Komunitas
ISSN 2303-1166
Vol. 3 / No. 1 / Published : 2014-01
Order : 20, and page :1 - 20
Related with : Scholar Yahoo! Bing
Original Article :
Konstruksi sosial keluarga tanpa anak (studi deskriptif tentang makna keluarga tanpa anak dan stigma yang dialami oleh pasangan suami istri tanpa anak di surabaya)
Author :
- fini prisilia dewi*1
- Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya realitas sosial pasangan suami istri yang mengalami infertilitas dalam waktu lama tanpa anak mampu bertahan dan harmonis menjaga keutuhan pernikahan. Teori yang digunakan adalah teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann serta teori stigma dari Erving Goffman, di mana melalui proses dialektika eksternalisasi, obyektivasi dan internalisasi, maka pasangan suami istri tanpa anak memberikan makna dan bentuk stigma yang dialami terhadap realitas sosial keluarga tanpa anak. Tipe penelitian yang digunakan deskriptif dengan paradigma definisi sosial. Penelitian dilakukan di Surabaya sebanyak 7 informan dipilih menggunakan teknik purposive yaitu pasangan suami istri yang dilihat dari usia, lama pernikahan dan kondisi sosial ekonomi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pasangan suami istri tanpa anak mengkonstruksi keluarga tanpa anak sebagai takdir yang harus diterima dengan pasrah, ikhlas, bersyukur dan menjalani hidup apa adanya. Pasangan suami istri dengan lama pernikahan 6-10 tahun menyikapi tanpa anak dengan mendatangi keponakan, sedangkan pasangan suami istri dengan lama pernikahan lebih dari 40 tahun menyikapi tanpa anak dengan pernah merawat dan mengasuh keponakan. Bentuk stigma mandul dialami oleh pasangan suami istri tanpa anak, muncul dari lingkungan sosial disikapi dengan biasa saja dan tidak peduli atas stigma tersebut.Kata Kunci : keluarga, tanpa anak, makna, stigma
Keyword :
keluarga, tanpa anak, makna , stigma,
References :
Berger, L. Peter dan Thomas Luckmann,(1990) Tafsir Sosial Atas Kenyataan Jakarta : LP3ES,





