (khusus untuk judul: 14 point, ‘Bold’), dua spasi. Rumus struktur kimia data dibuat dengan Chemdraw. Foto dan gambar dalam format jpeg/jpg dan untuk grafik dapat digunakan excel dan hitam putih.
  2. Naskah dikirim dalam bentuk file (disket, USB atau e-mail) dan satu eksemplar hasil cetakan satu muka (tidak bolak balik) pada kertas ukuran A4 (210x297 mm), dengan jarak tepi 3 cm dari semua sisi, maksimal 25 halaman. File gambar dan tabel ditempatkan terpisah dari file naskah.
  3. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Naskah disusun dengan urutan sebagai berikut:
  1. a.      JUDUL ditulis dengan huruf kapital (maksimal 20 kata). Jika ada judul pelari/running title, maka maksimal 10 kata.
  2. b.      Nama penulis/para penulis (tanpa gelar; nama ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pertama) beserta nama lengkap instansi penulis. Jika para penulis berasal dari instansi yang berbeda maka gunakan tanda a), b), c) dan seterusnya dibelakang nama masing-masing penulis. Penulis yang menjadi alamat korespondensi diberi tanda *) dan alamat instansi harus tercantum dengan lengkap beserta alamat e-mail.
  3. c.    ABSTRAK; dalam bahasa Indonesia dan Inggris, maksimal 200 kata dalam satu spasi.
  4. d.      KATA KUNCI: 1-5 kata ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
  5. e.       PENDAHULUAN
  6. f.       METODE PENELITIAN. Berisi penjelasan tentang: Bahan (sebutkan asal dan kualifikasinya). Alat (hanya yang sangat menentukan hasil penelitian; sebutkan nama, merk dan kualifikasinya). Metode penelitian.
  7. g.      HASIL DAN PEMBAHASAN
  8. h.      KESIMPULAN
  9. i.        UCAPAN TERIMA KASIH
  10. j.        DAFTAR PUSTAKA (lihat petunjuk cara penulisan). Jumlah daftar pustaka maksimal 30 pustaka.
  11. k.      LAMPIRAN


 

Tabel dan keterangan; tabel harus utuh dalam satu halaman. Judul tabel ditulis dibagian atas tabel dengan nomer urut angka arab.

Gambar termasuk grafik dibuat hitam putih, terpisah dari naskah, maksimum 1 halaman dan minimum ¼ halaman. Judul gambar ditulis dibagian bawah gambar dengan nomer urut angka arab.

Pustaka dalam naskah ditunjukkan dengan nama akhir penulis diikuti tahun. Bila pustaka mempunyai lebih dari satu penulis, ditulis nama akhir penulis utama diikuti dengan et al. Lalu tahun. Contoh:

  1. Menurut Indrayanto (1994), tidak ditentukan adanya solasodina pada kalus Solanum mammosum.
  2.  Kultur suspensi sel Solanum mammosum mempunyai kemampuan melakukan biotransformasi salisilamida menjadi glikosidanya (Syahrani et al., 1997)                                                                                                                                                                                    Buku; semua nama penulis disebutkan (nama akhir ditulis lengkap, diikuti singkatan nama depan), tahun terbit, judul artikel, nama editor, judul buku dan volume (ditulis miring/italic), edisi, penerbit, kota dan nomor halaman.                                                                                                                                                                        Daftar pustaka ditulis dengan spasi 1 dan disusun berdasarkan abjad nama akhir penulis utama.

Contoh:

Indrayanto, G., Syahrani, A., Utami, W., Santoso, M.H. (1994) Diosgenin, in: Brittain, H.G. (Ed.) Analytical Profiles of Drug Substances and Excipients, Vol. 23, Academic Press, New York-London, pp. 99124.

Tyler, V.E., Brady, L.R., Robbers, J.E., (1988) Pharmacognosy, 9th Ed., Lea and Febiger, Philadelphia, pp. 57-81.  

            Majalah/jurnal; semua nama penulis disebutkan (nama akhir ditulis lengkap, diikuti singkatan nama lainnya yang diambil dari huruf depan nama tersebut) setelah itu ditulis tahun terbit, judul artikel, nama majalah jurnal dan volume (ditulis miring/italic) terakhir nomer halaman.

Contoh:

Agrawal, P.K. (1992) NMR Spectrosocpy in the structural elucidation of oligosaccharides and glycosides, Phytochemistry, 31, pp. 3307-3330.

Syahrani, A., Indrayanto, G., Sutarjadi, Wilkins, A., (1997) Bioconversion of salicylamide by cell suspension cultures of Solanum mammosum, Chemical and Pharmaceutical Bulletin, 45, pp. 555-557.  

             Skripsi, thesis, disertasi atau poster serta lainnya.

Contoh:

Sondakh, R., (1989) Biotransformasi progesterone oleh kultur kalus Solanum mammosum, Tesis Magister sains, Fakultas Pascasarjana Universitas Airlangga.

 

Naskah yang diterima akan dikoreksi, diberi catatan dan dikirimkan kembali kepada penulis untuk diperbaiki. Penulis mengirimkan kembali naskah yang telah diperbaiki dalam bentuk cetakan dan bentuk file.

2013-06-24, Source :