UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 5 / No. 2 / Published : 2016-06

Order : 7, and page :366 - 377

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

motif di balik campur tangan amerika serikat dalam skandal fifa 2015

Author :

  1. Pebriyana Arifin*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

The arrest of FIFA officials and the indictments of illegal money turnover practices inside the organization imposed by the US DOJ and FBI in May 2015 shocked the international world. The reasons beside the United States does not have a high interest in football, also basically an international non-governmental sport organization has a principle of nonintervention by states in the form of organizational autonomy and immunity. US intervention succeeded in making Sepp Blatter who was just elected as FIFA president for the fifth time putting its mandate and re-ignited their investigation related to the entitlements of 2018 and 2022 World Cup to Russia and Qatar. Researcher tried to find the motives of the US intervention along with the strategy they used. There are two approaches that take the investigators through the legal and political aspects. Legal aspects used to find loopholes FIFA and its relationship with the US as the executor and political aspects used to describe other motives appear behind the legal aspects involving Russia and Qatar that US intervention in FIFA scandal can be explained. This study aimed to analyze the decision of US intervention without measuring its effectiveness related to the range of research that was discontinued in the election of a new president of FIFA. Then for further investigation conducted by the DOJ and the FBI is still ongoing, is wide open other research opportunities especially for measuring the effectiveness and effects of US intervention into an international sporting organization, FIFA.

Keyword :

FIFA Scandal, 2022 World Cup Bidding, Sep Blatter,


References :

Matthew Allen,(2015) US Intervention Could Boost FIFA Clean Up - : swissinfo.com





Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 2 / Pub. : 2016-06
  1. Penyebab Dikuasainya Industri Pertelevisian Tiongkok Oleh Drama Korea Tahun 2005-2011
  2. Partisipasi China Dalam Kontes Kecantikan Internasional: Latar Belakang Konseptual Dan Kebutuhan Praktis
  3. Perbedaan Respon Indonesia Dan Korea Selatan Dalam Penyelesaian Jugun Ianfu Terhadap Jepang
  4. Kesenjangan Kebangkitan Teknologi Informasi Dan Rendahnya Pemanfaatan E-commerce Di India Pada Tahun 1991 – 2014
  5. Penolakan Publik Jepang Terhadap Produk Budaya Korea Selatan
  6. Program Lingkungan Dalam Global Games: Fifa Green Goal Programme Di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan
  7. Motif Di Balik Campur Tangan Amerika Serikat Dalam Skandal Fifa 2015
  8. Penggunaan Cyberwar Melalui Stuxnet Project Oleh Amerika Serikat Dalam Merespon Perkembangan Proyek Nuklir Iran Di Natanz
  9. Pengaruh Kelompok Wahabi Terhadap Politik Luar Negeri Arab Saudi Dalam Arab Spring Di Mesir Tahun 2011-2013
  10. Pengaruh Idiosinkretik Ahmadinejad Terhadap Kebijakan Pengembangan Nuklir Iran Tahun 2005-2013
  11. Peran Un Women Dalam Upaya Thailand Mengatasi Permasalahan Perdagangan Perempuan
  12. Keterkaitan Pemerintah Amerika Serikat Dan Google Inc Sebagai Upaya Mendominasi Sektor Teknologi Informasi Di Eropa
  13. Investigasi Advokasi Pengendalian Tembakau Di Indonesia: Studi Kasus Tcsc Jawa Timur
  14. Normalisasi Hubungan Diplomatik Inggris-iran (2011-2015)
  15. Implikasi Kerjasama Tiongkok-rusia Terkait Upaya Menjaga Keamanan Energi Tiongkok
  16. Kebijakan Moratorium Dan Dampaknya Terhadap Pengiriman Tenaga Kerja Ke Arab Saudi
  17. Pengaruh Kebijakan Mengenai Etnis Tionghoa Di Indonesia Era Pemerintahan Abdurrahman Wahid Terhadap Hubungan Bilateral Indonesia Dan Tiongkok
  18. Negara Liliput Dalam Persoalan Digital: Upayaupaya Swiss Menghadapi Ancaman Keamanan Siber
  19. Ketidakefektifan Program Pemerintah Thailand Dalam Menjalankan Rekomendasi Uniap
  20. Analisis Keputusan Presiden Amerika Serikat Barack Obama Dalam Modernisasi Nuklir 2009-2014
  21. Perubahan Kebijakan Luar Negeri Tiongkok Terkait Uji Coba Nuklir Ketiga Korea Utara Tahun 2013
  22. Vokalitas Perempuan Marshall Islands Dalam Menyuarakan Isu Dampak Uji Coba Nuklir Amerika Serikat (as) Di Republik Marshall Islands (rmi)
  23. Keberhasilan Privatisasi Pengelolaan Air Bersih Di Chili
  24. Kepentingan Vanuatu Dalam Usaha Pemerdekaan Papua