Catalog :




Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-06

TOC : 20, and page :545 - 559

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Vokalitas perempuan marshall islands dalam menyuarakan isu dampak uji coba nuklir amerika serikat (as) di republik marshall islands (rmi)

Author :

  1. Suaidah*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

This paper departs from issues on why women are so vocal in voicing the issue of the impact of the US nuclear tests in the Marshall Islands. This becomes problematic because of the impact that occurs as a result of nuclear weapons testing not only happen to women, but occurs in the entire population of RMI. From the above problems, this paper explore the factors that encourage female  to be vocal in doing these movements, using ecofeminist perspective and study of ecofeminist rhetoric. As for the theoretical study, women were more vocal in their role because women were the most affected, especially in the health problems caused by the US oppression in the form of nuclear tests. Besides the role of women RMI is also based on matrilineal social system that demands women to be responsible as stewards, and uphold the neighborhood as a place to stay that has a value of spiritual, cultural, and material. Their shared experience of suffering oppression on the women RMI form various movements with the same vision that demands responsibility and simultaneously warn the United States and also other countries that develop  nuclear weapons.

Keyword :

Nuclear test US, nuclear impact, ecofeminism, women movement, matrilineal system,


References :

  1. Shiva, Vandana & Maria Mies, (2005). Ecofeminism: Perspektif Gerakan Perempuan & Lingkungan. - : Ire press


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-06
  1. Penyebab dikuasainya industri pertelevisian tiongkok oleh drama korea tahun 2005-2011
  2. Partisipasi china dalam kontes kecantikan internasional: latar belakang konseptual dan kebutuhan praktis
  3. Perbedaan respon indonesia dan korea selatan dalam penyelesaian jugun ianfu terhadap jepang
  4. Kesenjangan kebangkitan teknologi informasi dan rendahnya pemanfaatan e-commerce di india pada tahun 1991 – 2014
  5. Penolakan publik jepang terhadap produk budaya korea selatan
  6. Program lingkungan dalam global games: fifa green goal programme di piala dunia 2010 afrika selatan
  7. motif di balik campur tangan amerika serikat dalam skandal fifa 2015
  8. Penggunaan cyberwar melalui stuxnet project oleh amerika serikat dalam merespon perkembangan proyek nuklir iran di natanz
  9. Pengaruh kelompok wahabi terhadap politik luar negeri arab saudi dalam arab spring di mesir tahun 2011-2013
  10. Pengaruh idiosinkretik ahmadinejad terhadap kebijakan pengembangan nuklir iran tahun 2005-2013
  11. Peran un women dalam upaya thailand mengatasi permasalahan perdagangan perempuan
  12. Keterkaitan pemerintah amerika serikat dan google inc sebagai upaya mendominasi sektor teknologi informasi di eropa
  13. Investigasi advokasi pengendalian tembakau di indonesia: studi kasus tcsc jawa timur
  14. Normalisasi hubungan diplomatik inggris-iran (2011-2015)
  15. Implikasi kerjasama tiongkok-rusia terkait upaya menjaga keamanan energi tiongkok
  16. Kebijakan moratorium dan dampaknya terhadap pengiriman tenaga kerja ke arab saudi
  17. Pengaruh kebijakan mengenai etnis tionghoa di indonesia era pemerintahan abdurrahman wahid terhadap hubungan bilateral indonesia dan tiongkok
  18. Negara liliput dalam persoalan digital: upayaupaya swiss menghadapi ancaman keamanan siber
  19. Ketidakefektifan program pemerintah thailand dalam menjalankan rekomendasi uniap
  20. Analisis keputusan presiden amerika serikat barack obama dalam modernisasi nuklir 2009-2014
  21. Perubahan kebijakan luar negeri tiongkok terkait uji coba nuklir ketiga korea utara tahun 2013
  22. Vokalitas perempuan marshall islands dalam menyuarakan isu dampak uji coba nuklir amerika serikat (as) di republik marshall islands (rmi)
  23. Keberhasilan privatisasi pengelolaan air bersih di chili
  24. Kepentingan vanuatu dalam usaha pemerdekaan papua