Commonline
ISSN
Vol. 4 / No. 1 / Published : 2015-01
Order : 3, and page :26 - 37
Related with : Scholar Yahoo! Bing
Original Article :
Analisis visual identitas kota malang melalui foto-foto pada festival malang tempoe doeloe 2014 : satoes akoe 100 lakoe
Author :
- Arif Siswanto *1
- Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract :
ABSTRAK Penelitian ini membahas identitas Kota Malang yang direpresentasikan melalui simbol-simbol visual yang ditampilkan melalui foto-foto pada Festival Malang Tempoe Doeloe (MTD) 2014: Satoes Akoe 100 Lakoe.Penelitian ini menggunakan visual methodology dengan perspektif site of self dimana peneliti melakukan interpretasi terhadap foto menggunakan teori poskolonialisme, kosmopolitan, identitas dan globalisasi. Sebagai kota yang pernah mengalami masa kolonialisme, dampak dari imperialisme masih dapat dirasakan di Kota Malang hingga saat ini. Fenomena ini dapat dirasakan melalui keberadaan bangunan-bangunan kolonial yang masih berdiri megah di Kota Malang. Identitas Kota Malang yang sudah terbentuk pada masa kolonial dimunculkan kembali pada konteks kekinian maka telah terjadi eksistensi identitas tersebut dengan kata lain identitas tersebut masih berjalan. Sehingga identitas kolonial pada Kota Malang merupakan identitas global yang sudah terbentuk pada masa kolonial dan tetap bertahan hingga sekarang. Kata Kunci: Kota Malang, Identitas, Poskolonialisme, Konsmopolitan, Globalisasi.
Keyword :
kota malang, identitas, poskolonialisme, kosmopolitan, globalisasi,
References :
Basundoro, P,(2009) Dua Kota Tiga Zaman Surabaya dan Malang Sejak Kolonial sampai Kemerdekaan 1 : Yogyakarta: Penerbit Ombak
Magdalena Nowicka, M. R,(2009) Cosmopolitanism in Practice. 1 : Farnham: Shgate.





