Commonline
ISSN
Vol. 3 / No. 2 / Published : 2014-06
Order : 3, and page :182 - 196
Related with : Scholar Yahoo! Bing
Original Article :
Analisis wacana dominasi major label pada industri musik indonesia dari band efek rumah kaca
Author :
- Muarif Pebriansah Sumahar *1
- Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract :
ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada analisis wacana dominasi major label pada industri musik Indonesia di dalam lirik lagu “Cinta Melulu” dan “Pasar Bisa Diciptakan, Cipta Bisa Dipasarkan” karya Efek Rumah Kaca. Menurut Ibrahim (2007), saat ini tidak ada satu pun ruang kebudayaan yang luput dari belenggu kapitalisme, tak terkecuali industri musik. Berdasarkan observasi awal peneliti, industri musik di Indonesia masuk dalam belenggu kapitalisme. Lirik lagu “Cinta Melulu” dan “Pasar Bisa Diciptakan, Cipta Bisa Dipasarkan (Biru)” dianalisis oleh peneliti dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis wacana kritis milik Norman Fairclough untuk membedah hasil temuan data.Dari hasil analisis yang telah dilakukan, peneliti menemukan bahwa ada keseragaman genre, yaitu pop melayu, sebagai komoditas utama industri musik Indonesia dan adanya keberpihakan pasar musik Indonesia terhadap unsur kapitalis. Hal tersebut kemudian memunculkan adanya perlawanan alternatif terhadap dominasi dan hegemoni industri musik arus utama, salah satunya adalah dengan gerakan independent- atau indie sebagai kontra kultur dari industri musik arus utama. Kata kunci: Lirik lagu, Dominasi, Industri Musik Indonesia, analisis wacana, kontra kultur
Keyword :
Lirik lagu, Dominasi, Industri Musik Indonesia, analisis wacana, kontra kultur,
References :
Audifax, ,(2006) ‘Gaya Hidup: Antara Alternatif dan Diferensiasi’ dalam ‘Resistensi Gaya Hidup: Teori dan Realitas’, Jalasutra, Jakarta : Jalasutra.





