Catalog :




Detail Article

INSAN Media Psikologi

ISSN 1411-2671 (Cetak); 2310-7945 (Online)

Vol. 7 / No. 3 / Published : 2005-08

Related with : Scholar   Yahoo!   Bing

Original Article :

Strategi perluasan merek dan loyalitas konsumen

Author :

  1. Zatul Farrah*1
  1. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Abstract :

Fenomena tentang perluasan merek telah menjadi sesuatu yang tidak asing bagi kita para konsumen. Kita telah melihat berbagai merek melakukan strategi ini untuk memasarkan produknya. Contohnya merek Adidas yang semula kita kenal sebagai merek sepatu olah raga, saat ini telah memperluas penggunaan mereknya pada produk pakaian bahkan parfum. Merek Gillete yang semula hanya digunakan pada produk silet kini digunakan pada produk alat pencukur dan after shave lotion. Merek Sony yang pada awalnya digunakan pada produk tape recorder kemudian memperluas penggunaan mereknya ke berbagai produk seperti televisi, radio, VCD, DVD bahkan laptop dan handphone yang berbeda dari parent brand. Kemudian Honda, merek ini tidak hanya sekedar dikenal dengan produk mobilnya, tetapi juga produk sepeda motor, penyapu salju, pemotong rumput, mesin kapal dan mobil salju. Strategi ini tidak hanya dilakukan oleh merek berskala multinasional, tapi juga oleh merek yang nasional merek ABC yang semula kita kenal sebagai merek kecap telah memperluas penggunaan mereknya untuk produk lain seperti, sirup, mie instan dan saus tomat serta sambal. Begitupula dengan merek Pepsodent yang semula hanya digunakan sebagai merek pasta gigi, saat ini telah meluas pada produk cairan pembersih mulut dan permen. Perluasan merek memang merupakan salah satu strategi untuk mempertahankan merek (Kotler, 2000). Namun apakah strategi tersebut efektif untuk mempertahankan loyalitas konsumen?. Tulisan ini mencoba untuk mengkaji hal tersebut. Tujuannya agar dapat diperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai hal ini serta berguna bagi pihak-pihak yang berminat memanfaatkannya.

Keyword :

Strategi perluasan merek, citra merek, loyalitas konsumen,


References :

  1. David. A. Aaker, (1996). Building Strong Brands. New York : The Free Press
  2. , (2004). Consumer Behavior. New York : www-rohan.sdsu.edu/~renglish/report/printing_notes.htm
  3. Daniel Edelman, (2004). How to Conduct Successful Brand Extensions. : http://poolonline.com
  4. Leif E. Hem, (2004). Factors Influencing Successful Brand Extensions. : http://www.empgens.com/Pubs/jems/JEMS4_1.pdf
  5. Leslie de Chernatony, (2004). Factors Influencing Successful Brand Extensions. : http://www.empgens.com/Pubs/jems/JEMS4_1.pdf
  6. Nina M. Iversen, (2004). Factors Influencing Successful Brand Extensions. : http://www.empgens.com/Pubs/jems/JEMS4_1.pdf
  7. Nancy Giddens, (2002). Brand Loyalty. : http://www.extension.iastate.edu/agdm/wholefarm
  8. Amanda Hofmann, (2002). Brand Loyalty. : http://www.extension.iastate.edu/agdm/wholefarm
  9. Marcel Gommans, (2001). From Brand Loyalty to E-Loyalty: a Conceptual Framework. : Journal of Economic and Social Research
  10. Krish S. Krishnan, (2001). From Brand Loyalty to E-Loyalty: a Conceptual Framework. : Journal of Economic and Social Research
  11. Katrin B. Scheffold, (2001). From Brand Loyalty to E-Loyalty: a Conceptual Framework. : Journal of Economic and Social Research
  12. Anand. Halve, (2003). Strategic Brand Management(What’s in the Name). : www.etstrategicmarketing.com/smJune-July2/sbrand_2htm
  13. , (2004). Hati-Hati Melakukan ‘Brand Extention’(Media Indonesia Online). : http://mediaindo.i2.co.id/cetak/berita.asp?id=20040404
  14. Duanne E. Knapp, (2002). The Brand Mindset(edisi Bahasa Indonesia). Yogyakarta : Penerbit Andi
  15. Phillip Kotler, (2002). Manajemen Pemasaran Jilid I (edisi Bahasa Indonesia). Jakarta : PT. Prenhalindo Indonesia
  16. Phillip Kotler, (2002). Manajemen Pemasaran Jilid II (edisi Bahasa Indonesia). Jakarta : PT. Prenhalindo Indonesia
  17. S. Ramesh Kumar, (2002). Brand loyalty as a strategy. : www.hinduonnet.com/the hindu/thscrip
  18. Joe Marconi, (2002). Beyond Branding. Chicago : Probus Publishing Company
  19. Freddy Rangkuti, (2002). The Power of Brands. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama
  20. Leon G Schiffman, (1997). Consumer Behavior (sixth edition). New Jersey : Prentice Hall
  21. Leslie L Kanuk, (1997). Consumer Behavior (sixth edition). New Jersey : Prentice Hall
  22. Bilson Simamora, (2002). Aura Merek (7 Langkah Membangun Merek yang Kuat). Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama
  23. Bilson Simamora, (2002). Panduan Riset Perilaku Konsumen. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama
  24. Sudarmadi, (2005). Membangun Loyalitas Pelanggan. Jakarta : http://www.swa.co.id/swamajalah/sajian


   


Archive Article

Cover Media Content

Volume : 7 / No. : 3 / Pub. : 2008-03
  1. Consensual quality: bridging the gap between qualitative and quantitative research holy-trinity
  2. Mengembangkan industri kecil menengah melalui pendekatan kluster
  3. Apa yang diketahui anak-anak sekolah dasar tentang keselamatan dirinya: studi pendahuluan tentang pemahaman akan keselamatan diri
  4. Faktor emosi dalam proses perubahan organisasi
  5. Strategi perluasan merek dan loyalitas konsumen
  6. Analisis faktor alat ukur kepribadian big five (adaptasi dari ipip) pada mahasiswa suku jawa
  7. Warning signs and intervention strategies with suicidal risk in adolescent
  8. Pengaruh pelatihan dan evaluasi self-talk terhadap penurunan tingkat body-dissatisfaction