Catalog :




Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 5 / No. 3 / Published : 2016-03

TOC : 4, and page :36 - 51

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Kebijakan asean dalam menanggulangi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya di asia tenggara

Author :

  1. Devi Anggraini*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

The missaplication of narcotics and dangerous drugs is a phenomenon that has long existed and experienced by all countries in the world. This missaplication are basically included in transnational crime, given the chain in form of missuse of narcotics and dangerous drugs including trading and production activities. Transnational crime is a type of crime that planned, organized, and require proper preparation. Southeast Asia is one of the areas that have high levels of missaplication of narcotics and dangerous drugs in the world, with one of the cases that opium cultivation in the world's second largest place in the region namely in Myanmar and Laos. Missaplication of narcotics and dangerous drugs in Southeast Asia raises potential threats that impact on securitization or the security of a country, given the nature of this phenomenon is a transnational crime. Because of this security threat, many countries have encouraged ASEAN to cooperate for the reduction of the abuse of narcotics and dangerous drugs. Securitization and international cooperation is a theory that can explain this phenomenon. Since 1972, ASEAN have started paying more attention to the danger of drug abuse. Until 1998, the ASEAN began to implement a shared commitment related to drug abuse contained in the implementation plan to realize the Drug-Free ASEAN 2020 then accelerated into a joint commitment of the Drug-Free ASEAN 2015.

Keyword :

Missaplication of narcotics and dangerous drugs, South East Asia, ASEAN, Securitization, International Cooperation,


References :

  1. Rizki Roza, (2012). Peran Penting Parlemen dalam Mencapai Drug-Free ASEAN 2015. Vol. 14, No. 14 : Info Singkat Hubungan Internasional


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 5 / No. : 3 / Pub. : 2016-03
  1. Signifikansi pembangunan silk road di asia tengah bagi keamanan energi tiongkok
  2. Keterbatasan implementasi neo-ottomanisme dalam kebijakan luar negeri turki terhadap israel (2009-2014)
  3. Bergabungnya israel dalam organization for economic cooperation and development (oecd) tahun 2010
  4. Kebijakan asean dalam menanggulangi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya di asia tenggara
  5. Pengabaian tekanan internasional di bawah kepemimpinan presiden yoweri museveni dalam kasus pemberlakuan undang-undang anti homoseksualitas di uganda
  6. Analisis terhadap indikasi adanya motif war profiteering di balik perang irak
  7. Dampak Pemberian Bantuan Kemanusiaan Negara Indonesia Pada Jepang Saat Gempa Tsunami 2011
  8. Bantuan luar negeri australia dalam mengatasi krisis ekonomi nauru tahun 2001-2007
  9. Upaya tiongkok dalam menghadapi isu land-grabbing kerjasama investasi agrikultur tiongkok-mozambik tahun 2009-2012
  10. Peran publik dalam diplomasi: penggunaan diplomasi basket dalam hubungan amerika serikat-cina
  11. Implikasi kuota produksi minyak organization of the petroleum exporting countries (opec) dengan kebijakan keanggotaan dan harga bahan bakar minyak pemerintah indonesia tahun 2008
  12. Strategi unilever menjadi pemain utama teh hitam global
  13. Penentangan inggris terkait kebijakan free movement of workers uni eropa pada pemerintahan david cameron (2010-2015)
  14. Mekanisme Safeguard Dan Atiga (asean Trade In Goods Agreement): Studi Kasus Perdagangan Gula Di Indonesia Dan Perdagangan Buah Di Vietnam
  15. Kapabilitas hegemoni amerika serikat dan kontribusinya dalam penguasaan pasar industri kedai kopi dunia
  16. Upaya brazil untuk mempertahankan posisi produsen terbesar dalam pasar kopi global
  17. Sikap amerika serikat terhadap investasi sovereign wealth fund tiongkok di sektor strategis
  18. Konstruksi wacana pandangan ekspatriat perancis dan australia di bali dan surabaya
  19. Upaya asean menghadapi disparitas finansial dalam proses integrasi finansial regional: studi kasus asean banking integration framework (abif)
  20. Pengaruh kelompok siloviki dalam kebijakan luar negeri rusia di laut kaspia
  21. Keterbatasan faktor kedekatan geografi dalam mendukung perkembangan destinasi ekspor industri kreatif: kasus ekspor industri televisi inggris ke uni eropa dan amerika serikat
  22. Analisis Strategi New Alliance Food Security And Nutrition Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Mozambik