UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

Jurnal THT - KL

ISSN 23378417

Vol. 9 / No. 1 / Published : 2016-01

Order : 4, and page :24 - 33

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Excicision of fibrolipoma retropharingeal using transcervical approach (a case report)

Author :

  1. Fransiska Hutahaean*1
  2. Achmad Chusnu Romdhoni*2
  1. Mahasiswa Fakultas Kedokteran
  2. Dosen Fakultas Kedokteran

Abstract :

PENDAHULUAN  Lipoma merupakan tumor jinak yang terdiri dari sel jaringan lemak, yang bisa tumbuh dimana saja pada bagian tubuh, baik secara subkutan maupun submukosa. Diagnosis lipoma superfisial ditegakkan berdasarkan gejala klinis,yaitu dari anamnesis didapatkan benjolan di bawah kulit tanpa rasa nyeri, yang bila berukuran besar mungkin memberikan gangguan secara kosmetik dan fungsional. Pada pemeriksaan fisik terlihat benjolan berbatas tegas, sewarna dengan kulit, terasa lunak, dan mobile bila diraba. Berbeda dengan lipoma di bagian dalam tubuh yang sulit untuk dieksplorasi pada pemeriksaan fisik sehingga memerlukan pemeriksaan penunjang untuk membantu menegakkan diagnosis sekaligus menentukan perluasan lipoma.1 Retrofaring adalah ruang di belakang mukosa parafaring dan anterior dari fasia prevertebralis. Ruang retrofaring berisi kelenjar getah bening dan sejumlah kecil jaringan lemak. Pertumbuhan lipoma di ruang ini sangat lambat, umumnya tidak memberikan gejala sebelum mencapai ukuran yang besar. Lipoma di ruang retrofaring mungkin tidak terdiagnosis selama bertahun – tahun karena penderita menjadi terbiasaakan gejala yang dialami. Literatur melaporkan bahwa tumor ini ditemukan secara tidak sengaja ketika melakukan computer tomography (CT) scankepala leher untuk penyakit yang lain.2,3 Neoplasma yang berasal dari mesenkim iniumum terjadi di berbagai bagian tubuh, tetapi hanya13% (literatur lain menyebutkan angka 15-20%)4 timbul di kepala dan leher. Lipoma retrofaring merupakan kejadian yang jarang, tidak lebih dari 30 kasus ditemukan di literatur sejak tahun 1877 hingga 1998. Lipoma retrofaring umum terjadi pada dewasa dengan usia lebih dari 35 tahun,5 tetapi pada anak ada juga pernah dilaporkan, walaupun sangat jarang. Terapi lipoma retrofaring adalah eksisi dengan pendekatan transoral atau transcervical.6 Tujuan dari penulisan referat ini adalah untuk melaporkan seorang penderita fibrolipoma retrofaring yang telah dilakukan operasi dengan pendekatan transcervical.

Keyword :

Fibrolipoma, Lipoma, Retrofaringeal, Pendekatan Transcervical,


References :

Chua DYK, Lim MY, Teo DTW, Hwang SY,(2013) Retropharyngeal lipoma with parapharyngeal extension: is transoral excision possible? 54(9): p.176-8 : Singapore Medical Journal

Lydiatt WM, Lydiat DD,(2011) Transhyoid and lateral pharyngotomy 1: p.319-20 : Atlas of head and neck surgery

Sethi S, Arora V,(2010) Use of glidescope and external manipulation in airway management of an unusual retropharyngeal lipoma 26(4): p.557-8 : Journal of Anesthesiology Clinical Pharmacology

Debnam MJ, Guha-Thakurta N,(2012) Retropharyngeal and prevertebral spaces: anatomic imaging and diagnosis 45(6): p.1293-310 : Otolaryngology Clinical North America

Chhetri DK,(2011) Benign and malignant lipogenic tumors of the retropharyngeal space 2(1): p.22-4 : Nepalese Journal of ENT head and neck surgery





Archive Article

Cover Media Content

Volume : 9 / No. : 1 / Pub. : 2016-01
  1. Hearing Handicap Scale
  2. Laryngopharyneal Reflux On Children
  3. Tymphanometry Evaluation On Allergic Rhinitis Patients (a Research)
  4. Excicision Of Fibrolipoma Retropharingeal Using Transcervical Approach (a Case Report)
  5. Complication Of Subperiosteal Abcess On Orbita On Chronic Rhinosinusitis With Acute Exacerbation (a Case Report)