Jurnal Analisis Hubungan Internasional
ISSN 2302-8777
Vol. 4 / No. 3 / Published : 2015-09
Order : 6, and page :2487 - 2505
Related with : Scholar Yahoo! Bing
Original Article :
Strategi masyarakat sipil global dalam memengaruhi posisi tiongkok di pembangunan three gorges dam tahun 2000
Author :
- Masitoh Nur Rohma *1
- Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract :
Tiongkok yang menerapkan strategi pembangunan merah dalam proyek Three Gorges Dam (TGD) memantik reaksi protes dari kelompok antidam dari dalam maupun luar Tiongkok. Namun, bentuk-bentuk protes yang terjadi dari dalam Tiongkok tidak mampu menghentikan rencana pemerintah Tiongkok dalam menjalankan pembangunan TGD pada tahun 1993 atau pun memengaruhi pemerintah Tiongkok selama proses pembangunan. Memasuki tahun 1998 ketika tergabung dengan World Commission on Dams (WCD), Tiongkok menunjukkan sikap lain dalam merespon gerakan antidam di kasus TGD. Penelitian ini menjelaskan tentang alasan Tiongkok yang mengubah posisi pembangunannya dengan menggunakan pendekatan masyarakat sipil global dalam membangun jaringan advokasi transnasional. Jaringan advokasi transnasional menerapkan strategi boomerang pattern untuk menekan pemerintah Tiongkok melalui aktor ketiga dengan menjalankan fungsi politik informasi, politik simbolik, leverage politics, dan politik akuntabilitas. Akumulasi dari upaya masyarakat sipil global melalui keempat fungsi tersebut berbuah pada posisi pembangunan Tiongkok dari modernisasi ekologis lemah menuju ke modernisasi ekologis kuat.
Keyword :
Three Gorges Dam, Jaringan Transnasional, Strategi boomerang pattern,
References :
Chetham, D,(2002) Before the Deluge: The Vanishing World of the Yangtze’s Three Gorge - : Palgrave MacMillan




