Jurnal Analisis Hubungan Internasional
ISSN 2302-8777
Vol. 5 / No. 1 / Published : 2016-01
Order : 20, and page :242 - 248
Related with : Scholar Yahoo! Bing
Original Article :
Keputusan indonesia tidak meretaliasi korea selatan dalam kasus anti-dumping produk kertas indonesia
Author :
- Hannan Harris *1
- Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract :
Penelitian ini berusaha menelaah keputusan Indonesia untuk tidak meretaliasi terhadap Korea Selatan yang tidak mematuhi hasil DSB dalam kasus anti- dumping produk kertas asal Indonesia. Penelitian ini didasari ataskerugian devisa ekspor Indonesia akibat tuduhan itu dapat dilihat dari ekspor woodfree copy paper Indonesia tahun 2002 mencapai 267.632 dolar AS merosot tajam menjadi menjadi 175.272 dolar AS tahun 2004. Dengan menggunakan studi pustaka dan analisis data, kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian eksplanatif untuk mendukung hipotesis , maka yang menjadi kendala bagi Indonesia dilihat dari power secara prosedural dan power struktural, power prosedural yaitu kurangnya sumber daya manusia Indonesia dalam melakukan proses litigasi di WTO dan biaya- biaya yang dikeluarkan dalam berperkara di DSB sangat besar. Dan alasan kedua terlihat dari power secara struktural yaitu ketimpangan kekuatan politik Korea Selatan yang menjadi lawan sengketa Indonesia,sedangkan Indonesia memiliki kepentingan ekonomi dengan Korea Selatan dalam investasi, kerjasama, maupun bantuan pembangunan yang nilainya lebih besar daripada kerugian Indonesia dalam ekspor kertas ke Korea Selatan.
Keyword :
retaliasi, dispute settlement body, assymetrical power,
References :
Huala Adolf,(2004) Penyelesaian Sengketa dalam GATT/WTO dalam Hukum Penyelesaian Sengketa Internasional - : Sinar Grafika




