Komunitas
ISSN 2303-1166
Vol. 3 / No. 2 / Published : 2014-02
Order : 20, and page :1 - 20
Related with : Scholar Yahoo! Bing
Original Article :
Konstruksi sosial tentang perkawinan disabilitas tunanetra di surabaya “studi deskriptif tentang makna perkawinan bagi wanita normal yang menikah dengan disabilitas tunanetra anggota pertuniâ€
Author :
- guntur agung prabowo*1
- Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract :
Wanita normal memaknai perkawinanya dengan disabilitas tunanetra, motivasi wanita tersebut bersedia menikah, serta bagaimana menjalani kehidupan keluarganya merujuk pada teori konstruksi sosial dari Peter L.Berger dan Thomas Luckman serta teori-teori pemilihan jodoh. Didapatkan hasil: Pertama, makna perkawinan wanita dengan pendidikan tinggi adalah proses terjadinya sebuah hubungan untuk melestarikan keturunan, yang sudah digariskan oleh Allah. Berbeda dengan wanita yang berpendidikan rendah memaknai perkawinan sebagai proses interaksi pada hal yang baik dan buruk dalam keluarga, wujud atas rasa kasih sayang dan keseriusan atas hubungan dekat yang terjalin sebagai bentuk pengabdian hidup seseorang istri kepada seorang suami.; Kedua, Motivasi wanita menikah dengan disabilitas tunanetra adalah pendidikan tinggi, mempunyai kemiripan dengan idolanya, memiliki sifat baik, berpenghasilan sendiri, dan mampu menjadi imam.; Ketiga, Dalam pernikahan, tidak ada halangan walaupun ada ketidak setujuan dari anggota keluarga, namun tidak menyangkut wali pada pernikahannya.; Keempat, Kehidupan keluarga mereka berjalan lancar dikarenakan suaminya mampu memenuhi kebutuhan lahir batin dan juga telah memiliki anak. Kata Kunci : Konstruksi Sosial, Pemilihan Jodoh, Perkawinan, Disabilitas Tunanetra
Keyword :
konstruksi sosial, pemilihan jodoh, perkawinan, disabilitas tunanetra,
References :
Berger & Luckmann,(1990) Dalam Tafsir Sosial atas Kenyataan: sebuah Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan Jakarta : LP3ES





