Komunitas
ISSN 2303-1166
Vol. 4 / No. 2 / Published : 2015-02
Order : 2, and page :1 - 10
Related with : Scholar Yahoo! Bing
Original Article :
Relasi kekuasaan di kalangan calon anggota legislatif dalam pemilihan umum legislatif dprd kota surabaya periode 2014-2019
Author :
- Anin Khoirunnisa*1
- Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract :
ABSTRAKStudi ini mengkaji relasi kekuasaan pada saat pemilu legislatif dari sudutpandang relasi gender yang mempengaruhi dan mengatur relasi politik calegperempuan dan laki-laki, dengan menggunakan teori relasi kekuasaan MichelFoucault. Relasi kekuasaan berada di mana–mana dan tidak terlokalisir dalam sebuahstruktur, menjadikan segala hal sebagai sumber kuasa untuk menundukkan relasidalam wacana yang kemudian mewujud dalam praktik–praktik politik yang ada.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan wawancara mendalam. Subyekpenelitian didapatkan dari metode snowball, dimana caleg perempuan sebagaiinforman subyek, dan informan non subyeknya adalah keluarga, pemilih perempuandan tim sukses caleg perempuan.Pemilu legislatif DPRD Surabaya dari tahun 2009 hingga 2014 telahmenunjukkan bahwa partai politik memenuhi kuota caleg perempuan sekurangkurangnya30%. Namun, tidak semua partai politik mencerminkan keterwakilanperempuan sebesar 30%. Walaupun kemudian dalam persebaran struktur / jabatanDPRD Kota Surabaya, para anggota DPRD perempuan masih ditempatkan dalamposisi subordinat.Relasi kekuasaan caleg perempuan dalam upaya pemenangan pemilu legislatifberagam. Relasi kekuasaan caleg perempuan dengan parpol, pengurus parpol, caleglaki-laki saat pendaftaran dan pennetuan nomor urut tidak menguntungkan, tetapidengan tim sukses saling menguntungkan. Relasi kekuasaan saat penentuan dapil dankampanye politik dengan parpol dan lembaga penyelenggara pemilu tidakmenguntungkan. sedangkan saling menguntungkan dengan partai politik, antar calegperempuan, tim sukses, konstituen. Saat pemungutan suara, relasi kekuasaan dengansaksi tidak menguntungkan dan saling menguntungkan. Sedangkan dengan caleg lakilaki,parpol, dan lembaga penyelenggara pemilu tidak menguntungkan, serta denganantar caleg perempuan dan tim sukses saling menguntungkan
Keyword :
relasi kekuasaan, caleg perempuan, pemilu legislatif,
References :
Amalia, Pratitis,(2010) Perempuan Dalam Pusaran Politik : Konstruksi Kekuasaan Perempuan Dalam Arena Demokrasi 1 : SKRIPSI. Surabaya : UNAIR
Haryatmoko,(2003) Etika Politik dan Kekuasaan 1 : Jakarta: Penerbit Kompas





