Catalog :




Detail Article

Japanology

ISSN 2302-2876

Vol. 1 / No. 2 / Published : 2013-03

TOC : 7, and page :172 - 183

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Makna kanji dan jukugo berkarakter dasar sanzui hen yang tidak berhubungan dengan air dalam shogakkou kanji shinjiten

Author :

  1. Dhaniswari Ananta Ayu*1
  1. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya

Abstract :

Kanji merupakan karakter bahasa China yang digunakan dalam bahasa Jepang untuk menuliskan kata dasar. Untuk memahami makna suatu kanji, kita harus menganalisis karakter dasarnya, yaitu bushu. Bushu dapat kita temui dalam kamus kanji, Shogakko Kanji Shinjiten. Dalam kanji tersebut, bushu hen, memiliki jumlah presentasi tertinggi, yaitu 38,4% dari jumlah keseluruhan. Dari bushu hen tersebut diketahui bahwa bushu yang memiliki hubungan makna dengan air yaitu sanzui hen (氵) memiliki jumlah 109 kanji dengan presentase 5,15%. Di samping itu, didapati 6 kanji ber-bushu sanzui zen dengan presentase 5,5% yang tidak memiliki hubungan makna dengan air, yaitu 活 (katsu), 清 (shou), 漢 (kan), 法 (hou), 演 (en), 派 (ha). Peneltian dilakukan untuk mengetahui latar belakang dan makna dari kanji ber-bushu sanzui zen yang tidak berhubungan makna dengan air, dan ketika digabungkan dengan kanji lain sebagai jukugo. Dalam penelitian ini, Shogakko Kanji Shinjiten digunakan sebagai sumber data utama. Teori yang digunakan ialah rikusho (teori pembentukan kanji dengan 6 bentuk dasar) dan teori makna. Rikusho digunakan untuk menganalisis data iala teori asosiatif. Hasil akhir dari penelitian mengenai makna kanji beserta jukugo di atas diketahui bahwa setelah melalui proses analisis, keseluruhan kanji dan jukugo tersebut secara leksikal tidak memiliki makna yang berhubungan dengan air, baik itu berupa kata benda, kata kerja, kata sifat maupun kata keterangan. Air sebagai komponen utama justru tidak digunakan secara konseptual, melainkan digunakan sebagai jembatan asosiasi menuju ke arah makna kata yang lain. 

Keyword :

Kanji, Bushu, Rikusho, Sanzui hen,


References :

  1. Hiejima, Ichirou, (1991). Kotoba no Imi (Hajimete Deau Imiron no Sekai). Tokyo : Kyousei
  2. Leech, Geoffrey, (2003). Semantik. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
  3. Kanehide, Onoe, (1987). Shogakkou Kanji Shinjiten. Tokyo : Obunsha
  4. Kobayashi, S., (1963). Sinsen Kanwa Jiten. Edisi keenam. Tokyo : Toppan Insatsu Kabushiki Kaisha
  5. Yamada, (1977). Kanji no Gogen. Tokyo : Kakugawa Shoten


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 1 / No. : 2 / Pub. : 2013-03
  1. Representasi perempuan dalam novel grotesque karya natsuo kirino melalui kritik sastra feminis
  2. Pembentukan identitas diri pada tokoh utama novel skandal karya shusaku endo
  3. Analisis tindak tutur tidak langsung literal dalam film deathnote movie: the first name karya shusuke kaneko
  4. Variasi makna dan penerapan onomatope dalam komik bakuretsu utahime 21 karya igarashi kaoru
  5. Daya tarik olahraga tradisional jepang sumo bagi pegulat sumo asing
  6. Youjigo dalam komik akachan to boku volume 1 dan 2 karya ragawa morimo (sebuah tinjauan fonetik)
  7. Makna kanji dan jukugo berkarakter dasar sanzui hen yang tidak berhubungan dengan air dalam shogakkou kanji shinjiten
  8. Mono no aware pada peribahasa jepang yang menggunakan kata sakura
  9. Pergeseran makna noukanshi (perias jenazah) di jepang dalam film “okuribito”
  10. Horison harapan pembaca kalangan mahasiswa sastra jepang universitas airlangga terhadap novel saga no gabai baachan karya shimada yoshich
  11. Pengaruh wacana keindahan terhadap perilaku seksual tokoh mizoguchi dalam novel kinkakuji karya mishima yukio