UNIVERSITAS AIRLANGGA



Detail Article

Jurnal Analisis Hubungan Internasional

ISSN 2302-8777

Vol. 3 / No. 3 / Published : 2014-09

Order : 2, and page :876 - 897

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Perubahan kebijakan luar negeri israel masa pemerintahan ariel sharon dalam intifada kedua

Author :

  1. Atina Izza*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract :

Ariel Sharon's controversial visit on 28 September 2000 into the Temple Mount where the Al-Aqsa Mosque also located, became the main driver of the infuriated Palestinian society which then led to the Second Intifada. At the beginning of Ariel Sharon administration he pledge to  improve the security of Israel, in the second Intifada he implemented Operation Defensive Shield which in fact leads to offensive operations, characterized by  Targeted Killing Policy in combating terrorism. But contrary at the end of his government he issued a policy of disengagement Plan, policy and withdrawal of the Israeli army weapons as well as withdrawin 8000 more Israeli settlers from the West Bank and Gaza unilaterally. This research then attempts to answer why Ariel Sharon foreign policy change in the Second Intifada. 

Keyword :

Ariel Sharon, Gaza, Unilateral, Foreign Policy Change, Operation Defense Shield,


References :

John J.Mearsheimer & Stephen M Walt,(2007) The Israeli Lobby and U.S. Foreign Policy New York : Farrar Straux & Giroux

Elliot Abrams,(2013) Tested By Zion: The Bush Administration and the Israeli-Palestinian Conflict New York : Cambridge University Press

Gilad Sharon,(2011) Sharon: The Life of a Leader New York : Harper Collins Publishers

Uri Dan,(2006) Ariel Sharon: An Intimate Portrait New York : Palgrave Manmillan





Archive Article

Cover Media Content

Volume : 3 / No. : 3 / Pub. : 2014-09
  1. Kerjasama Pemerintah Dan Ingo Terhadap Child Trafficking Di Thailand Tahun 2008-2013
  2. Perubahan Kebijakan Luar Negeri Israel Masa Pemerintahan Ariel Sharon Dalam Intifada Kedua
  3. Implementasi Keanggotaan Jepang Dalam International Whaling Commission (iwc) Terkait Kebijakan Scientific Whaling
  4. Analisis Perbedaan Sikap Cina Terhadap Etnis Muslim Hui Dan Uyghur
  5. Analis Faktor Supply & Demand Driven Terhadap Insistensi Indonesia Dalam Mewujudkan Perjanjian Kerjasama Flegt-vpa 2007-2011
  6. Analisis Intervensi Yunani Dalam Eskalasi Konflik Siprus
  7. Internasionalisasi Konflik Etnis Darfur Tahun 2003-2013
  8. Strategi Masyarakat Sipil Global Dalam Mendorong Berhentinya Operasi Bisnis Pepsico Di Myanmar Pada Tahun 1997
  9. Peran Media Sosial Yang Digunakan Israel Defense Force Dalam Perang Informasi Pada Konflik Gaza Tahun 2008-2012
  10. Pengaruh Cina Terhadap Intensitas Sengketa Perairan Indus India-pakistan Tahun 2008-2014
  11. Dampak Penindasan Pada Perempuan Poskolonial India Dalam Colorism Dan Aktivitas Skin Bleaching
  12. Keterkaitan Huawei Dan Tiongkok: Instrumen, Subjek, Atau Agen?
  13. Peran Diaspora Tamil Dalam Konflik Sri Lanka Tahun 2002-2010
  14. Analisis Relevansi Serangan Drone Amerika Serikat Dalam Operasi Counterterrorism Di Pakistan Dan Afghanistan Dengan Etika Perang
  15. Dinamika Dan Faktor Pendorong Keberlanjutan Konflik Antara Masyarakat Tuareg Dengan Pemerintahan Mali (1962-2012)
  16. Postcolonialism Perspective On The Negative Impacts Of Neoliberal Free Trade Practice Inthird World Countries: A Case-study Of Tanzania
  17. Kebijakan Pengendalian Imigrasi Sebagai Opsi Strategis Terhadap Fenonema Penuaan Populasi Di Jepang
  18. Inovasi Korporasi Dan Kebijakan Industri Otomobil Emerging Countries Asia Di Tengah Rezim Lingkungan: Studi Perbandingan Hyundai, Tata, Dan Saic
  19. Efektivitas Rezim Uefa Dalam Menangani Rasisme Di Sepakbola Italia
  20. Dampak Kebijakan Indonesia Tentang Swasembada Daging Sapi Terhadap Impor Daging Sapi Dari Australia Tahun 2008-2012
  21. Strategi Pemerintah Jepang Terhadap Cina Atas Konflik Kepulauan Senkaku Tahun 2010-2013