UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

OVOZOA

ISSN 2302-6464

Vol. 5 / No. 1 / Published : 2016-04

Order : 8, and page :34 - 39

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Peningkatan fertilitas tikus putih jantan (rattus norvegicus) dengan teknik akupuntur

Author :

  1. Ainun Septia Putri*1
  2. A. Swasti Ivana Lee*2
  3. Fachrun Nisa*3
  4. Herlina Masyitoh*4
  5. Imas Hapsari*5
  1. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan
  2. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan
  3. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan
  4. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan
  5. Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan

Abstract :

Extreme heat merupakan kondisi lingkungan bertemperatur tinggi yang berpotensi mengakibatkan infertilitas. Peningkatan suhu secara drastis di Indonesia sebagai akibat pemanasan global berdampak buruk pada fungsi fisiologis sistem reproduksi. Pencegahan dan pengobatan berbahan herbal maupun kimiawi banyak diproduksi untuk mengatasi infertilitas yang disebabkan extreme heat. Terapi akupuntur diharapkan menjadi solusi alternatif untuk mengurangi panas tubuh dan mengembalikan fungsi sistem reproduksi. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan hewan coba tikus putih sebanyak 20 ekor yang dibagi kedalam lima perlakuan yakni, K+ tanpa paparan extreme heat dan akupuntur, K- dipapar extreme heat 20 detik, P1 dipapar extreme heat 5 detik dan akupuntur, P2 dipapar extreme heat 10 detik dan akupuntur, P3 dipapar extreme heat 20 detik dan akupuntur. Data kualitas spermatozoa, spermatogenesis, dan kadar testosteron akan dianalisis dengan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan apabila terdapat hasil yang berbeda nyata (p<0,05). Hasil spermatogenesis menunjukkan bahwa K- berbeda nyata (p<0,05) dengan P1, sedangkan P2 dan P3 tidak berbeda nyata (p>0,05). Hasil kadar testosteron menunjukkan tidak berbeda nyata (p>0,05) pada semua perlakuan. Kesimpulan penelitian bahwa terapi akupuntur dapat meningkatkan kualitas spermatozoa dan spermatogenesis pada gambaran histopatologi testis yang telah dipapar extreme heat selama 5 detik, namun tidak berpengaruh terhadap kadar testosteron.

Keyword :

extreme heat, acupuncture, spermatogenesis, spermatozoa, testosteron,


References :

Ashamu E, Salawu E, Oyewo O, Alhassan A, Alamu O, Adegoke A.,(2010) Efficacy of vitamin C and ethanolic extract of Sesamum indicum in promoting fertility in male Wistar rats. 3:11–4. : J Hum Reprod Sci.

Dobson, H., Ghuman, S., Prabhakar, S., Smith, R.,(2003) A conceptual model of the influence of stress on female reproduction. 125 (2) : 151–163. : Reproduction





Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 1 / Pub. : 2016-04
  1. Hubungan Umur, Berat Badan, Paritas, Dan Bulan Laktasi Terhadap Kualitas Susu Sapi Perah Peranakan Friesian Holstein (pfh) Di Kud Tani Wilis Sendang Tulungagung
  2. Pengaruh Umur Terhadap Efisiensi Reproduksi Dan Status Fertilitas Sapi Perah Di Kud Suka Mulyakecamatan Wates Kabupaten Kediri
  3. Kajian Morfometri Spermatozoa Terejakulasi Sugar Glider (petaurus Breviceps Papuanus)
  4. Pengaruh Lama Thawing Terhadap Motilitas Dan Nekrosis Spermatozoa Semen Beku Sapi Simmental
  5. Kualitas Spermatozoa Domba Merino Dan Domba Ekor Gemuk Pasca Thawing Menggunakan Pengencer Yang Mengandung Lesitin Nabati Dengan Waktu Equilibrasi Yang Berbeda
  6. Hubungan Umur Terhadap Kasus Retensio Sekundinarum Dan Dampaknya Terhadap Birahi Dan Kebuntingan
  7. Angka Kebuntingan Sapi Di Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Yang Diinseminasidengan Semen Beku Sapi Limousin
  8. Peningkatan Fertilitas Tikus Putih Jantan (rattus Norvegicus) Dengan Teknik Akupuntur
  9. Efek Ekstrak Buah Pare (momordica Charantia Linn.) Terhadap Jumlah Sel Leydig Tikus Putih (rattus Norvegicus) Hiperglikemia
  10. Efisiensi Reproduksi Akseptor Inseminasi Buatan (ib) Pada Sapi Perah (friesian Holstein) Di Kud Sumber Makmur Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang Periode 2014
  11. Pengaruh Pemberian Estradiol Benzoate Terhadap Jumlah Foetus Dan Berat Badan Pada Mencit (mus Musculinus)
  12. Suplementasi Insuline-like Growth Factor-i Serum Kuda Crossbred Bunting Pada Inisiasi Pubertas Mencit (mus Musculus)
  13. Penerapan Analisis Korespndensi Untuk Pemetaan Jenis Gangguan Reproduksi Sapi Potong Betina Di Kabupaten Kota Jawa Tmur
  14. Efisiensi Reproduksi Dan Status Fertilitas Sapi Perah Akseptor Inseminasi Buatan Berdasarkan Berbagai Paritas Di Wilayah Kerja Kud Kertajaya Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri