UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 4 / No. 2 / Published : 2015-07

Order : 17, and page :2159 - 2200

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Latar belakang pakistan menerapkan double game dalam global war on terror

Author :

  1. Cahyaniar Citratri Andika*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Setelah peristiwa pengeboman gedung Pentagon dan World Trade Centre di Amerika Serikat pada tanggal 11 September 2001, Pakistan menyatakan bergabung dengan Amerika Serikat memerangi terorisme pada tanggal 14 September 2001. Konsekuensinya, Pakistan harus mengakhiri kerjasamanya dengan kelompok-kelompok yang dikategorikan Amerika Serikat sebagai kelompok terorisme dan merupakan target dari operasi-operasi Global War on Terror. Namun demikian, bukti-bukti menunjukkan bahwa Pakistan melakukan double game, yaitu di satu sisi Pakistan membantu operasi-operasi Amerika Serikat mengejar target operasinya, tetapi di sisi lain Pakistan masih mendukung kelompok-kelompok terorisme yang memiliki sejarah hubungan kerjasama dengannya, seperti Afghan Taliban dan Laskar-e-Tayyiba. Dua teori digunakan untuk menjelaskan sikap Pakistan tersebut, yaitu Nested Games Theory, dan Regional Security Complex Theory. Hipotesis yang diajukan adalah faktor-faktor yang menyebabkan Pakistan menerapkan double game dalam GWOT karena adanya keterlibatan Pakistan dalam dua sub-games di kawasan regional. Sub-game pertama terjadi di arena yang melibatkan Pakistan dan Afghanistan. Pakistan ingin Afghanistan dipimpin kembali oleh pemerintah yang bersahabat dengan Pakistan, dan tidak menerapkan iredentisme pada etnis Pashtun Pakistan di kawasan Durand Line, yaitu Afghan Taliban. Sub-game kedua terjadi di arena yang melibatkan Pakistan dan India, yang mana konflik Pakistan-India melibatkan konflik Kashmir, serta perebutan pengaruh di Afghanistan setelah rezim Afghan Taliban jatuh pada tahun 2001. Jangkauan penelitian adalah tanggal 12 September 2001 hingga 20 Juli 2011. Untuk mendapatkan hasil analisis yang komprehensif, maka dipaparkan pula sejarah singkat pola hubungan persahabatan dan permusuhan Pakistan dengan Afghanistan dan Pakistan dengan India sebelum tahun 2001, yang memiliki keterkaitan dengan sikap Pakistan menerapkan double game dalam global war on terror. Dengan meneliti sub-game pertama dan sub-game kedua, dibuktikan bahwa data-data yang ditemukan mendukung hipotesis yang diajukan. 

Keyword :

Regional Security Complex, Global War on Terror, Pakistan, Afghanistan, Taliban,


References :

Kapur, S. Paul, dan Sumit Ganguly,(2012) The Jihad Paradox: Pakistan and Islamist Militancy in South Asia 37, no.1 (2012): 111-41 : International Security





Archive Article

Cover Media Content

Volume : 4 / No. : 2 / Pub. : 2015-07
  1. Alasan Australia Menandatangani Australia-united States Free Trade Agreement (ausfta)
  2. Analisis Faktor Pendorong Pemerintah Bolivia Dibawah Otoritas Presiden Evo Morales Dalam Menghentikan Hubungan Kerjasama Dengan Usaid (2013)
  3. Efektivitas Asean-pactc Dalam Menanggulangi Perdagangan Senjata Di Indonesia
  4. Resolusi Konflik Masyarakat Adat Dan Korporasi: Studi Kasus Suku Kayapo Dengan The Body Shop Tahun 1998-2007
  5. Dinamika Kebijakan Rusia Terhadap Nuclear Plan Iran (2001-2011)
  6. Peran Integrasi Finansial Di Eurozone Dalam Jatuhnya Irlandia Di Rangkaian Krisis Hutang Pemerintah Eurozone
  7. Persepsi Peran Nasional Indonesia Era Susilo Bambang Yudhoyono 2004-2014
  8. Peran Organisasi Perempuan Non-pemerintah Association Of War Affected Women (awaw) Dalam Proses Rekonsiliasi Di Sri Lanka 2009-2015
  9. Perkembangan Internasional British Pop Culture Pasca Perang Dunia Ii
  10. Kelangsungan Kepentingan Nasional Inggris Dalam Liberalisasi Kepemilikan Klub Liga Primer
  11. Strategi Hamas Dalam Menghadapi Invasi Militer Israel (operasi Cast Lead) Di Gaza Tahun 2008-2009
  12. Perubahan Sikap Tiongkok Terhadap Asean Sebagai Upaya Meningkatkan Kerjasama Perdagangan
  13. Pengaruh Reklamasi Pulau Nipa Terhadap Perjanjian Batas Wilayah Laut Indonesia – Singapura Di Bagian Barat Selat Singapura
  14. Latar Belakang Pakistan Menerapkan Double Game Dalam Global War On Terror
  15. Perserikatan Bangsa-bangsa Dalam Eskalasi Konflik Sri Lanka
  16. Perubahan Kebijakan Luar Negeri Bolivia Terhadap Hubungan Bilateralnya Dengan Chile Pada Tahun 2001 – 2006
  17. Penolakan Terhadap Lsm Lingkungan Internasional Studi Kasus The Nature Conservancy Di Taman Nasional Komodo
  18. Pengaruh Rusia Terhadap Pembatalan Serangan Militer Amerika Serikat Ke Suriah Pada Tahun 2013
  19. Perubahan Rezim Kimberley Process Dan Kepatuhan Republic Of Congo Pasca 2004 – 2007
  20. Hubungan Antara Keinginan Inggris Untuk Menjadikan London Sebagai Pusat Keuangan Islam Dan Perubahan Sikap Inggris Terhadap Dunia Islam (2001-2013)
  21. Variasi Sikap Alumni Fulbright Dalam Cluster Sampling Di Indonesia Terhadap Beberapa Isu Umum Terkait Kebijakan War On Terror Amerika Serikat
  22. Tujuan Penempatan Pangkalan Militer Amerika Serikat Di Cocos Islands Australia
  23. Strategi Internasionalisasi Indomie Di Nigeria