Jurnal Analisis Hubungan Internasional
ISSN 2302-8777
Vol. 4 / No. 3 / Published : 2015-09
TOC : 17, and page :3 - 6
Related with : Scholar Yahoo! Bing
Original Article :
Dari ottoman ke erdogan: redefinisi sekularisme turki
Author :
- Mukhammad Surya Perwira*1
- Mukhammad Surya Perwira*2
- Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract :
Kemenangan Recep Tayyep Erdogan sebagai Perdana Menteri Turki diprediksi oleh masyarakat Turki dan internasional akan menerapkan nilai Islam dan menggantikan nilai sekularisme dalam seluruh kebijakan domestik dan luar negeri Turki peninggalan Perdana Menteri sebelumnya, Kemal Ataturk. Prediksi tersebut muncul disebabkan oleh latar belakang Erdogan dan afiliasinya dengan Partai AKP Dampaknya, kebijakan luar negeri Turki yang sejak era Ataturk selalu berorientasi terhadap Eropa akan bergeser terhadap Timur Tengah seperti pada era pemerintahan Ottoman. Pengajuan keanggotaan Uni Eropa oleh Turki juga diprediksi akan berhenti di tengah jalan. Kekhawatiran publik terutama kelompok sekular terhadap pemerintahan Erdogan ternyata tidak terbukti, Erdogan justru menerapkan nilai-nilai sekularisme di Turki. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif, berusaha menjelaskan bagaimana Erdogan mengimplementasikan nilai-nilai sekularisme dalam politik luar negeri Turki, terlepas dari latar belakang politik Erdogan. Dengan menganalisis konsep sekularisme dan menggunakan kerangka pemikiran konstruktivisme ditemukan bahwa identitas masyarakat Turki dan letak geografis negaranya membuat Erdogan melakukan redefinisi sekularisme dan tercermin dalam kebijakan domestik dan luar negeri Turki.
Keyword :
References :
- Huntington, Samuel P, (1996). The Clash of CIvilizations and The Remaking of World Order. - : Simon & Schuester

